Wednesday, July 18, 2018

Sinopsis Investigation Couple / Partners for Justice ep 3

All content from MBC


Persidangan sangat alot, saksi dari terdakwa dr Baek menyatakan kekerasan bukan penyebab kematian apalagi membantah bahwa ayah dari janin sang terdakwa, Oh Man Sang. Wah jaksa Eun tercekat dan menanyakan dr Baek bahwa di dalam laporan autopsi ada flukonazol yaitu obat kutu air. Berdasarkan dari bukti obat tsb dibeli oleh terdakwa. Jaksa Eun meminta kakinya diperiksa karena dari mayat korban tidak mengalami kutu air. Setelah kaki terdakwa Oh Man Sang di cek ternyata ia juga tidak kutu air. Lalu kenapa membelinya. Oh Man Sang berdalih diminta istrinya membelinya. Jaksa Eun tidak terima, bagaimana sang korban meminta resep obat demikian. Terdakwa menyatakan karena ia pernah operasi katup protestik mengakibatkan penggumpalan darah akibatnya sering memar parah makanya diminta obat itu ditambah antikoagulan.
Ketua Hakim melihat perdebatan itu meminta Jaksa Eun dan pengacara Terdakwa maju menghadapnya. Mereka berdiskusi. Sang pengacara klaim bahwa terdakwa tidak bersalah segera ambil putusan sedang Jaksa Eun minta tambahan waktu agar bisa membuktikannya. Mereka berdua silakan ke tempat duduk dan Hakim memutuskan tambahan waktu 3 hari bagi jaksa Eun untuk membuktikkannya dan ia berterima kasih telah mengabulkannya. Sidang pun selesai. dr Baek langsung pergi dan saling pandang dengan jaksa Kang

Jaksa Kang menghampiri Jaksa Eun yang berteduh. Jaksa Eun mengomel bagaimana bisa ada orang yang berani berbohong. Kata jaksa Kang justru sidang adalah pertempuran orang berbohong sampai dan dipotong oleh Jaksa Eun bilang kebenaran yang menang. Bantah Jaksa Kang, pembohong yang meyakinkan yang menang. Jaksa Eun kaget atas responnya. Karena Sunbae senior yang ia kenal dulunya lugu cupu sekarang sinis. Jaksa Kang getir mendengarnya karena berada di jaksa selama 10 tahun bisa saja berubah. Jaksa Kang menyatakan dongsaeng juniornya tak pantas pakai jubah jaksa. Kaget dengarnya protes Jaksa Eun darimananya. Karena ia dari keluarga manis baik- baik (maksudnya chaebol kaya) memilih jadi jaksa, apakah terjadi sesuatu? Eun pun tertawa mendengarnya. Dengan guyon ia bilang lalu Kenapa?/dikira keluargaku bangkrut lalu tuntut balas dendam. Jaksa Eun iri pada sunbae seniornya karena jadi panutan di keluarganya berbeda dengannya yang diibaratkan seperti rumput liar yang tidak tahu waktu akan mencabutnya. Jaksa Eun menghibur diri bahwa dulu semasa kuliah hukum ia siswa yang cerewet dan eksentrik. Jaksa Kang menyetujuinya sampai banyak yang curhat padanya karena memiliki insting yang kuat. Tapi jadi kasus tak bisa cuma mengandalkan dirasat. Eun pun mengiyakan tanpa sadar ngomel bahwa meja autopsi dingin sekali.


Di kantin BFN, di saat satu meja berkumpul makan malah dr Baek menyendiri. Ketua BFN dr Park Joong Ho memuji dr Baek yang teliti sampai segitunya jika makan menyindiri. Ibarat kata kita semua naik bis lalu semua mati nah siapa yang akan autopsi. Jung Sung Joo yang gemuk asisten dr Baek mengatakan berarti kita tak boleh kumpul- kumpul. Itu pengecualian kata dr Park. Pernah dulu saya makan jajangyeom di ruang autopsi karena saat itu kita miskin semua lanjut dr Park. Han Soo Yeon bertanya apa tidak takut infeksi. Justru itulah semua terkena TBC sampai berdoa jangan sampai ada kasus autopsi saat itu. dr Baek mendengarnya pantas banyak dahulu kasus tak bisa dipecahkan. dr Park pun perkataannya hanyalah gurauan bantahnya. Disampingnya dr Ma menambahkan bahwa kasus Oh Chil Poo, kasus kecelakaan dr Baek gak mau hanya menerka. Tetiba hp dr Baek bunyi, ia gegas pergi dan menghampiri Jung Sung Jo tuk ikut. Tapi ia sedang makan lalu saat pergi ke TKP siapa yang nyetir. Mau gak mau ia ikut meski makan sambil pergi.
Di lokasi TKP, jaksa Eun datang disambut detektif Cha nah di tempat kamar mandi ada dr Baek dan asisten Jung yang mana ditemukan mayat wanita di dalam bak terbungkus plastik berisi gas helium. Selesainya, jaksa Eun menunggu dr Baek ia protes padahal kita berada di perahu yang sama kenapa membela terdakwa Oh Man Sang di sidang. dr Baek menambahkan bahwa ia bicara sesuai fakta sambil pergi.
Saat berkendara masih terngiang perkataan dr Baek. Apa yang akan diusut, mayat sudah diautopsi bahkan dikremasi, TKP sudah diperiksa dan hasilnya bukan ia pelakunya. Jaksa Eun putar balik arah mobil pergi ke rumah Oh Man Sang. Betapa kagetnya semua perabot diusingkan dan Oh Man Sang bebas karena jaminan. Jaksa Eun kaget dan siap akan memasukkannya ke penjara pas sidang nanti. Esoknya di mejanya sudah ada 3 surat berisi laporan atas pencemaran nama baik Oh Man Sang, penyerangan dan tuduhan fitnah pada Oh Man Sang. Kesal sampai berdiri sampai tak sengaja high heels yg ia kenakan patah kemudian ia ingat akan sepatu pas TKP lalu yang mana bisa jadi bukti karena Oh Man Sang menyingkirkan karpet dimana korban ditemukan sedang sepatunya bisa aja ada semacam debu halus bisa jadi bukti


Ia dengan sangat mohon meminta pada dr Baek. Awalnya enggan namun mendengar rengekannya menerimanya. Pas sepatu dibongkar, asisten Han Soo Yeon menyayangkan karena sepatunya buatan deasiner dan mahal. Jaksa Eun menimpali ia sampai menunggu 3 tahun baru sekali memakainya. Pas diperiksa ternyata ada semacam pinggiran warna pik bintik- bintik melalui mikroskop. Pas di ruangan uji racun, Stella menemukan flukonazol pada serbuk di sepatunya. Kontan ke jas yang dipakai mayat korban ternyata ada kapsul forextin. Pas diperiksa sudah dibuka. Bisa dipastikan pada kapsul ada sidik jari.
Malam sebelum sidang besok, Oh Man Sang dan tim pengacaranya berkumpul. Oh Man Sang dengan angkuhnya marah dan bersikap kasar ke pengacara Han. Bukannya pengacaranya suka uangnya. Pengacara Han hanya tunduk diam takut bertambah kasar tingkahnya.


Jaksa Eun ketiduran lalu oleh Stella dikasih kopi ala gelas ukur lab buatannya. Meski enggan diterimanya, ia tak menyangka dr stella terlalu cantik di bidang zat uji racun. Ia mengatakan kleopatra suka racun justru itulah kecantikan dan racun sungguh memikat. Jaksa Eun menanyakan keberadaan dr Baek. Katanya ia sedang senang karena menemukan sesuatu. Bergegas menemuinya apa hasil sidik jari. Katanya masih lama. Jaksa Eun cemas karena sidang dimulai pukul 1 siang tuk sementara ia bisa pakai hasil surat ini
Di persidangan pengacara terdakwa menggunakan hak diam pasal 238  UU Hukum Pidana karena keberatannya. Jaksa Eun mencoba bertanya meski memilih diam. Ia memberi surat hasil test DNA janin korban tuk mengetahui siapa ayahnya. Oh Man Sang ingin tahu tapi dengan syarat harus menjawab pertanyaan yang diberikannya. Ia menerimanya meski sang pengacara memperingatkan. 
Sementara itu, asisten Han tidak ada sidik jari kecuali sidik jari sang korban karena ia genggam erat tapi jejak karet sintesis. dr Baek langsung ingat sarung tangan karet sintesis. Ternyata cocok sidik jari pada sarung tangan dengan sang korban. Ia ambil surat hasil analisa dan pergi ke sidang. 
Jaksa Eun memberikan bukti bahwa di jas korban ada kapsul forextin tapi sudah terbuka yang berisi flukonazol. Sang terdakwa mencoba menggerus obat menjadi serbuk dan isi kapsul forextin sebenarnya dibuang dan digantinya, Benarkan Oh Man Sang? Bentak Jaksa Eun

Monday, July 16, 2018

Komentar film Padman

@thefilmpadman


ini baru real of hero. Seorang suami yang peduli ama istrinya sampai bikin pembalut. Salut ama dia. Padahal ia laki lho. Dulu kan orang- orang kalangan menengah ke bawah pada pakai gombal. Kan tidak higienis belum ada penyakit. Tapi sekarang back to kain. Tapi kalau aku tetep  pakai pembalut karena praktis dan males nyuci. Nyucinya berat ia kalau bersih kalau enggak. 
meski dicemooh orang, tetap usaha sana sini bikin pembalut. Usaha tak khianati hasil. Dan bentuknya ala- ala hers softex jadul. Dulu suka pake karena murah dan dapat banyak segede gaban. Sekarang sudah ga ada :(
meski tak menuntut ilmu tinggi, tak menyurutkan ia minder bikin pembalut. Padahal bikin mesin aja sulit tapi ia mampu karena kerjaannya tukang las ditambah pola pikir sederhana. 
bagaimana bisa seseorang tidak bisa melindungi wanita disebut pria -lashkmi- quotenya juara
❤ Kalian kudu nonton karena ceritanya yang mirip ama kehidupan kita. Di india wanita menstruasi ga boleh masuk rumah. Kudu di luar takut kececeran makanya kudu di teras sampai tidurnya di luar. Kalau di kita menstruasi gak boleh ke dalam mesjid tapi skrg gak apa- apa 
✋bener kata Ali bin abi Thalib, laki sukses bisa dilihat dari dual hal. Pertama, siapa ibunya. Kedua, siapa wanitanya. 
Tapi yang bikin baper endingnya sulit memang wanita berpendidikan tinggi dengan laki tidak berpendidikan karena segi bicara, pola pikir dan cara berkembangnya berbeda.


Saturday, July 14, 2018

Sinopsis Investigation Couple / Partners for Justice ep 2

All content from MBC


dr Baek dan asistennya Han Soo Yeon menemui Jaksa Eun dan Detektif Cha. 
"Apakah penyerangan? 37 pendarahan subkontan, 7 patah tulang dan 27 goresan" terang Jaksa Eun
"Kau pikir autopsi dilakukan untuk menghitung angka? protes dr Baek
"Dia pernah mengalami operasi katup protestik. Di dalam lambung Terdapat banyak kapsul sehingga perlu uji lanjut. Embrio..?" jelas Han Soo Yeon
Jaksa Eun kesal akan menangkap sang pelaku di penjara karena melakukan kekerasan parah di saat dia lagi hamil. Jaksa Eun berterima kasih atas hasil autopsi di saat hendak pamit
"Bagaimana jika bukan dia?" tanya dr Baek
Jaksa Eun kesal atas pernyataan dr Baek karena mengira suaminya bukan pelaku padahal sudah jelas dari bukti hasil autopsi bahwa mayat tak bisa berbohong. 
"Siapa bilang mayat tidak pernah berbohong?" debat dr Baek
Jaksa Eun makin kesal tak habis pikir bagaimana bisa dr Baek berpikir demikian. 
"Begitu jasad membusuk, luka lenyap dan bekas luka pun muncul. Banyak mayat berbohong. Ketika jatuh, luka- luka mereka akan berubah" terang dr Baek
Jaksa Eun bukan main dengar pernyataannya. Di saat hendak berkata. Ia mulai terhuyung. Dan dr Baek menyuruh Detektif Cha tuk berada di belakangnya dituntunnya duduk. dr Baek menyiapkan kantong plastik hitam dari tas pinggang dan diarahkan ke mulut Jaksa Eun. dr Baek menerangkan bahwa Jaksa Eun mengalami hipotensi psikogenik yaitu pertama kali lihat autopsi.


Di toilet, Jaksa Eun malu bagaimana bisa ia bisa muntah di depan psikopat. Kemudian memasuki ruangan interogasi.

Sang terdakwa mengambil hak diam Pasal 244 ayat 3-1 UU Hukum Pidana. Wah Jaksa Eun marah dibuatnya. Pengacara terdakwa berdalih bisa saja ia melakukan kekerasan sendiri kan ia sedang psikoterapi. Tercengang mendengarnya Jaksa Eun.


 Di balik ruangan baik Asisten Cheon, Penyidik Kang dan Detektif Cha greget dengan Jaksa Eun yg terpengaruh dan gak bisa menyudutkan terdakwa. 

Terdakwa Oh Man Sang meminta makan. Di saat selesai makan dengan angkuhnya meminta kopi ke pengacaranya. Ya jelas pengacara merasa terhina karena diperintah demikian. Mau gak mau ia pergi.
Kesempatan itulah Jaksa Eun mencoba menanyakan keberadaan stik golf no 7 karena sebagai bukti atas penganiayaan. Oh Man Sang diam saja. Kemudian Pengacara datang membawa bukti cctv bahwa sang terdakwa keluar rumah sebelum korban meninggal dengan dilihatnya ada bayangan sang korban saat itu masih hidup.

Dibalik ruangan interogasi, sang trio berkomentar dia akan dibebaskan karena memiliki alibi dan kurang bukti. Di waktu bersamaan sang Jaksa Eun datang dan mengatakan siapkan berkas penangkapan karena firasatku tersangkanya dia. Tapi sang Penyidik Kang keberatan karena kurangnya bukti apalagi alibinya kuat. Tapi baginya bisa saja dengan luka kekerasan yang dibuatnya keesokan paginya mati, langsung pamit pergi. Trio tadi yang mendengarnya pusing karena nantinya dapat masalah karena melakukan kesalahan.

Di ruangan Ketua Jaksa, mereka rapat akan kasusnya Oh Man Sang, Jaksa Eun berdasarkan firasatnya ia pelakunya. Tapi bagi Ketua Jaksa harus berdasarkan kenyataan bukan insting. Tentu saja Ketua Jaksa tak senang atas keputusannya sampai mengatakan bahwa Jaksa Kang ingin mengambil kasusnya karena sikapnya. Jaksa Eun diam kecewa.

Di ruangan penerimaan sudah berjejer pengacara. Ternyata di dalamnya ada Oh Man Sang namun ia cuek dan meminta pengacara wanita. Kontan saja, pengacara tsb diusirnya dan dipanggilnya pengacara Han. Pengacara Han hanya pasrah dan langsung menghadap.

Detektif Cha terus berupaya menanyakan ke pramuwisma yang menemukan mayat Kwon Hee Kyung tapi ia terus menghindar tak mau menjawabnya. Jaksa Eun menyerah meminta detektif Cha berhenti menanyakannya.

Malamnya Jaksa Eun dkk berdiskusi, dari penyilidikan, Oh Man Sang benar2 chek in ke hotel bersama wanita lain sehingga alibinya kuat. Asisten Cheon mengatakan semua tetangga di rumahnya bungkam. Wah Jaksa Eun frustasi.

Scene berubah diperlihatkan jari tangan lentik kuteks merah dengan asyik meramu dengan gelas ukur, tabung reaksi dan alat lab. Ternyata sang penguji zat divisi racun bernama dr Stella Hwang, seorang blasteran korea cantik berambut pirang ikal. dr Baek menghampirinya mengenai hasil temuan kapsul pada tubuh Kwon Hee kyung. Tercengang denga hasil akhir temuan

dr baek berpikir sambil bermain kursi malasnya naik turun hingga pada kesimpulan menulis hasil autopsi



Jaksa Eun membawa kopi dan makanan tuk siap lembur tapi asisten Cheon bilang bahwa BFN sudah mengirimkan hasil autopsi. Jaksa Eun melihatnya dan kaget, hasilnya kematian tak di sengaja

Di ruangan penerimaan, pengacara melaporkan bahwa hasil autopsi keluar penyebabnya kematian tak di sengaja. Tapi Oh Man Sang tak puas karena masih ditahannya. Pengacaranya akan berupaya membuat sang Jaksa Eun membebaskannya. Oh Man Sang geram, oh akan membuat jaksa Eun berhenti dan tidak berada di kejaksaan lagi. 

Jaksa Eun berlari mencari dr baek sampai ketemu di ruangan autopsi. Ia komplain bagaimana bisa hasilnya kematian tak disengaja padahal sudah jelas tubuhnya banyak luka. Bagi dr Baek hal itu bukan penyebabnya. Jaksa Eun tak habis pikir obat flukonazol kan kutu air. Justru itulah tak boleh diminum dengan antikoagulan, jelas dr Baek. Wah Jaksa Eun tak terima. 

Di mejanya sudah penuh foto mayat korban. Ia cek satu per satu sampai foto bagian telapak kaki, mengingat dr baek sempat mengendusnya kaki korban. Ia ambil lup dan diarahkan ke foto dan tidak ada kutu air. 

Jaksa Eun meminta tolong pada pramuwismanya yang bekerja padanya tuk melobi ke pramuwisma sang korban tapi bersikeras. Teringat tadi pagi, ada fotonya bersama sang korban saat wisuda. Ia melobi bahwa sang korban sudah menganggapnya ibunya sendiri sampai datang wisudanya. Mendengarnya luluh dan mau jadi saksi sidang besok.


Di ruangan pengadilan, saksi pramuwisma mengatakan benar adanya suaminya melakukan kekerasan. Jaksapun menambahkan padahal sang korban lagi hamil 8 pekan. Pengacara juga membawa saksi dari BFN dr baek. Wah seluruh peserta kaget. Dan Jaksa Kang membenci keberadaan dr Baek yang jadi saksi pembela terdakwa. dr Baek menyatakan bahwa kekerasan tidak penyebab kematian


Komentar: aku tak habis pikir bagaimana seorang suami bisa memukuli begitu bengis. Apa dulu ia tak saling sayang, kadang sempat berpikir apakah ia laki kalau marah suka main tangan. Kalau kasus persidangan gini jadi inget kasus lee seo won. Itu lho masih aktor gemes masih muda tp terlibat kasus pelecehan dg ancaman benda tajam. Wah sepertinya pacar selebriti wanitanya orang yang berpengaruh di korea deh. Buktinya ia yg melapor langsung usutannya cepat, agensi lee seo won tak berkutik seperti kasus serupa sebelumnya. Gitu ya

Thursday, July 12, 2018

Sinopsis Investigation Couple / Partners for Justice Ep 1

All content from MBC


Dijelaskan bahwa Lee Jung Yeon seorang gadis SMA pulang malam hari diperkosa dan dibunuh duga Detektif Cha So Ho. Tapi sebaliknya Dr. Baek menduga kecelakaan mobil dilihat dari pendarahan subkontan pada bagian bawah (kalau orang awam nyebutnya memar lebam) dan luka di atas 60 cm dari tanah kemungkinan mobil SUV, pengereman mendadak disebabkan pengendara tertidur. Pelaku sengaja mengaburkannya dengan membuka pakaian dalam korban. Melihat Detektif Cha diam saja langsung diteriakinya tuk bergegas ke bengkel cari mobil yang rusak lampu depan dan bumper.
Menjadi petugas forensik adalah penyihir yang bisa bicara pada orang mati.

Ep 1 Prinsip Locard, setiap kontak pasti meninggalkan jejak.


Sebuah mobil mewah dengan interior didalamnya berwarna merah melaju di jalanan dikemudi oleh pengendara wanita yang berambut panjang kacamata hitam dengan kulit putih keramik, tak lupa sesungging senyuman manis. Sesampai di lokasi kejaksaan Seoul pusat, ia mengucir rambut kuda dan melepas kacamatanya di samping jok diambilnya tas tak jauh dari situ.

Di ruangan jaksa, seorang asisten wanita yang cekatan berkacamata dengan rambut dicepol mengeluh karena mengangkat berkas sendirian. Melihat rekannya penyidik pria paruh baya datang lalu berkelit pergi dengan dalih tak enak perut. Melihat hanya alasan, langsung lengannya ditarik tuk melihat foto jaksa yang akan jadi atasannya. Penyidik pria tak percaya, seumur hidupnya belum pernah melihat wanita cantik berjubah jaksa.

Seketika wanita tadi memasuki ruangannya. Mengira wanita tsb hanyalah pemagang salah masuk ruangan.
"Apakah ini ruangan jaksa Eun Sol?"
Dengan mata mendelik, asisten dan dan penyidik memeriksa foto tadi ternyata wanita didepannya adalah jaksa Eun Sol.
"Kau kira pemagang. Dasar pabo (bodoh)" tuding penyidik ke rekan asisten
Ketukan pintu dari seorang pria berjas rapi klimis
"Sudah lama tak jumpa"
"Apakah kamu sunbae (senior)?" kaget Jaksa Eun Sol.
Jaksa Eun tak mengira senior di kampus yang mana dulunya cupu suka pakai sarung tangan panjang jadi keren seperti ini
Penyidik dan asisten bertanya apakah kalian saling kenal. 
"Ia dulunya ratu kecantikan berbeda denganku mahasiswa biasa"
Senyuman tersungging di bibir Jaksa Eun Sol


Melihat sekeliling ruangan, apakah ini ruanganku. Kalau begitu ayo kita beberes. Berkas menumpuk berdebu dan map besar dipindahkan dan lemari yang usang. Yang semula penuh sesak ruangan menjadi lega dengan sisi kanan ada tv layar 21 inch meja bundar untuk tamu di atasnya ada vas dan lilin aromateraphy. Mereka bertiga duduk dan secara resmi memperkenalkan diri. 
Penyidik Kang Dong Sik, penyidik berpengalaman dalam kasus pembunuhan. PNS golongan enam. 
Saat asisten Cheon Min Ho hendak membuka mulut dipotong oleh penyidik Kang bahwa asisten ini bisanya cuma mengurusi semua dokumen jadi Jaksa Eun bisa mengandalkannya. Diinjaknya kaki penyidik Kang, bahwa ia Cheon Min Ho bukan gumiho jika siang hari lemah lembut dan malam hari seperti bersemangat berapi- api.


Jaksa Eun Sol berbicara dengan Sunbaenya. Jaksa Kang memberi hadiah berupa lensa yang membantunya awas dalam bekerja. Mungkin seperti lup buat foto TKP, jadi bisa lihat secara detail. Jaksa Eun bertanya mengenai rekan penyidik Kang dan Asisten Cheon. Jaksa Kang menjelaskan partnernya bukan yang terbaik, yang ada penyidik Kang suka berdalih sakit perut dan asistennya bagai rubah. Tapi jaksa Eun merendah ia juga bukan yg terbaik dan optimis dengan kinerjanya.

 Kemudian Jaksa Eun menemui Kepala Jaksa kriminal divisi delapan. Kepala jaksa memberikan masukan bahwa dengan nilai yang tinggi bisa jadi hakim malah dengan sukarela menjadi jaksa padahal divisinya siap memiliki tugas yang berat. Mendengarnya jaksa eun siap. Karenanya diberi kasus perdana yaitu seorang Oh Man Sang seorang cucu konglomengrat berpengaruh diduga melakukan KDRT berujung meninggal.


Di lokasi TKP, jaksa Eun dihadang oleh detektif Cha bahwa ia reporter tak boleh masuk eh malah minta no hp tapi dijelaskan oleh penyidik Kang bahwa ia jaksa baru. Senang bertemu dengannya, ia jelaskan bahwa sang korban bernama Kwon Hee Kyung. Ditemukan oleh pramuwisma. Dengan leher tercekat, mata sayu sedih melihat pertama kalinya mayat di lokasi TKP. Jaksa Eun mendekat dan membaliknya, ia menjerit. Kontan Dr Baek marah karena merusak TKP sampai membaliknya.
"Apa kau tak melihatnya?"
Rekan Dr Baek menjelaskan bukan lebam mayat melainkan endapan darah setelah kematian. Suasana makin gaduh di saat penyidik kang dan detektif cha membela jaksa eun. Dr Baek melihat high heel Jaksa Eun tak pakai sarung sepatu marah. Jaksa Eun berkelit kenapa. 
Di Santa Monica, Amerika Serikat tahun 1877 satu keluarga dibantai diduga oleh tetangganya gegara jejak high heels di TKP. Ternyata ketahuan oleh suami keluarga setelah 15 tahun tetangga dieksekusi. Jaksa Eun meminta maaf. Tak lupa segera menyerahkan sidik jari karena tadi memegangnya sebagai pengecualian.

Di kantor polisi, jaksa Eun menyerahkan sidik jarinya. Detektif Cha menghiburnya dan meminta maaf atas kelakuan Dr Baek bahkan ia dijuluki si beruang. Huft mestinya si psikopat. Hahaha detektif Cha senang mendengarnya.


Malam harinya saat pesta sambutan Jaksa Eun seketika asisten Cheon meramu minuman dengan kaos kaki penyidik Kang tuk diminum Jaksa Eun.  Jaksa Eun dengan polosnya tak mungkin meminumnya karena ia tak suka soju tapi wine. Kepala Jaksa mengecoh tuk meminumnya tapi dihadang dengan yang lain. Jaksa Eun pun diam saja malah jika kalian saja yang meminumnya. Kepala Jaksa pun tersenyum getir jika jaksa eun lucu.

Selesai dari toilet, Jaksa Kang menghadang kepala Jaksa bahwa sebaiknya kasus Jaksa Eun dilimpahkan kepadanya. Tapi ditolaknya. 

Di kediaman Jaksa Eun sedang yoga dengan ibunya. Ibunya protes kenapa dia jadi jaksa kenapa tidak menikah saja karena kakakmu adalah kesalahan one night stand dan putrinya kesialan baginya. Jaksa Eun tak peduli. 

Setelah mandi, pramuwismanya menyodorkan minuman kepadanya. Jaksa Eun berterima kasih. Pramuwismanya senang atas Eun Sol kerja di pemerintahan. Tapi baginya berat karena kasus perdana tentang KDRT sampai meninggal. Wah mendengarnya marah sampai mengumpatinya

Jaksa Eun memeriksa foto TKP sampai bergidik ngeri. Kwon Hee Kyung disiksa oleh suaminya bahkan didorong ke tangga, kwon hee kyung bersembunyi di balik pintu tapi suaminya merusak pintu dengan tongkat golf akibatnya ia tak berani keluar pintu sampai ngompol. Tidak tahunya Jaksa Eun bermimpi demikian dengan tidur di atas foto TKP. Melihat jam 7.30, ia bergegas ke BFN (badan forensik Nasional)


Pada saat melihat rekonstruksi autopsi mayat, Jaksa Eun tercekat bergidik ngeri melihat hal yang tak biasa. 

Dr Baek memimpin jalannya operasi berdoa kemudian bahwa sekarang menunjukkan waktu 8.30 pagi. Kemudian satu per satu dicek. Mulai dari kepala sampai ujung kaki. Kondisi banyak luka memar dan sayatan. Rekan Dr. Baek teledor luput mefotonya akibatnya diganti kemudian meminta pemindaian tubuh 3D dan bisa dilihat rusuk kanan patah akibat benturan di tangga duga dr Baek. Berat jantung 335 gram saat membelah lambung tak ada makanan dan penuh kapsul. Langsung seketika melihat riwayat obat di TKP. Tak disangka melanjutkan pembedahan lanjut ada embrio. Dr Baek jadi ingat tunangannya yang hamil dan kecelakaan mengakibatkan tangan kanan bergetar. 

Komentar
Aku suka jalan ceritanya dan mengenal profesi forensik yang baru aku lihat apalagi ceritanya utuh didukung karakter yang kuat meski bukan aktor terkenal tapi wajahnya sering wara wiri di drakor
Aku jadi penasaran bagaimana ya bisa bikin bedah mayat secara nyata apa iya syutingnya beneran. Kan aku kepo 
Trus aku jadi inget Knowing brother ep 100 yang mana Yesung saat ultah pernah minum yang ada kaos kakinya. Kok sambutan pegawai baru gitu yaa kalau di sini mungkin tumplek tepung ceplok telur dll. 

Thursday, July 5, 2018

Fakta Eunhyuk Super Junior Pasca Wamil

1. Ia berterima kasih pada Taeyeon SNSD dan Tiffany SNSD gegara sempat video call membuatnya naik pangkat saat wamil
2. Makanan kesukaan samyetang dan kue ikan tanpa isi
3. Di acara Seoul Music Award, ia bikin cewek melting. Bagaimana tidak saat itu cuaca dingin melepaskan jaketnya untuk mc. Padahal mcnya gak cantik, ini yg aku suka. Tapi diikuti member lainnya

4. Jika ada eunhyuk jadi mc pasti mematikan acara. Banyak acara yg diisinya langsung tamat, terakhir my thinking of bias. Sampe weekly idol yg mcnya masih dony cony kuatir. Eh selang dari situ, defcon cony ga ngisi acara tsb

5. Ia mesti bekerja keras karena banyak menyangka dirinya leeteuk jika berjumpa dengan orang haha

6. Lelaki kelahiran 4 April 1986 ini tidak bisa memasak. Hanya bisa masak ramnyeon. Kalau masak ramnyeon kudu ada gelas ukur agar jumlah airnya pas

7. Ahjussi yang tak suka dipanggil ahjussi ini suka minuman strawberry maupun rasa coklat. Pokoknya suka rasa manis banget. 

8. Tipe idealnya seperti ibunya Cho Sarang yang memiliki sifat keibuan dan istri yang baik

9. Saat terakhir ini ia masih dijuluki ikan teri. Namun yang terbaru Jerry karena karakternya mirip kartun Tom Jerry yaa.. suka banget ngegoda Yesung dibuktikannya di Super TV ep 8-9 season 1

10. Pecinta warna biru sesuai warna fandom, ia ngin desain rumahnya ala vintage. Tapi aku lihat baru kamar tidurnya aja, mungkin nyicil kali ya

11. Pola tidurnya jam 3 dini hari bangun 12 siang dan suka banget nonton tv

12. Pria jago ngerap ini punya impian jadi direktur konser. Akhirnya terwujud saat konser tur di Jepang D&E pada akhir tahun 2018

13. Ngeluarin single solo untuk ost web drama Lotte Dutty Free berjudul Secret Queen Makers

14. Pria yang jago banget lari ini memiliki jiwa leadership. Coba deh lihat Super TV season 1 ep 11-12 yang menghantarkan girlgrup weki meki kemenangan

15. Kalau dilihat dari awal debut, visual Eunhyuk banyak perubahan. Kata shindong "memang susah menyukai eunhyuk dari album pertama". Eunhyuk pun mengakuinya haha
Sumber gambar: koreaboo.com

16. Pemilik nama asli Lee Hyuk Jae ini memiliki senyum yang lebar sampai kelihatan gusinya. Itu yang membuat fanboy setia yang datang di acara Hello Coneslor menyukainya. Dan memang saat variety Masker Key, Eunhyuk dapat kartu emas petunjuk karena dapat polling tertinggi dalam idol dinantikan

17. Sejak diejek dipanggil ahjussi ia mulai pake masker wajah sebelum tidur cek deh di Why Not The Dancer ep 2. Hahaha. Makanya oppa jangan nyebut elf sebutan nenek di instagram

18. Jika dulu, Eunhyuk termasuk member terpelit. Tapi kalau ama dongsaeng loyal banget. Coba lihat di Why not the dancer ep 7. Eunhyuk mentraktir pakaian ke gikwang highlight dan taemin shinee

19. Jika kalian nonton Knowing brother ep 100. Awalnya ia ingin operasi plastik tapi oleh manajemen dilarang karena membutuhkan prosedur yang besar. Gak usah oplas cukup rajin perawatan oke ok oppa. 

20. Paling gak suka lama- lama berada di cafe yang cantik. Lihat di super tv ep 9

21. Salah satu member yang tidak bermasalah. Aku kurang ngerti maksudnya apa tapi menurut member suju di ep 10 super tv demikian

Komentar: aku pengen nulis tentang ini tapi ketunda mulu. Bagi kalian yang baca ingin menambahkan silakan. Aku tidak menambahkan informasi yang sudah ada sebelumnya karena ingin tulisanku orisinil ya. Aku dapat informasi kebanyakan dari tayangan variety