04 Agustus 2026

Mengintip Keseharian Bae Na Ra di 'I Live Alone' Episode 631: Dari Rutin Sehat Hingga Sisi Asli Sang Aktor

Aktor Bae Na Ra baru-baru ini menyapa para penggemarnya lewat penampilan di variety show populer I Live Alone (Home Alone) Episode 631. Lewat episode ini, penonton diajak melihat sisi kasual dan rutinitas harian Bae Na Ra yang sudah berpengalaman hidup sendiri selama 16 tahun.

​1. Bangun Pagi dan Rutinitas Sehat

​Bae Na Ra memulai harinya dengan bangun tidur sekitar pukul 09:30 pagi. Bae Na Ra  ternyata kalau tidur kudu pakai penutup mata, telinga bahkan lampu kudu mati. Jadi kudu sunyi dan gelap. Begitu membuka mata, ia tidak membuang waktu dan langsung menyibukkan diri dengan rutinitas paginya.


​Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan tubuh dan staminanya, hal pertama yang ia lakukan di dapur adalah mengonsumsi suplemen kesehatan dan menuang segelas penuh jus tomat segar. Interior rumahnya tipe studio yang kalau buka pintu terlihat semua kasur, dapur dan meja. Bahkan dilihat bentuk renov masih gedung lama jadul. Memang ya aktor bukan chungmuro hidupnya hemat banget. Apalagi industri dunia film drama banyak para aktor yang bayarannya over budget ga heran sih para aktor yang ga terkenal banget banyak double job part time gitu. 

​2. Kehadiran Si Cantik "Gureum"

Di sela-sela aktivitas rumahnya, Bae Na Ra memperlihatkan kasih sayangnya pada kucing kesayangannya bernama Gureum. Awalnya Gureum adalah kucing jalanan yang ia asuh sementara, namun akhirnya diputuskan untuk diadopsi dan dijadikan anggota keluarga seutuhnya. Meski memelihara kucing di episode ini, Bae Na Ra ga main kucing banget. Bahkan kucingnya tahu diri ga tidur di kasur Bae Na Ra, ga poop dan kencing sembarangan. Ya stay di keranjang tidurnya kucing. Kapan ya di Indonesia ada regulasi perihal kotoran hewan peliharaan. Muak banget rumah jadi tempat tai kucing dan berantem kucing tetangga. 

​3. Brunch Praktis dan Rapi

​Sisi teratur Bae Na Ra terlihat jelas dari caranya menyiapkan makanan. Menu sarapannya terbilang sederhana namun disajikan dengan sangat rapi di atas nampan kayu:


  • ​Dua buah sosis matang di atas nasi hangat
  • ​Telur setengah matang dengan taburan biji wijen
  • Natto (kedelai fermentasi)
  • ​Rumput laut (nori) dan acar/sayuran pelengkap
Yang menariknya adalah masak telur rebus bukan diatas api melainkan telur omega di direndam air panas. Tips tersebut didapat dari temannya yang tinggal di Malaysia. Selesai makan juga ia skincare yang produknya banyak banget ngalahi Lee Jung dancer dari YG entertaiment. Aku juga kalah, ga serajin itu skincare. Ia pakai masker gel yang kalau kering tinggal ditarik dikelupas. Ia juga pakai semacam tindikan supaya hilangkan pipi bengkak. 

​4. Latihan Vokal dan Olahraga Diri

​Sebagai seorang aktor musikal berbakat, menjaga kualitas suara dan kebugaran fisik adalah hal mutlak. Bae Na Ra memanfaatkan sudut ruang tamunya dengan menyalakan mikrofon Bluetooth serta papan kibor (keyboard) untuk berlatih vokal. 


​Tak berhenti di situ, ia juga melakukan latihan fisik yang unik di dalam rumah menggunakan slide board—peralatan latihan kardio yang biasa digunakan oleh para atlet ice skating untuk melatih kekuatan kaki dan keseimbangan. Tuh kan ga semua orang punya previllage pergi ke gym dan duit makanya olahraga slide board gitu. Memanfaatkan ruang sempit di unit studio apartemennya. Bahkan dia slide board sembari nonton acara kian84. Diakuinya penikmat semua acara yang dibintanginya, peres ikh. Sejak itu ya, Bae Na Ra sering di calling ngisi acara I live Alone eh ga lama ada kabar nikah saja. Makanya aku pengen nulis ini karena aku jatuh hati karakter dia di drama would you marry me?

​5. Persahabatan Hangat di Luar Layar

Bae Na Ra membagikan momen lari bareng dengan aktor Ryeo Un. Di sini juga aktor Ryeo Un saat lari Ryeo Un pakai sepatu boots ga pakai sepatu sneakers ataupun sepatu lari. Bae Na Ra ngelihatnya pengen beliin sepatu lari. Ryeo Un juga introvert ga ekspresif bahkan ga ngobrol mereka berdua. Hanya lari sempat istirahat main komedi putar maklumlah larinya di taman. Lari gaya Bae Na Ra itu 15 menit lari 15 menit jalan. Pas selesai lari mereka berdua minum jus tomat yang sudah disembunyikaj oleh Bae Na Ra dibalik semak- semak. Kalian doyan ga minum jus tomat kemasan? Aku kurang suka jus kemasan apalagi jus tomat beneran kecuali tomat buat sambal. 

6. Menutup Hari dengan makan malam


Untuk makan malamnya ia beli makan gopchang setelah udahan lari bareng Ryeo Un. Kirain bakalan makan bareng ternyata engga. Tapi aku suka habis lari cuma mesen makan ga makan di tempat soalnya ada tuh habis lari di gbk mampir tuh di mall baunya hmmm. Nah Bae Na Ra hanya take away trus mandi dan makan malam di rumahnya. Ia juga makan pakai piring dan ditata gitu ga langsung makan dari wadah mangkok plastik gitu. 

Penutup

Penampilan Bae Na Ra di I Live Alone memberikan gambaran tentang kehidupan seseorang yang telah lama hidup mandiri. Rutinitasnya memang tidak mewah, tetapi dipenuhi kebiasaan sederhana yang konsisten, mulai dari menjaga pola makan, berolahraga di rumah, merawat kesehatan, hingga meluangkan waktu untuk kucing kesayangannya.

Justru dari keseharian seperti inilah penonton bisa melihat sisi lain Bae Na Ra yang disiplin, hangat, dan apa adanya di luar layar.

Kalau kamu menonton episode ini, rutinitas Bae Na Ra yang mana paling menarik perhatianmu? Apakah kamu tertarik mencoba kebiasaan seperti minum jus tomat setiap pagi, berolahraga di rumah menggunakan slide board, atau justru terinspirasi dari cara sederhana ia menikmati waktu di rumah?

23 Juli 2026

Sisi Lain Lee Sang-yoon di 'The Manager' Ep 384: Si Jenius SNU yang Ternyata Bisa 'Malas' Juga!

Siapa yang tidak kenal Lee Sang-yoon? Aktor tampan yang dijuluki "Menantu Idaman Se-Korea" ini selalu identik dengan citra sempurna: cerdas, lulusan Fisika Seoul National University (SNU), dan pembawaannya yang elegan.
Namun, penampilannya di variety show MBC "The Manager" (Omniscient Interfering View) episode 384 ini benar-benar membongkar sisi kemanusiaannya yang belum pernah kita lihat sebelumnya. Penasaran bagaimana keseharian sang aktor jenius ini di rumah mewahnya? Yuk, simak rangkumannya!

1. Apartemen Mewah dengan Pemandangan Sungai Han

Pertama-tama, mata penonton langsung dimanjakan dengan desain interior rumah Lee Sang-yoon. Apartemennya sangat modern, minimalis, dan memiliki jendela besar yang langsung menghadap ke arah Sungai Han. Ruang tamunya yang luas menunjukkan selera desain yang tinggi, sejalan dengan latar belakang ayahnya yang ternyata adalah seorang arsitek ternama. Gak disebutkan sih nama arsiteknya. Meski begitu LSY tidak cocok dengan selera desain arsitek ayahnya yang baginya terlalu tua untuknya. Sekarang rumahnya pindah ya bila dibandingkan di acara master in the house 

2. Bukti Kecerdasan di Rak Buku: Fisika dan Kalkulus!

Bukan sekadar rumor, rak buku Lee Sang-yoon dipenuhi dengan literatur tingkat berat. Kamera menangkap koleksi buku seperti:
 * *Electromagnetism* (Elektromagnetika)
 * *Vector Calculus* (Kalkulus Vektor)
 * *Linear Algebra* (Aljabar Linear)
Bahkan bagi orang biasa, melihat judul-judulnya saja sudah bikin pusing! Ini membuktikan bahwa kecerdasannya sebagai lulusan SNU bukanlah sekadar image di layar kaca. Alasannya pria yang memiliki tinggi 186 cm ini tak suka membuang buku karena punya kenangan untuknya. Tak heran buku semasa kuliah disimpan. 

3. Skor Ujian yang Mencengangkan

Dalam sesi obrolan di studio, terungkap fakta mengejutkan tentang masa sekolahnya. Lee Sang-yoon pernah mendapatkan skor 370-an dari total 400 poin dalam ujian nasionalnya. Tak heran jika ia berhasil menembus salah satu universitas paling prestisius di Korea Selatan. Jurusan fisika lagi. Awalnya ia mau ninggalin perkuliahan karena kesibukannya sebagai aktor namun mendapat petuah dari lee soon jae maka ia lanjutkan kuliahnya hingga 13 tahun. Zaman itu boleh ya. 

4. "The Human Side": Meja Kerja Berantakan & Hobi Main Game

Di sinilah letak keseruannya! Manajer Lee Sang-yoon secara blak-blakan membongkar sifat asli sang aktor.
Si Tukang Menunda: Sang manajer menyebut bahwa Lee Sang-yoon sebenarnya cukup "malas" dalam urusan rumah tangga dan sering membiarkan tugas menumpuk sebelum akhirnya diselesaikan sekaligus.
Meja Kerja yang 'Realistis': Kontras dengan rumahnya yang rapi, meja kerja pribadinya penuh dengan tumpukan dokumen, catatan, dan barang-barang yang berserakan—sangat relatable bagi kita semua!
Gamer Tersembunyi:  Siapa sangka seorang fisikawan suka menghabiskan waktu pagi harinya dengan menonton pertandingan basket sambil asyik bermain game zuma di ponsel?

5. Mobil "Legend" Berusia 11 Tahun

Di saat banyak aktor papan atas hobi mengoleksi mobil mewah keluaran terbaru, Lee Sang-yoon justru tetap setia dengan mobilnya yang dibeli tahun 2013. Baginya, selama mobil tersebut masih berfungsi dengan baik dan nyaman, tidak ada alasan untuk menggantinya. Prinsip yang sangat rendah hati untuk bintang sebesar dia!

6. Si "Raja Hemat" (Frugal King)

Ada beberapa momen yang membuat panelis di studio tertawa sekaligus kagum dengan gaya hidup ekonomisnya:
Pengumpul Poin Setia: Saat berbelanja, Lee Sang-yoon tidak ragu menggunakan poin belanjaan yang sudah ia kumpulkan. Ia bahkan memiliki sekitar 2.310 poin yang ia gunakan dengan sangat teliti.
Barang Kedaluwarsa?: Penonton dikejutkan saat kamera menyorot isi kulkasnya. Ditemukan air mineral yang sudah lewat masa kedaluwarsa 2 bulan dan*gochujang (pasta cabai) yang sudah lewat 1 tahun!
Sertifikat Autentikasi: Ia juga mengaku sempat kesulitan mempercayai sistem sertifikat autentikasi digital, itulah kenapa baru punya mobile banking di smartphone baru- baru ini. Sebelumnya hanya punya buku tabungan menunjukkan sisi konservatifnya terhadap teknologi tertentu. Kalau install aplikasi bener- bener dibaca policy and legacy. 

7. Koleksi Komik "One Piece" & Buku Catatan Fisik

Meskipun otaknya dipenuhi rumus fisika, Lee Sang-yoon memiliki sisi wibu Sepertiga dari rak bukunya ternyata diisi oleh berbagai koleksi komik, termasuk seri populer One Piece.
Selain itu, ia lebih suka menggunakan buku fisik dan menulis catatan dengan tangan daripada menggunakan tablet atau gadget. Menurutnya, menulis secara fisik membantunya lebih fokus dan nyaman saat menghafal naskah atau belajar.

8. Persiapan Teater "Turing Machine"

Di episode ini, kita juga melihat dedikasinya sebagai aktor saat mempersiapkan pementasan teater terbarunya yang berjudul "Turing Machine". Ia berperan sebagai Alan Turing, tokoh jenius matematika. Peran ini terasa sangat cocok dengan latar belakang pendidikannya, namun ia tetap merasa cemas akan dominasi AI di masa depan, sebuah pemikiran mendalam yang ia bagikan saat berada di dalam mobil. Demi perannya sampai baca naskah asli berbahasa prancis karena ada bagian yang ga sinkron makanya ia membaca naskah asli bahasa prancis dengan aplikasi terjemahan.

9. Realita Sink Cuci Piring: "Tunggu Menumpuk Dulu"

Salah satu momen paling relatable (dan mungkin sedikit mengejutkan bagi sebagian orang) adalah saat Lee Sang-yoon memperlihatkan wastafel cuci piringnya. Sang aktor mengaku bahwa ia lebih suka mencuci piring setelah menumpuknya selama beberapa hari .
Melihat pemandangan piring kotor dan sisa makanan yang masih ada di sana, para panelis studio pun tak kuasa menahan tawa. Ternyata, kebiasaan menunda pekerjaan (prokrastinasi) juga menjangkiti seorang lulusan SNU! Kalau ini aku gak kaget ya sedari dulu pria malas diakuinya saat acara happy together 

10. Kekhawatiran Terhadap Dominasi AI

Saat berada di perjalanan menuju tempat latihan, Lee Sang-yoon sempat berbagi pemikiran mendalamnya. Sebagai orang yang mencintai sains, ia mengaku memiliki kekhawatiran bahwa manusia bisa saja didominasi oleh AI sebelum kita menyadarinya. Pemikiran filosofis ini menunjukkan bahwa di balik sifat santainya, ia tetap memiliki pandangan yang kritis dan visioner terhadap masa depan teknologi.






29 Maret 2026

Review Lengkap Marina Bellissima Eau de Parfum Radiant: Wangi Mewah yang Ramah di Kantong

Bagi pencari parfum budget minimalis atau "parfum minimarket ", nama Marina tentu sudah tidak asing lagi. Namun, melalui seri Bellissima, Marina mencoba naik kelas dengan menghadirkan Eau de Parfum (EDP) yang menjanjikan ketahanan lebih lama dan aroma yang lebih kompleks. Salah satu varian yang paling mencolok karena kemasannya yang berwarna keemasan adalah varian Radiant.

Jika kamu sedang menimang-nimang untuk membeli parfum ini, berikut adalah bedah tuntas karakter aromanya agar kamu tidak salah pilih.

Karakter Utama: Si Cerah yang "Creamy"


Karakter utama dari Marina Radiant adalah Bright, Floral, and Warm. Jika harus dibayangkan dengan warna, parfum ini memang sangat merepresentasikan warna kuning keemasan. Ia memberikan kesan seseorang yang ceria di awal, namun memiliki sisi lembut dan "hangat" di akhir.

Berbeda dengan varian Gold Bloom terdahulu yang lebih ke arah "teh hijau dan bunga putih yang segar-kering", varian Radiant ini memiliki tekstur wangi yang lebih "basah" dan creamy.


Bedah Aroma (Scent Pyramid) untuk Orang Awam

Memahami notes parfum bisa membingungkan bagi orang awam. Mari kita sederhanakan menjadi tiga tahap yang akan kamu rasakan saat menyemprotkannya:

1. Top Notes: Ledakan Kesegaran Buah (0–15 Menit Pertama)


Saat pertama kali menyemprotkan Radiant ke kulit atau pakaian, hidungmu akan disambut oleh aroma Orange (Jeruk), Lemon, dan Pear (Pir).

  • Seperti apa rasanya? Bayangkan kamu baru saja mengupas jeruk yang segar di siang hari yang terik. Ada sensasi zesty (sedikit tajam tapi segar) dari lemon. Namun, aroma ini tidak membuat hidung "perih" karena ada sentuhan buah Pir yang memberikan rasa manis yang cair dan lembut.

  • Kesan: Segar, bersih, dan penuh energi. Ini adalah bagian yang paling "aman" dan disukai hampir semua orang.

2. Middle Notes: Taman Bunga yang Elegan (15 Menit – 2 Jam)


Setelah alkoholnya menguap dan aroma buah mulai tenang, muncullah jantung dari parfum ini: Jasmine (Melati), Rose (Mawar), dan White Flowers (Bunga Putih).

  • Seperti apa rasanya? Wanginya berubah dari yang tadinya "ceria" menjadi lebih "sopan" dan feminin. Kamu akan mencium wangi bunga yang sering ada di acara pernikahan atau lobi hotel mewah. Wangi melatinya cukup dominan tapi tidak memberikan kesan "mistis", melainkan kesan bersih seperti sabun mandi premium.

  • Kesan: Anggun, dewasa, dan tertata. Bagian inilah yang membuat parfum ini terasa lebih mahal dari harga aslinya.

3. Bottom Notes: Kehangatan yang Menempel (2 Jam – Selesai)


Inilah bagian yang paling krusial dan sering memicu perdebatan. Aroma dasarnya terdiri dari Sandalwood (Cendana), Musky, dan Ambery.

  • Seperti apa rasanya? Begitu bunga-bunganya menghilang, yang tersisa di kulit adalah aroma kayu yang sangat lembut dan "manis". Sandalwood di sini bersifat sangat creamy. Inilah alasan kenapa beberapa orang (seperti yang kamu rasakan) menangkapnya sebagai bau minyak kelapa atau santan. Itu adalah reaksi dari aroma kayu cendana yang bertemu dengan rasa hangat dari amber.

  • Kesan: Hangat, nyaman, dan sedikit seksi secara halus.


Target Pengguna: Siapa yang Cocok Memakainya?

Gender: Cowok atau Cewek?

Secara pemasaran, Marina Bellissima ditujukan untuk Cewek (Female). Profil bunga putih (white flowers) dan pir yang manis memang sangat identik dengan karakter feminin. Namun, karena ada sentuhan Sandalwood dan Amber yang cukup kuat di bagian bawah, parfum ini sebenarnya masih bisa masuk ke kategori Unisex bagi cowok yang menyukai parfum dengan vibe bersih dan lembut (tipe-tipe wangi laundry atau sabun).

Usia:

Sangat cocok untuk remaja usia sekolah menengah hingga wanita karier usia 30-an. Wanginya cukup universal untuk tidak terasa "terlalu kekanak-kanakan" namun juga tidak "terlalu tua".


Waktu dan Tempat Pemakaian (Occasion)

  • Siang atau Malam?

    Parfum ini adalah ratunya Siang Hari. Kandungan citrus (jeruk/lemon) di awal sangat cocok untuk menghadapi matahari. Namun, karena base note-nya yang hangat (Amber), ia juga masih sangat layak dipakai untuk acara makan malam santai.

  • Sekolah atau Kuliah?

    Sangat Bisa. Wanginya tidak ofensif atau terlalu menyengat yang mengganggu teman sebangku. Karakter "bersih" seperti baru selesai mandi akan memberikan impresi positif di lingkungan pendidikan.

  • Kerja atau Magang?

    Sangat Cocok. Jika kamu sedang magang di kantor birokrat atau korporat, Radiant memberikan kesan orang yang rapi, profesional, tapi tetap ramah. Ia memberikan aura " approachable" (mudah didekati).

  • Dating (Kencan)?

    Bisa, tapi untuk kencan santai. Untuk kencan pertama di kafe atau jalan-jalan di mall, parfum ini sangat manis. Namun untuk kencan formal di restoran mewah, mungkin kamu butuh sesuatu yang lebih bold (berani).


Karakter Wangi dalam Tiga Kata

  1. Radiant (Bercahaya): Sesuai namanya, ia memberikan kesan pemakainya memiliki energi positif.

  2. Clean (Bersih): Seperti aroma kulit setelah mandi menggunakan sabun bunga yang mahal.

  3. Creamy (Lembut): Ada tekstur "tebal" dari cendana yang membuatnya terasa memeluk kulit.


Kekurangan Marina Bellissima Radiant

Setiap parfum pasti punya sisi minus, terutama di kelas harga terjangkau:

  1. Efek "Minyak Kelapa": Seperti yang kamu sadari, bagi beberapa orang, aroma Sandalwood dan Amber di sini terlalu dominan sehingga tercium seperti minyak rambut atau minyak kelapa. Jika kamu tidak suka aroma yang terasa "berlemak" atau lactonic, kamu mungkin akan merasa sedikit enek.

  2. Ketahanan (Longevity): Meski berlabel Eau de Parfum, jangan berekspektasi ia akan bertahan 12 jam. Di kulit yang kering, ia mungkin hanya bertahan 3–4 jam. Kamu perlu menyemprot ulang (re-spray) setelah makan siang.

  3. Linear: Wanginya tidak terlalu banyak berubah secara dramatis. Setelah ledakan jeruk di awal, sisa wanginya akan cenderung sama sampai hilang.

  4. Kurang "Dry": Jika dibandingkan dengan pendahulunya (Gold Bloom), varian Radiant ini kurang memiliki sensasi "segar-pedas" atau aroma teh yang crispy. Ia jauh lebih manis dan "lengket" aromanya.


Kesimpulan untuk Pembeli Awam

Jika kamu mencari parfum yang membuatmu merasa segar seperti habis mandi, suka dengan aroma bunga melati yang elegan, dan tidak keberatan dengan sentuhan akhir yang manis-kayu (mirip vanila/cendana), maka Marina Bellissima Radiant adalah pilihan terbaik di rak minimarket.

Namun, jika kamu sangat membenci bau yang menyerupai minyak kelapa atau santan, sebaiknya hindari varian ini dan carilah varian lain yang memiliki base note lebih segar seperti musk putih atau kayu aras (cedarwood). Parfum ini adalah simbol kemewahan sederhana untuk kegiatan sehari-hari yang padat di tengah kota.

02 Januari 2026

Dalam acara Chef & My Fridge (냉장고를 부탁해) eps 39 , kulkas Chenle dan Mark akhirnya dibuka untuk publik — dan hasilnya ngakak banget.
Perbandingannya?

👉 99% isi kulkas punya Chenle, dan cuma 1% milik Mark!

Fans langsung sepakat: “Ini bukan kulkas idol, ini kulkas restoran mini 😭🍳. Mark cuma bawa 3 kotak makan yang isinya banchan buatan Ibunya. Paling disukai itu acar timun bumbu


🍄 Dari Jamur Bambu sampai Sup Herbal ala Tiongkok

Chenle benar-benar serius urusan masak. Dia punya berbagai bahan unik seperti jamur bambu (Mangtae Beoseot), jamur kering premium, dan bahkan bahan-bahan yang biasa dipakai untuk masakan pengobatan Tiongkok. 

🥒 Side Dish Favorit dan Koleksi Saus Lengkap

Mark bahkan punya acar timun bumbu (Oi Ji Muchim), kacang merah, dan kimchi buatan sendiri yang disimpan rapi.
Sementara  Chanel di rak kulkasnya, penuh dengan saus-saus khas Korea dan bahan impor — mulai dari sambal, tomat kaleng, sampai pasta siap saji.
Chef-nya sampai nyeletuk, “Ini  profesional atau dorm idol sih?”

🍝 Chenle Fanboy Chef Hyun-suk

NCTzen pasti udah tahu kalau Chenle itu fanboy berat Chef Hyun-suk.
Dia sampai DM Chef Hyun-suk tengah malam buat bilang suka acaranya, bahkan beli meal kit pasta buatan sang chef sendiri!
Chef-nya sampai curiga, “Kalian kerja sama ya? Soalnya semua produk di kulkas kamu punyaku!” 😂

💚 Chenle Masak, Mark Cuci Piring


Salah satu momen paling lucu adalah saat Chenle bilang:
“Aku paling sering masak untuk Mark.”
Dan Mark cuma bisa nyengir sambil jawab:
“Aku sih yang bagian cuci piring.”
Chenle malah nyeletuk,
“Kau harus mencuci piringku seumur hidup!” 😭

Bahkan, Chenle sempat ngeluh karena Mark memecahkan gelas anggurnya waktu bantu bersih-bersih. Tapi akhirnya, mereka berdua malah ketawa bareng.


🥗 Mark Kurang Suka Masak Tapi Suka Makan


Mark jujur bilang, dia nggak sesuka Chenle soal masak, tapi tetap menikmati setiap hidangan yang dibuat Chenle.
Lucunya, Chenle bilang kalau Mark nggak sadar suka makanan yang awalnya dia tolak,
“Kalau aku diam-diam masukin bahan yang dia nggak suka, dia malah lahap banget makannya.” 😆


🍳 Duo Rumah Tangga NCT Dream Versi Dapur


Fans pun sepakat, interaksi Chenle dan Mark ini kayak pasangan yang udah nikah lama — satu masak, satu cuci piring.
Kulkas Chenle penuh bahan masakan, sementara Mark sibuk memastikan perutnya nggak kosong.
Nggak heran kalau cuplikan ini viral di TikTok dan X dengan jutaan view.

Imakyu. Designed by Oddthemes