Senin, 11 Desember 2017

Fakta Running Man eps 343 (Choi Tae Joon, Kang Han Na, Lee Se Young, Park Jin Joo dan Umji Gfriend)

Kang Hanna ternyata jago balet. Yang pernah main Scarlet Heart Ryeo jadi yeon hwa


Park Jin Joo yang pernah main film Sunny berkarakter jago berdebah diminta Je Suk untuk mendebahnya. Jaesuk sungguh sakit hati dibilang potongan roti Ia jago menyanyi lagu Onara (OST Jang Geum)



Choi Tae Joon memohon pada personel Running Man ingin berpartner dengan Song Ji Hyo. Juga mampu meniru orang lain. Kebetulan diminta meniru Lee Sung Gyun



Untuk menentukan siapa couple mereka dari memilih gambar yang dibuat sang wanita. Daebak apa yang dimau tepat sasaran. Choi Tae Joon dapat Ji Hyo. Suk Jin dapat Kang Hanna karena dari awal semua menjodohkannya sesama baju putih seperti dokter hewan. Padahal ekspresi Hanna enggan. Kecuali Kang Soo yang sering berpartner Jeon So Min



Permainan ini mengenai pasangan pelit, siapa terbanyak mendapat uang dialah pemenangnya
Menurut aku Umji Griend penerus Song Ji Hyo karena bakat lucky seperti Ji Hyo dan kuat

Selasa, 05 Desember 2017

Rekap The day after we broke up ep 6



All image credit and content copyright : KBS

Angel Demon mengatakan bahwa kalian berdua bisa bertahan hidup jika saling jatuh cinta. Dengan memenuhi syarat itu, Da In selalu menulis peristiwa kenangan bersama Yoo Tak ke kotak surat di belakang Angel Demon. Segera Da In menemui Yoo Tak. Da In pun ke apartemennya dan berpelukan. Untuk mengenang satu tahun bersama makan di restoran. Awalnya Da In keberatan dengan tempat dan harganya, Yoo Tak pamit ke toilet. Saat itu, dihampiri oleh manajer restoran ada yang bisa dibantu. Oleh Yoo Tak meminta persiapan selebrasi satu tahun bersama dengan pacarnya. Da In menunggu Yoo Tak kembali dari toilet, datanglah serombongan pramusaji menyanyikan satu tahun bersama. Karena malu, Da In mengucapkan terima kasih agar cepat pergi. Yoo Tak kemudian menyanyi dengan bermain piano. Da In senang melihatnya




Da In memeriksa tumornya. Dokternya heran keajaiban meski tumor tidak hilang tapi berhenti menyebar sebagai pertanda baik. Da In senang berharap bisa bertahan hidup lama. Kemudian, Da In dan Yoo Tak melihat langit bersama memutuskan berpergian bersama untuk hidup menua bersama. Saat memutuskan pergi ke motel, Yoo Tak tak punya uang oleh karenanya mengamen. Dengan jerih payahnya akhirnya bisa ke motel.





Keesokannya, Da In dicuekin oleh Yoo Tak saat menunjukkan lagu baru. Selanjutnya mereka pergi makan, tetiba hp Yoo Tak dapat pesan untuk membayar tagihan kartu kredit. Melihat itu, Da In juga cemas. Band Yoo Tak berlomba di sebuah agensi sayangnya saat tampil, Yoo Tak sakit tenggorokan oleh dewan juri meminta berhenti tampil. 





Di ruang ganti, Da In meminta Yoo Tak pergi ke dokter bareng untuk memeriksa tenggorokannya. Namun oleh Yoo Tak dibalas kesal karena tak menghargai impiannya yang ada menuruti permintaan dewan juri padahal bila dikasih kesempatan mampu. Rekannya juga kesal dengan emosi Yoo Tak. Yoo Tak pun meninggal mereka dan mabuk sendirian. Saat mabuk Yoo Tak mengungkapkan kekesalannya ke Da In. Da In pergi ke toko parfum saat itu waktu berhenti dan Da In menyadari kedatangan Angel Demon. Ia berharap bisa mati dengan kenangan indah. Angel demon mengatakan menentang takdir tak mudah.
Melihat itu, Da In menemui KG Entertaiment untuk mengkontrak Yoo Tak. Da In merekomendasi Yoo Tak pada Kang Hae Su. Namun ada syarat ialah harus putus dengan pacarnya dan duet dengan Boyu. Da In mengiyakan meski berat hati. Namun di luar itu, ia menangis sakit hati.
Saat Yoo Tak dapat panggilan KG Entertaiment, Da In membersihkan apartemen Yoo Tak dan menyiapkan semua *ini cerita eps5-8 dari Da In kembali ke Da In memutuskan putus dengan membersihkan ruangan dan Yoo Tak di luar.



Senin, 04 Desember 2017

Rekap The Day After We Broke Up eps 5

All image credit and content copyright : KBS

Da In tengah berada di tempat yang penuh embun, kemudian angel demon datang dengan membawa jam pasir sebagai penanda waktu takdir buatnya. Da In menerimanya. Da In bangun tidur, di kalender sudah ditandai tanggal 4 Oktober yang penantian takdir datang padanya. Untuk menyiapkan hal itu, ia foto sendiri sebagai perpisahannya. 
Di saat yang bersamaan dimana Yoo Tak mengulang waktu tanggal 4 Oktober dengan boring karena kejadian yang membuatnya frustasi tempo lalu. Bila mana Yoo Tak membuka kulkas penuh persediaan makanan berbeda dengan kulkas Da In yang kosong




Da In mendatangi band indie yang mengingatkannya tempo tujuh tahun yang lalu. Yang mana saat itu, Da In masih pelajar SMA duduk sendirian di depan band One More Time. Yoo Tak melihat Da In yang sedang duduk sendirian memintanya menjadi audiens pertama. Da In kala itu baru duduk, dan telinga penuh headset kaget diminta seperti itu. Ia pun mendengarkannnya.



Di Sekolah, Da In menjadi bahan bullyan di sekolah hingga di rumah sakit, orang tuanya mengantar ke dokter. Sang dokter menyerahkan botol obat 3 kepada Da In. "Mengapa? Anda akan memenangkan Hadiah Nobel untuk mengobati tumor otak dengan vitamin" sinis Da In
Ortunya menggertaknya karena sikapnya yang kurang ajar. Di rumah Da In kesal pada orangtuanya, 

"Saya baru berusia 19 tahun, tapi memikirkan kematian adalah sesuatu yang sangat alami bagiku karena hidup lebih merupakan siksaan. Saya lebih baik berdoa jangan bangun besok. Sebaiknya aku meminta Tuhan untuk membawaku sebelum hal-hal menjadi lebih buruk" kesal Da In sambil pergi lari ke kamarnya. 
Selang dari itu, Orangtuanya Da In meninggal karena kecelakaan. Da In frustasi di kamar mandi sendirian dengan rambut yang sudah rontok. 

Yoo Tak datang ke dokter untuk memeriksa tenggorokannya, namun oleh dokter melarang bernyanyi karena bengkak. Tentu saja Yoo Tak menolak sarannya karena ia seorang penyanyi. Selesai itu, Yoo Tak melihat Da In yang dikepung oleh perawat karena memberontak ingin pergi dari rumah sakit. Sesudah sadar dari biusnya, Da In memutuskan kabur setelah melihat jam pasir takdirnya. Saat pergi ke taman berjumpa Yoo Tak yang sedang bernyanyi. Yoo Tak melihatnya langsung menghampirinya karena sebuah kebetulan sekali berjumpa lagi setelah melihatnya di rumah sakit. Da In pun pergi dengan acuhnya.



Di sebuah pantai setelah di hari makam orang tuanya, Da In duduk sendirian sampai temannya mencibirnya karena hidupnya yang menyedihkan sampai malam tiba. Angel demon kaget bagaimana bisa Da In bisa melihatnya. 
"Unnie, kamu bisa melihatku?" tanya Angel Demon. Da In hanya bengong tanya balik
"Aromanya sangat kuat"
"Bau apa" tanya Da In
"Bau Kematian. Itulah kenapa saya dapat merasakan kematian dari Unnie" balasnya
Angel Demon pergi dan Da In melihat jam pasir yang berada di istana pasir yang dibuat Angel Demon. Segera membawanya dan meletakannya di taman keesokannya. Dengan tekad, Da In tak ingin menjadi mayat hidup di sisa ajalnya oleh karenya dia bertekad menikmati hidup yang disukainya



Da In datang ke konser indie One More Time, setelah puas melihatnya. Ia senang. Keesokannya dikelas. Temannya menanyakan apakah ia sedang berdandan. Da In heran dan menanyakan maksud temannya. Temannya pun memake- over dan mengantarnya ke pet shop. Sesampainya, temannya meninggalkannya dan Yoo Tak kala itu kerja di sana langsung menghampirinya mengatakan " Dia pacarku" Sejak itu mereka jadian. Dimana Yoo Tak menyatakan perasaannya setelah menyanyi (*kembali kejadian episode pertama). Da In di rumahnya senang, saat menoleh lemari pakaian ada pintu, ia memasukinya dan menuju padang ilalang didepannya angel demon. Da In duduk bersimpuh memohon bahwasanya dia ingin hidup beri dia kesempatan






Komentar:
Maafkan aku kalau sinopsisnya membingungkan, aku juga gak tahu kalau cerintanya bakal 2 sisi dan ada flashback



Minggu, 03 Desember 2017

Recap The Day After We Broke Up ep 4

All image credit and content copyright : KBS

Yoo Tak segera bangun dan langsung merusak motor pengantar makanan dan menggantinya. Berharap ia dengan rem blongnya tak melukai orang Moon Da In. Yoo Tak bergegas bertemu dengan Moon Da In di apartemen untuk pergi jauh. Tentu saja, Da In heran dengan kelakuan Yoo Tak apa yang terjadi. Saat di pom bensin
"Jika sulit bagimu untuk mengatakannya,apakah aku harus pergi dulu?" kata Da In
"aku mencintaimu" balas Yoo Tak



Kemudian mereka pergi ke makam orang tua Da In. Bisa dibilang memperkenalkan pacar ke ortu. Selesai itu, Da In melihat Yoo Tak yang sedari tadi memelihat jam. Da In menanyainya dibalas Yoo Tak tak ada apa- apa. Yoo Tak mengajak Da In ke hotel bersama, Da In berlarian sambil melet tak mau (gaya manja) namun tanpa dilihatnya mobil menghadangnya. Da In terluka dan dinyatakan meninggal. Yoo Tak kesal langsung merusak properti rumah sakit



Karena ulahnya masuk penjara. Seketika waktu berhenti, angel demon datang
"Sudah kukatakan itu tidak akan mengubah apapun.Bahkan pergi ke Amerika atau Afrika tidak akan melakukannya.4 Oktober jam 8:23 siang  adalah hari yang menentukan baginya." katanya
"tidak  Harus ada jalan..." bantah Yoo Tak

Yoo Tak bangun segera buka hapenya untuk mencari tempat teraman. Da In dibawa kesana. Melihat kelakuan Yoo Tak yang tak masuk akal tentu saja Da In marah. Seketika Da In memegang dadanya. Segera dibawa ke rumah sakit. dokter bilang ya kamu bisa pergi setelah beristirahat sedikit.
"Dia tidak akan mati?" tanya Yoo Tak
"Apakah kau ingin dia mati?" balasnya
Da In menjelaskan bahwa ia adalah pacarnya. Yoo Tak bersorak gembira dengan melewati waktu yang diperkirakan sudah terlewati.. Namun dokter dan suster berlarian ke ruangan Da In
"Ini adalah kasus yang sangat jarang terjadi, tapi dalam hitungan detik, darah di dadanya telah bergumpal" kata Dokter
Yoo Tak jatuh lemas, angel demon datang melihat jamnya. Saat memejamkan mata, Yoo Tak tetiba di ruangan gelap saat menyisir ruangan ada Da In namun dikejar langsung menghilang.



Saat bangun tidur
Yoo Tak menemui ayahnya bermain bisbol, angel demon datang meminta makan. Oleh mereka bertiga makan.
"Tidak peduli apa yang saya lakukan, tidakpeduli berapa ribut-ribut aku buat,Aku tidak bisa menyelamatkannya Dad " frustasi Yoo Tak
"Kamu bilang kamu tidak bisa menyelamatkannya. Usahamu tidak ada gunanya.Pergilah mewujudkan momen terakhirnya dengan kamu yang bahagia dan mudah diingat. Tidak perlu hidup lama sekali.Tidak perlu hidup selama 100 atau 200 tahun.Bahkan jika kamu mati sekarang,  jika kamu bahagia, kamu akan bahagia dalam ingatanmu.Jika kamu tidak bahagia, itu akan menjadi kenangan mengerikan.Oleh karena itu, setidaknya kamu harus membuatnya bahagia." balas ayahnya
Yoo Tak pergi langsung menemui Da In. Da In sedang di toko musik, kontan Yoo Tak memberi earphone dari belakang, Da In menoleh ke belakang tersenyum. Malamnya di perkemahan
Yoo Tak menyanyi untuk Da In, senang mendengarnya sekaligus nostalgia tempat kenangannya saat SMA. Melihat tempat penuh kunang- kunang tanpa disadari Yoo Tak melihat jam segera untuk meninggalkan tempat.
Saat mengendarai mobil, remnya blong. Kontan Yoo Tak panik, Da In memenangkan. Da In melepas sabuk pengaman, dan berdiri *mobilnya saat itu atapnya terbuka.
Da In berdiri langsung menjatuhkan diri. Anehnya mobil langsung berhenti, Yoo Tak berteriak bergegas menemui Da In terkapar