dr Brain

10 August 2022

Saat sinkronisasi otak, JaeYi tak percaya dirinya koma karena dia tak mungkin meninggalkan suaminya dr Sewon dan putranya DoYoon. dr Sewon menenangkannya apakah dia ingat dimana posisi DoYoon berada. Jaeyi mantan peneliti pasti paham bila sinkronisasi otak berhasil bila JaeYi mati. JaeYi bunuh diri dengan lompat gedung tinggi. dr Sewon berusaha menahannya namun gagal menyelamatkan. Saat terbangun, JaeYi sudah meninggal dan meminta tolong menginduksi jantungnya pada dr Hong. Meski berbahaya namun arwah JaeYi akan ada di depan matanya seperti detektif Lee saat ini. Detektif Lee melihatnya dari jauh. 
dr Hong menyiapkan bak berisi es batu untuk meminimalisir resiko terburuk pada dr Sewon. Setelah sinkronisasi otak, JaeYi tahu bahwa posisi DoYoon berada di klinik penelitian ayah angkatnya. Saat transfer file ke flash disk sebagai bukti, sekretaris dr Myung datang ternyata ingin membunuhnya dengan dalih overdosis obat- obatan. Di sela sekarat, JaeYi melemparkan flash disk dikolong lemari ruang tamu. 
dr Sewon terbangun dan meratapi istrinya mati terbunuh bukan karena bunuh diri. Ia langsung mengambil flash disk di kolong lemari menemukan file tempat klinik penelitian dr Myung. Ia meminta Choi Soo Seok kira-kira ada tempat bekas penelitian yang mangkrak. Ternyata ada, dan langsung ke markas tsb. 
Sesampainya sekretaris dr Myung monitoring sinkronisasi otak dr Myung pada cucunya agar jiwa emosi dr Myung berpindah. dr Sewon dan dr Hong berusaha menyelamatkan DoYoon dengan ikut berpartisipasi sinkronisasi otak agar memori DoYoon terjaga. 
Choi Soo Seok juga membantu dr Sewon untuk menangkap komplotan para dokter yang membantu dr Myung. Selama sinkronisasi otak berjumpa dr Myung dan berusaha menyelamatkan DoYoon. Agar DoYoon mau keluar dari lemari, JaeYi menyuruhnya nyanyi lagu selamat tidur. Benar saja DoYoon keluar dari lemari dimana sewaktu kecil dr Sewon bersembunyi di lemari saat TK. Ia membawa keluar DoYoon yang terjebak di memori dr Myung. 

Saat terbangun, dr Sewon dan dr Hong panik karena alat sinkronisasi otak berbunyi bahaya, merasa terperangkap tak bisa keluar dari bilik kaca maka melindungi DoYoon dengan balik jas agar pecahan kaca saat meledak tak melukainya.

Choi Soo Seok menangkap para dokter yang membantu penelitian dr Myung meski dr Myung meninggal karena sakit saat sinkronikasi otak tak tertolong. DoYoon dan dr Sewon mengunjungi makam JaeYi dan terlihat JaeYi dari jarak jauh melihatnya dengan senyum
Choi Soo Seok mengabarkan bahwa sekretaris dr Myung kabur dan meminta tolong untuk ditangkap karena dialah yang membunuh istrinya. Saat selesai menidurkan putranya, tetiba arwah dr Myung datang menjumpai dr Sewon 


Komentar
Wah sebenarnya ini dibuat film bagus kek film barat. Ceritanya hampir mirip science fiction barat pada umumnya. Tapi penelitian kek gitu di zaman sekarang sepertinya ada kali ya meski tidak ditunjukkan. Bakalan ada season 2 kayaknya mengingat akhir cerita menggantung

Namun saat mencari berkas nama putranya DoYoon malah menemukan foto dr. Hyun bersama dr Myung di mejanya.  Dokter yang pertama kali merawat dr Sewon saat masih kecil, Dr. Myung, berdiri dengan rekan sejawat profesi. Berkat sinkronisasi otak pada kucing Mika membuatnya jago lompat dari lantai dua sehingga berhasil kabur.

Sementara itu, Choi Soo Seok telah menemukan dr Hong, peneliti hilang yang membantu dr Sewon menyelaraskan dengan mayat pertamanya, di tempat biara kuil.  Tapi  saat pergi ke ruangan dimana ia sempat berjumpa sersan Park sayangnya sudah tewas terbunuh oleh komplotan dr Myung. 
Semua orang yang terlibat semakin dekat dengan kebenaran.  dr Hong memberi tahu Choi Soo Seok tentang dipekerjakan di klinik tempat dr Myung bekerja.  Dia pikir itu adalah kesempatan seumur hidup sampai dia menyadari mereka bereksperimen pada anak yatim dan tunawisma dan orang-orang seperti dr Sewon, yang keluarganya tidak dapat mengganggu penelitian.  Jika mereka membunuh seseorang atau menghapus ingatan suatu subjek, tidak masalah.
dr Sewon mengunjungi dr Myung, yang merawatnya setelah ibunya meninggal.  Dia mengejek dr Sewon tentang kehidupannya yang seperti robot sejak putranya meninggal.  Dia menceritakan sisi ceritanya kepada dr Sewon mengenai dr Hong yang selama ini memberikan informasi padanya yang tak lain dr Sewon dan ayahnya dr Myung satu tim penelitian. Tentu saja dr Sewon tak percaya. 
Ternyata dr Hong di lab Sewon untuk mengawasinya saat dia bekerja.  Dia adalah orang yang memberi tahu dr Myung bahwa Junki Lim menyewa detektif Lee untuk menyelidiki dr Sewon setelah istrinya Jaeyi meninggal dan dengan demikian bertanggung jawab atas kedua kematian mereka. dr Myung membuat mereka semua terbunuh.  Dia tidak bisa menghadapi pergi ke polisi karena dia pikir dia akan bertanggung jawab.  dr Hong mencoba dengan caranya sendiri untuk membantu menyelesaikan kasus ini dengan membawa dr Sewon ke mayat detektif Lee  sehingga dia bisa menyelaraskan otak dengannya dan mengetahui kebenaran pembunuhannya.

Choi Soo Seok menuju ke lokasi ditemukan mayat yang mana membunuh sersan Park dan detektif Lee. 

Motivasi dr Myung adalah ingin bisa menanamkan otak lama ke dalam tubuh baru. Ini sangat penting bagi dr Myung, karena dia sendiri berada di ambang kematian. Sekretaris Myung memukul Sewon dengan jarum suntik dari sesuatu yang kuat sebelum dia bisa mendapatkan jawaban dari orang tua itu.
Dia bangun sendirian di apartemennya tanpa banyak petunjuk tentang apa yang harus dilakukan sekarang dan tidak tahu di mana dr Myung menahan Doyoon tapi mungkin Jaeyi melakukannya. Arwah Detektif Lee muncul di hadapan Sewon untuk memberinya inspirasi untuk menyelaraskan dengan istrinya, sebuah proses yang tidak stabil yang akan membutuhkan tangan kedua.  Dia tidak dalam mood untuk memaafkan Namil Hong, tapi dia satu-satunya yang memenuhi syarat untuk membantunya sekarang, jadi dia tetap memanggilnya.  Keduanya harus bekerja sama jika mereka memiliki harapan untuk menyelamatkan Doyoon. Saat sinkronisasi otak, meski tidak masuk akal karena JaeYi dulunya seorang peneliti pasti paham kenapa dr Sewon bisa masuk ke dalam memorinya. 

04 August 2022

All content from Apple TV+

Putri Junki, HeeJin menggambar kupu-kupu yang rumit dengan ilustrasi seorang anak laki-laki kecil dan seorang wanita, dr Sewon melihat ini sebagai tanda bahwa bocah itu masih hidup. Choi Soo Seok memperingatkan bahwa dia masih tersangka pembunuhan meski telah menyelamatkan HeeJin

Namun dr Sewon mati-matian menemukan dr Hong. Namun, dia tidak sendirian dalam pengejaran ini dibantu Choi Soo Seok juga mengejarnya.

dr Sewon kembali untuk melihat JaeYi yang masih koma. Saat menggenggam tangannya tidak yakin apakah ini bisa menjadi perasaannya langsung atau dari Junki. Tepat pada waktunya, hantu detektif Lee  muncul, mendorong dr Sewon untuk kembali ke dasar dan memulai dari awal lagi dari sebagian dari itu datang mengunjungi rumah liburan untuk mencari petunjuk.

Sementara pengasuhnya mengalihkan perhatian para penjaga secara dr Sewon masih diawasi karena status tersangka belum bisa dicabut, dr Sewon menyelinap keluar dari rumahnya dan pergi. Ketika petugas akhirnya mengetahui apa yang terjadi, mereka mulai mengejar dr Sewon di jalanan. Soo-Seok juga mengetahui hal ini terus ikuti dr Sewon dan ia pergi mencari dr Hong
Rumah liburan telah benar-benar terbakar habis. Dia bagaimanapun ingat bagaimana api dimulai setelah melihat potongan-potongan yang terbakar di tanah. Sebuah piring di microwave terjadi percikan  api melalui rumah. Tempat itu tampaknya sengaja dibuat untuk menyebabkan ledakan, karena seseorang yang menuangkan bensin ke lantai merembes. Sementara Jae Yi keluar rumah, mencari Mikas kucing DoYoon yang melarikan diri, Doyoon tersingkir di tempat tidur. Tubuhnya diganti dengan anak lain, sementara tempat itu sengaja meledak. Berdasarkan ini bahwa Doyoon masih hidup, mengingat tubuhnya telah diganti, tetapi mengapa? Dan untuk alasan apa?

dr Sewon bertekad untuk mencari tahu kebenarannya. Dia menuju ke situs kuburan dan mulai menggali. Detektif Lee memperingatkan bahwa dia bisa didakwa dengan penodaan besar tapi dia tidak peduli. Setelah dr Sewon menggali tubuh, ia mulai mengambil sampel tulang, yang menegaskan bahwa anak itu bukan Doyoon.
Chou Soo Seok dan Sersan Park pergi ke rumah ibungmya dr Hong, melihat gelagat aneh ibunya tak mempersilakan masuk diam- diam diperlihatkan smartphone bertuliskan katakan tidak, langsung mundur. Apakah ibu dr Hong melihat foto pria di smartphone ini? Tidak. Ibu Hong ternyata disiksa dan kehilangan satu jari dan tampak terguncang. Para pelaku berhasil lolos kabur.

Choi Soo Seok terus menyelidiki, mengetahui bahwa dr Hong membeli tiket kereta KTX dan dia dalam perjalanan ke Hapcheon. Tampaknya tujuannya sebenarnya adalah kuil, terutama jika ada pamflet di rumahnya.

dr Sewon kembali ke rumah dan menyadari anak laki-laki yang menggantikan Doyoon tampaknya memiliki bekas luka operasi di kepalanya. Ini berarti dia bisa jadi salah satu pasien dr Sewon. Dia buru-buru menelepon Choi Soo-Seok untuk memberi tahu dia, tapi dia jelas sibuk di kuil.
dr Sewon pergi ke klinik anak Saeri tempat Doyoon dirawat. Di sana, dia menunggu dr Hyun di ruang tunggu sembari dia memperhatikan bentuk kupu-kupu yang sama seperti sebelumnya, tergantung di jendela. Mengingat HeeJin menggambar Doyoon di latar belakang, sepertinya dia berada di jalur yang benar.

drSewon tidak repot-repot menunggu dan langsung pergi menemui dr Hyun Soo-Jung. Dia setuju untuk menyerahkan catatan Doyoon tetapi dia mengulur waktu, berkomunikasi dengan Dr. Myung di komputernya. 
Ketika dr Hyun Soo-Jung meninggalkan ruangan, dr Sewon mulai menyelidiki dan tidak menemukan catatan Doyoon di komputer, dia menemukan foto dr Myung, yang kebetulan jadi ayah angkat atau yang merawatnya sejak ibunya meninggal. Bagaimanapun, dia berdiri bersama dr Hyun Soo-Jung bersama staf lain bersama-sama. Saat dia melihat dengan mata terbelalak kaget, pintu tiba-tiba terbuka

31 July 2022

dr Sewon membuka pintu dan mempersilakan masuk Lee Kang Mu. dr SeWon menceritakan bahwa plat nomer di rumah JunKi dirinya dan sudah meninggal. Lee Kang Mu tak percaya dengan cerita dr Sewon disangka gila efek sinkronisasi otak. Detektif Lee coba pikirkan siapa orang yang pertama bertemu. Langsung dr Sewon pergi ke ruang mayat tempat pertama kali sinkronisasi otak betapa terkejutnya bahwa itu Lee Kang Mu. Detektif Lee apakah dia, saat menghampiri memang benar itu mayat dirinya dengan wajah babak belur. Detektif Lee beranggapan dirinya hantu bukan memori kuat saat sinkronisasi pertama seperti yang dituduhkan dr SeWon
Choi Soo Seok kesal dengan dr SeWon saat nelpon lagi tak diangkat, bisa saja dia mempermainkannya. rekannya berkata sudah tahu lokasi dr SeWon, langsung bergegas pergi dan geledah laboratorium. dr Hong saat presentasi meeting dapat telpon, berhubung terus berdering maka mau gak mau izin keluar dan mengangkatnya. dr SeWon bertanya bagaimana dia mendapatkan mayat pertama, dr Hong menjawab dia asal, dr SeWon tak percaya, dr Hong bingung sekaligus kuatir apa ada gerangan dengan dr SeWon. Diputuskan bertemu jam 10 malam di Mal B Park. 
Di dalam mobil, detektif Lee tak bisa menunggu tapi ditahan oleh dr SeWon. Ingatlah detektif Lee memori terakhir sebelum meninggal, ia berkata sedang menyetir ke rumah JunKi. Dia mendapat kilas balik ke dalam ingatan detektif Lee yang menyebabkan kecelakaan itu. Detektif Lee sedang dibuntuti dan mencoba mengusir mereka dengan bersembunyi di luar jalan.  Saat detektif Lee pergi, sebuah mobil menabraknya dari belakang.  Memori mengungkapkan wajah Taegu dan rekannya.  Mereka membunuh detektif Lee karena mencari istri dr Sewon.

Kembali ke lab, dr Hong mencoba meninggalkan kantor tanpa menimbulkan kecurigaan.  Dia dihentikan oleh dr Yoo dan mengatakan kepadanya bahwa Sekretaris Yoon akan menghubunginya untuk membahas perilakunya.  Sewon dan detektif Lee pergi ke Mal B Park untuk bertemu dengan dr Hong, saat mereka menunggu dr Sewon memperhatikan seorang pria yang mungkin adalah Taegu si pelaku yang membunuh JunKi dan detektif Lee. 
Saat Choi Soo Seok dan sersan Park tiba di mal untuk menemukan dr Sewon, Taegu dan rekannya membuatnya terjebak di lorong.  Menggunakan kemampuan dari sinkronisasi otak dengan kucing, dr Sewon melawan mereka.  Tembakan memperingatkan dari Choi Soo Seok.  Taegu terbunuh, dan rekannya melarikan diri selama baku tembak.  Choi Soo Seok membawa dr Sewon ke kantor polisi dan tidak percaya padanya tentang mengakses ingatan almarhum atau ceritanya tentang Detektif Lee.

Setelah lolos tes poligraf, Sewon ditahan.  dr Hong kemudian mengunjungi ibunya sebelum bersembunyi meminjam mobilnya dan kartu kredit ibunya.  Kemudian, Choi Soo Seok menyadari bahwa dr Sewon benar, dan mereka harus menemukan putri Junki.  Dia membiarkan dia melakukan sinkronisasi otak dengan Taegu.  Ingatan Taegu mengungkapkan bahwa dia diperintahkan untuk membunuh detektif Lee dan Junki.  Dia dan rekannya meninggalkan putri Junki.  Tetapi setelah bertemu dengan sekretaris Yoon, mereka diberitahu bahwa putri Junki dapat menggambar semua yang dia lihat secara detail. Mereka harus membuangnya.
Taegu bertugas mengubur putri Junki hidup-hidup.  Tidak dapat melakukannya, Taegu menitipkannya dengan pacarnya.  dr Sewon menggunakan ingatan Taegu untuk menemukan pacarnya.  Di sebuah bar-restoran, mereka memberi tahu pacar Taegu bahwa Taegu sudah mati dan terlibat dalam kejahatan serius.  Dia mengakui putri Junki melarikan diri.  Setelah memeriksa apartemennya untuk memastikan gadis itu tidak ada di sana, dr Sewon mengira dia ada di suatu tempat di hutan.

Saat siang berganti malam, dr Sewon menggunakan kemampuan kucingnya untuk menjelajahi area tersebut.  Dia memperhatikan gerakan dan berlari menuju lokasi.  Dia menemukan dia bersembunyi di selokan tanpa cedera.  Di rumah sakit, dia bertanya di mana putranya dan membiarkannya menggambar.

Memori Jaeyi pada saat dr Se Won bangun tidur dari paginya. Jaeyi dengan senyum memandangnya, dr Se Won bertanya dimana DoYoon? Tidurlah atau mau mencarinya? Ternyata DoYoon dibalik selimut. DoYoon yang melihat Mika ( kucing ) keluar mengejarnya. Jaeyi melihat keluar jendela. dr Sewon tersenyum melihat Jaeyi menyentuh halus lengan Jaeyi namun respon Jaeyi dingin. dr Se Won melihat DoYoon keluar dari gerbang berusaha mengejar namun dihadang Jaeyi bahwa lebih baik DoYoon menjauh darinya. Kemudian memori berubah bahwa Jaeyi menjadi menangis saat dihampiri JaeYi berkata temukan DoYoon. 

JaeYi kejang-kejang langsung dr Se Won tersadar sinkronisasi otak dan melakukan pertolongan padanya dengan mencabut kabel sinkronisasi otak. Setelah stabil, dr Se Won merekam recording bahwa sinkronisasi pada orang hidup tak stabil karena gelombang otak tak pasti berbeda dengan gelombang otak orang mati dan kemungkinan berbahaya. Setelah pergi, monitor tentang gelombang otak dan jantung meninggi pada JaeYi apakah sinkronisasi membuat ada kemajuan
dr Brain

Bangun tidur mendapatkan telpon dari dokter Hong karena tak datang kerja. Ia tak perlu kuatir karena hari ini kerja di rumah. Sesaat keluar berjumpa dengan pengasuh kaget dr Se Won di rumah, ia berkata bekerja di rumah dan pengasuh tsb hendak ke bawah. Di depan komputer sembari memonitoring kamar Jaeyi dibalik cctv. 
Choi Soo Seok dan sersan Park baru mengetahui bahwa Jaeyi istrinya mau bunuh diri. Ia tak punya motif membunuh JunKi karena cemburu jika kalian tak percaya sambil berdiri untuk mengikuti arahnya. Choi Soo Seok dan sersan Park kaget dengan ruangan bawah tanah dimana JaeYi dirawat. Meski begitu tak mengubah status dr Se Won sebagai tersangka. Sesaat berjalan ke dalam rumah ia melihat gadis kecil berkeliaran di dalam rumah dan melihat putra dan gadis kecil tsb bermain di taman dan ada JunKi. Diperlihatkan JunKi mengendarai mobil di belakang kemudi ada JaeYi dan DoYoon. dr Se Won recording bahwa sinkronisasi otak dengan JaeYi tak sepenuhnya gagal. Ada coretan di catatannya bahwa DoYoon masih hidup, Heejin putri JunKi
Di ruangan otopsi, Sersan Park dan Choi Soo Seok menemukan tikaman mematikan tepat di dada dengan kedalaman 22 cm yang mengenai organ vital. Choi Soo Seok mengira bisa saja seorang dokter yang paham itu. Dokter yang mengautopsi menarik dan diperlihatkan lubang di kepala pria itu mengisyaratkan semacam ahli bedah yang bertanggung jawab dan berhati- hati. Detektif Lee Kang Mu duduk di taman. dr Se Won bertanya bagaiman istrinya dan JunKi bertemu. Ia berkata bahwa informasi yang didapatkan tak gratis kecuali disewa. dr Se Won menyewanya, detektif Lee berkata awal mula berjumpa di klinik kebutuhan anak tak bisa berkomunikasi. dr Se Won pening dan muncullah memori dimana JaeYi dan JunKi berjumpa di klinik anak Saeri sembari menunggu antrean. dr Se Won sudah memperingatkan untuk melarang datang kesana. Istrinya tak patuh padanya.
Detektif Lee berjalan- jalan sembari dr Se Won berdampingan padanya. dr Se Won bertanya bertanya bagaimana kabar Heejin. Tak tahu JunKi tapi bisa mengetahui putrinya. Detektif Lee tak tahu mungkin ikut kerabatnya sejak ayahnya meninggal. dr Se Won ingin tahu tentang putranya. Putranya yang mati karena kebakaran. dr Se Won menarik lengan detektif Lee seberapa banyak tahu tentang dirinya. Detektif Lee mengajak ke rumah JunKi. 

Bersama-sama mereka menuju rumah JunKi dan mulai melihat-lihat. Anehnya dr Se Won tahu password rumah JunKi apa tidak dicurigai. Saat memasuki lorong ke ke arah dapur tetiba kilatan semacam ditusuk benda tajam. Detektif Lee membantu menenangkan dr Se Won yang panik

Detektif Lee tak peduli sinkronisasi otak bahwa tapi sikap dr Se Won mengetahui password rumah JunKi sudah mencurigakan. Sementara itu, dr Se won menuju ke kamar HeeJin, ia menyenteri semua gambar yang ada dinding saat duduk di tepi ranjang teringat kembali memori JaeYi memberikan kucing Mika pada HeeJin. HeeJin bertanya kenapa? Karena DoYoon bertemu di surga. HeeJin berkata bahwa tadi pagi berjumpa dengan DoYoon. JunKi yang mendengarnya untuk berhenti omong kosong. CCTV terlihat bahwa dr Se Won pergi ke ruangan mayat JunKi. Sersan Park dan Choi Soo Seok sudah mencurigai dari awal. 

Melihat ekspresi dr Se Won apakah dia ingat sesuatu saat melihat kolong kasur teringay HeeJin menyimpan Mika ke dalam harta Karun kolong kasur. Di dalam kotak di bawah tempat tidurnya, dia menemukan sebuah amplop terdapat alamat nenek HeeJin. 
Sementara itu seorang pemuda ( kemungkinan pembunuh ) datang ke supermarket membeli cutter besar, lakban4 biji dan beberapa coklat. Kasir yang melayaninya dengan takut barcode barang belanjaannya. Di mobil sudah ada ahjussi yang menunggu di parkiran supermarket

Saat keluar rumah JunKi, detektif Lee memperhatikan ada bangkai kucing. dr Se Won menyadari itu kucing DoYoon, Mika. Namun, saat dipegang masih hangat. Jadi tentu saja dr Sewon memutuskan untuk sinkronisasi otak dengan kucing Mika. Detektif Lee menyarankan pergi ke rumah nenek HeeJin namun ditolak alasannya neuron orang mati tak bertahan lama. 

HeeJin sedang tidur mendengar sesuatu keluar kamar dan melihat kedua pria yang di supermarket membekap neneknya dan putrinya. Ahjussi menanyakan apakah dia HeeJin yang dijawab diam saja langsung dibekap.

dr Sewon kembali ke lab dan mendorong detektif Lee untuk meninggalkannya karena lab adalah area terlarang. Meninggalkan mobil, detektif Lee hendak ke rumah nenek ditahan biarkan dirinya saja. Detektif Lee tersinggung apakah dr Sewon tak mempercayainya. dr Sewon berkilah bahwa ada yang ingin ditanyakan pada nenek HeeJin.Detektif Lee berpesan bahwa keduanya saling kabar dan menggali lebih dalam kematian JunKi. 
Sinkronisasi otak dengan kucing berlangsung sempat JunKi terjatuh dari ranjang peneliti karena mengikuti memori kucing yang melantai, memori sempat dipertunjukkan pandangan kucing bersama DoYoon, JaeYi bahkan di rumah JunKi kemungkinan diperlihatkan wajah pembunuh JunKi. dr Sewon akhirnya terbangun setelah dibangunkan dr Hong. dr SeWon meminta dr Hong kucing Mika tsb ditaruh di tempat pendingin dan urus semuanya sementara dia pergi. dr Se Won pergi ke rumah nenek HeeJin sembari recording bahwa sinkronisasi dengan kucing memiliki sudut pandang layaknya kucing dari visual dan suara nyaring. Sesampainya rumah nenek HeeJin di santroni polisi. Ternyata HeeJin, nenek dan putrinya menghilang. dr Se Won bingung mau harus mencari kemana.

Namun, refleks dr Sewon jelas jauh lebih baik sekarang dan dia bahkan menangkap bola bisbol secara tiba-tiba. Dia mulai melihat dunia secara berbeda, lebih tajam dan terdefinisi melalui pengalamannya dengan Mika. Dia menyimpulkan bahwa sifat kucing tampaknya telah ditransfer ke dirinya seperti kebiasaan JunKi ditransfer padanya. Ia mencoba berjongkok seolah kucing Mika memunculkan plat nomor,05 NA 2046. Ia menelpon Choi Soo Seok untuk meminta bantuan padanya soalnya dia baru saja pergi ke rumah nenek HeeJin bahwa Neneknya, putri dan HeeJin menghilang, siapa tahu plat 05 NA 2046 petunjuk pelaku yang membunuh JunKi. 
Choi Soo Seok kaget tak habis pikir dengan pola pikir dr SeWon. Menariknya, saat dicari plat nomer tsb memunculkan lulusan akademi kepolisian bernama Lee Kang Mu. Ia menelpon dr SeWon menelepon dr Sewon dan memberi tahu dia, plat nomer itu Lee Kang Mu seorang aparat kepolisian yang sudah meninggal 4 hari yang lalu. dr Se Won kaget dengan ekspresi datar saat pintu rumahnya digedor gagang pintunya, ia memutuskan telponnya dan menanyakan siapa? Lee Kang Mu



Musim Gugur 1990 Seoul 
Ditunjukkan suasana paud dimana anak kecil sedang bermain namun dibalik pintu lemari didalamnya ada sesosok anak kecil laki- laki yang mainin lampu senter bewarna. Lingkungan sekitar berkata dirinya berbeda dari anak-anak yang lain. Benda apa pun itu,
aku ingin membongkar dan memahamiapa yang tersembunyi di dalamnya. Saat mengintip buka pintu lemari terlihat apar ( alat pemadam kebakaran warna merah yang buat padamin jika ada api kebakaran ). Tetiba suasan kelas jadi gaduh. Se Won mendapat teguran oleh guru. Ibunya bergegas datang lihat dari jendela langsung ambil posisi gurunya. Ibunya berbincang berdua dengan gurunya bahwa Se Won butuh bantuan profesional dilihat Se Won dengan santai memainkan bisa APAR. Ibunya meminta maaf untuk putranya. Ia juga menasihati Se Won bahwa dalam kondisi apapun akan tetap di sisinya. Meski Se Won memainkan senter mainannya.
Diperlihat suatu rekaman layanan rumah sakit, Se Won bermain rubik dengan cepat dan oleh tenaga profesional memberikan pujian. Ibu dan sang dokter mengatakan Se Won berkembang pesat kemampuan kognitif namun hubungan sosial tak ada perkembangan. Diberikan lah brosur terapi Disorder SPEKTRUM AUTISME (ASD)? Ibu Se Won kaget dengan biaya mencapai 1000 dollar per bulan. 
Sepulang dari Rumah Sakit, Se Won kala itu naik sepeda dan ibunya termenung sampai tertabrak truk. Se Won yang melihat ibunya tewas di depan matanya langsung ikut pingsan. 

Sang dokter memeriksa otak Se Won berdasarkan scan MRI bahwa tak ada emosional dalam otaknya. Se Won pun ditanya tentang apakah masih ingat kejadian kecelakaan ibunya. Se Won bertanya mau versi pendek atau versi panjang. Versi pendek bercerita ibunya sedang berjalan dan tertabrak. Versi Panjang plat nomer 7 Seoul 1947 dengan sopir baju biru melotot menabrak ibunya dan ibunya berkata Se Won. 
Sang dokter terus meneliti kemampuan otak Se Won yang unik dan Se Won kecewa dengan ibunya yang ingkar janji katanya bakalan terus disisinya. 

Dr Brain

Saat membuka mata Se Won sudah menjadi pria dewasa. Kemudian ada jurnalis yang terburu- buru datang terlambat untuk hadir seminar dr Se Won. Se Won memaparkan bukti penelitian sinkronisasi otak. Tentu saja membaca isi pikiran orang lain membantu dunia medis tapi melanggar hukum. Untuk mengatasi hal tsb diperlukan hukum yang mengatur hal itu karena penelitian dia bakalan terbukti. 
Selesai seminar ada acara makan- makan, dr Se Won sendirian dan kemudian didatangi jurnalis wanita mengenai motif penelitiannya. Jurnalis tsb bisa menjelaskan bahwa tanpa motif penelitiannya sudah menarik. Jurnalis tak mau kalah bahwa dia mengetahui latar belakang keluarganya yang mana semasa kecil pernah melihat ibunya tewas di depan matanya dan riwayat kesehatannya. Keberatan disinggung kehidupan pribadinya, dr Se Won ngacir pergi. 
Besoknya di laboratorium sedang meneliti terkait otak tikus untuk penemuannya. Saat sinkronikasi otak tikus hitam dan putih ternyata gagal itupun sudah ke 32. dr Hong yang menemani sekaligus rekannya untuk istirahat dan mengajak pergi minum itupun semuanya ditolak. Rekan dokter yang lainnya mengolok dr Hong yang setia dengan dr Se Won buat apa berempati dengan orang tak punya empati. dr Hann juga tak kalah julid bagaimana bisa tak ada empati saat kehilangan istri dan putra. 

dr Se Won sedang makan malam di restoran sushi, saking langganan. Pemilik resto mengajak minum namun tak dihiraukan. Sesmpai di rumah saat melihat kamar putranya. Flashback kehidupan rumah tangganya. Meski diakuinya bukan sosok suami dan ayah yang baik ia mencoba berusaha sampai suatu ketika istrinya mencari kucing kesayangan putranya Mika. Namun oleh dr Se Won tak usah bahwa putranya baik- baik saja karena dirinya tak perlu kucing tapi hidup nyaman. Istrinya tak setuju karena putranya Doyoon butuh Mika. Ia ingin putranya sedikit normal. Doyoon mendengar percakapan orang tuanya. Doyoon membakar dirinya sendiri. Ibunya menangis histeris belum bisa menerima kenyataan bahwa putranya meninggal sampai- sampai bertengkar hebat dr Se Won. Istrinya menyusul kepergian Doyoo. dr Se Won merasa gagal tak bisa menjaga istri dan anak. 
Kemudian ia kembali ke laboratorium saat sinkronikasi otak tikus hendak mencabut kabel eh melihat di monitor berhasil jika salah satu tikus mati. Subjek 77 berhasil bila salah satu subjek mati. Kemudian ia meminta proposal penelitian untuk minta mayat baru demi mendukung penelitiannya. Tentu saja dr Yoo menolaknya. Tak mendapat persetujuan ia meminta tolong rekannya dr Hong. Tentu saja ditolak berdasarkan nurani namun karena dr Se Won bersikeras dan nekat maka ia memberikan ide. 
Jadi saat malam hari, satpam patroli kemudian memergoki dr Hong dan dr Se Won hendak pergi ke kamar mayat. Satpam yang mengenali dr Hong mempersilakan tanpa negatif thinking. Sesampai di kamar mayat, dr Hong mempersiapkan mayat baru yang mana habis kecelakaan meski wajah babak belur tapi otaknya tak ada masalah. dr Se Won membantunya mencukur rambut kepala agar mudah saat penelitian ditempeli alat penelitian. dr Se Won juga bersiap untuk itu sebagai objek sinkronisasi otak. dr Hong dengan berat hati menekan tombol penelitiannya. 
Di dalam sinkronisasi otak, dr Se Won diperlihatkan batu berdarah layaknya seperti dipukul. Sementara itu, dr Hong kaget monitor dr Se Won berbunyi pertanda bahaya karena tidak ada detak jantung langsung alat dicabut melakukan CPR. dr Se Won membuka mata dengan kaget dan menarik nafas sedalam- dalamnya. Saat dr Se Won beranjak bangun langsung terjatuh.

dr Se Won diantar pulang oleh dr Hong. Sesampai di rumah dr Se Won ditanya perihal apakah masih tidak ingat, dr Se Won tetap berkata tidak. 
Saat hendak masuk gerbang ternyata sudah ada orang sedari tadi menunggu. dr Se Won bertanya siapa dia. Ia mengambil kartu nama di balik jaketnya ternyata dia detektif swasta Lee Kang Mu ingin bertanya keberadaan istrinya. dr Se Won tak menjawab, apakah dia mengenal Lim Jun Ki? dr Se Won bilang tidak. Apakah dia tahu bahwa istrinya dekat dengan Lim Jun Ki dan Lim Jun Ki tewas. dr Se Won menyuruh detektif Lee Kang Mu pergi. Sesaat mau meraih pagar, tetiba kepala dr Se Won pening .

dr Se Won mimpi buruk rangkaian kejadian ibunya tewas, putra dan mimpi buruknya langsung bangun karena ada bel. Saat buka pintu ada Choi Soo Seok dan sersan Park dari inteligen ST menanyakan kabar Jung Jae Yi, istrinya. Tentu saja dr Se Won tak menjawab apa yang sebenarnya. Menurut analisa Choi Soo Seok bahwa istrinya sudah lama tak tinggal bareng dengannya. Apakah dr Se Won tahu bahwa istrinya dekat dengan Lee Jun Ki yang mana dia tewas dibunuh 2 hari yang lalu? dr Se Won tak tahu. Tak mendapat jawaban yang memuaskan mereka berdua pergi. dr Se Won ingat dengan rekannya yang bekerja di keamanan nasional meminta tolong untuk mendapatkan akses mayat Lee Jun Ki 2 hari yang lalu. 
Setelah diizinkan waktu sejam untuk akses mayat Lee Jun Ki. dr Se Won eksekusi sinkronisasi otak dengannya. Dikasih flashback memori Lee Jun Ki. Di laboratoriumnya dia rekaman di recording bahwa sinkronisasi otak membuat detak jantungnya stabil dan tak ingat dengan jelas memori dari subjek. dr Se Won dengan mengejutkan mengajak rekan dokter untuk makan malam dan minum. dr yang lain bengong dengan perubahan sikap dr Se Won yang tak biasa. dr Hong bergegas mengikutinya. Pemilik sekaligus chef sushi kaget dengan kehadiran dr Se Won membawa teman dan mau minum. Di sini dr Se Won sangat ekspresif. Sementara itu Choi Soo Seok searching mengenai dr Se Won yang meneliti sinkronisasi otak sampai dijuluki dokter otak. Tak hanya itu ia menemukan latar belakang keluarganya sewaktu kecil melihat ibunya meninggal. Kemudian putranya meninggal karena ledakan gas. Dimanakah istrinya Jae Yi? 
Di laboratorium ia menulis di white board bahwa akibat sinkronikasi otak pada dirinya membuat tak hanya mengubah emosionalnya, tapi juga kebiasaannya seperti minum, suka musik bahkan minum kopi. dr Noh menyapa dr Se Won dan melihat isi tulisan pada white board mengira dr Se Won lagi menulis autobiografi. Setelah dr Noh pergi ia menulis bahwa tak menyukai dr Noh. Saat berkemas meninggalkan ruangan laboratorium, ia melihat sosok gelap di seberang jauh ruangannya hendak berlari padanya saat menyalakan lampu bayangan orang tsb tak ada. Saat menyetir mobil pandangan mata dia menjadi tak biasa seperti melihat orang menyebrang dengan kondisi wajah babak belur. Paling horror melihat ada seseorang di belakang kursi kemudi sampai dr Se Won ketakutan hampir menabrak orang menyeberang. Setelah lampu hijau menyala, kepalanya pening sampai- sampai ia berhentiin mobil dan keluar dengan kondisi seperti kehilangan nafas sesak. Gegara efek samping sinkronisasi otak membuat gelombang otak dia dan mending berbenturan menciptakan ilusi sampailah ada seorang gadis kecil berkata bahwa dooyoon belum mati. 
dr Se Won pulang ke rumah menuruni tangga ruang bawah tanah. Ia kepikiran perkataan gadis tsb sama dengan istrinya Jae Yi bahwa putranya DooYoon masih hidup. OMG ternyata istrinya belum mati tapi koma. dr Se Won sinkronisasi otak pada istrinya yang terbaring koma memohon dimana keberadaan DooYoon apakah masih hidup?



Apa jadinya ada penelitian sinkronisasi otak? Jika sinkronisasi hp kan semua akun terkronisasi jadinya kinerja hp lebih baik nah bila itu dilakukan manusia bagaimana? Di series drama dr Brain inilah ada sebuah penelitian sinkronisasi otak yang mana dilakukan oleh orang genius. Meski itu konyol dan berbahaya, penelitiannya berhasil bila subjek orangnya mati atau koma ke sinkronisasi orang hidup. 
Nah yang menjadi objek penelitiannya si dr Se Won alias dijuluki dr Brain kepada orang mati, orang mati tsb ternyata ada kaitannya dengan kematian putranya gegara kebakaran. Sebenarnya putranya DoYoon tak mati masih hidup, trus mayat untuk objek penelitiannya yang dibantu rekannya dr Brain, dr Hong sebenarnya ada udang di balik batu bahwa dia awalnya bantuin untuk jadi mata- mata tapi orang protagonis akhirnya. Istrinya dr Brain sedang koma bukan karena bunuh diri melainkan dibunuh setelah tahu dari sinkronisasi otak. Meski istrinya flirting pada pria lain, dr Brain tetap setia menemani justru menyalahkan dirinya gagal menjaga istri dan anak gegara fokus pada penelitiannya. Pelaku atau otak pembunuhan tak lain kerabat dr Brain alias ayah tirinya yang mana juga dokter seperti dirinya. Motifnya di sisa umur dan penyakit yang menggrogotinya ia curi penelitian dr Brain anak angkatnya untuk mentransfer sinkronisasi otak pada cucunya. Kan gila ya ayah angkatnya, bersyukur dr Brain berhasil menyelamatkan putranya. Tapi sepertinya bakalan ada season 2 entah kapan soalnya akhirnya menggantung

Wah nonton ini sungguh ga ketebak ceritanya dan seru banget. Genre yang aku sukai thriller dibalut science fiction. Akting para pemain juara sudah memiliki jam terbang trus ceritanya epik. Duh kenapa ga nonton sedari dulu. Oh iya series ini adaptasi dari Webtoon dengan judul yang sama. Webtoon Korea sepertinya bagus- bagus ya sampai banyak diangkat ke drama. 

Imakyu. Designed by Oddthemes