Baek Jong Won's Class
02 October 2024
Culinary Class Wars: Ketegangan Antara Chef Sendok Hitam dan Putih di Netflix
Saat ini, Culinary Class Wars menjadi perbincangan hangat dan menduduki peringkat keempat di Netflix Indonesia. Alasan saya tertarik menonton acara ini adalah banyaknya chef terkenal yang sering wara-wiri di televisi. Namun, banyak dari mereka yang tereliminasi, terutama para chef dengan bintang Michelin satu. Bahkan, dalam pertandingan 1:1, mereka takluk di tangan chef dari tim sendok hitam. Berikut adalah ulasan saya tentang beberapa tokoh utama yang menarik perhatian.
Paik Jong Won
Siapa yang tidak kenal Paik Jong Won? Beliau tidak hanya terkenal sebagai celebrity chef, tetapi juga sebagai pengusaha sukses di industri kuliner. Pengetahuan kulinernya, terutama tentang masakan China, sangat mendalam. Tak heran banyak kontestan ingin dinilai oleh beliau karena ia cenderung lebih menyukai makanan sederhana dan rumahan, bukan fine dining.
Ahn Sung Jae
Chef Michelin bintang tiga ini tampil dengan pengetahuan teknis yang luar biasa. Dia memperhatikan setiap detail, seperti kritiknya tentang dekorasi makanan dengan bunga yang tidak bisa dimakan. Menurutnya, jika suatu hidangan tidak dapat dimakan sepenuhnya, itu menjadi nilai minus. Kritik yang logis dan tajam ini membuatnya menjadi juri yang tegas namun adil.
Edward Lee
Edward Lee adalah chef yang pernah melayani jamuan makan di Istana Biru dan Istana Putih. Meski terlahir dan besar di Amerika, ia menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa, terutama dalam tantangan bisnis restoran. Ketika steiknya dianggap alot, ia mampu mengubah cara memasaknya untuk menyesuaikan keadaan.
Choi Hyun Seok
Dengan postur tubuh yang karismatik dan pengalaman yang luas di dunia restoran, Choi Hyun Seok menunjukkan keahlian memimpin timnya dengan baik. Ia dikenal oleh banyak penonton dari acara Please Take Care of My Refrigerator. Ia sangat pandai mengatur strategi untuk memenangkan permainan, mungkin karena pengalamannya tampil di berbagai acara TV.
Jung Ji Seon
Sebagai chef wanita yang dijuluki ratu masakan Tiongkok dan dimsum, Jung Ji Seon membuktikan bahwa jam terbang memang tidak bisa dibohongi. Meskipun sering menghadapi krisis, ia selalu berhasil bangkit. Salut untuk ketangguhan seorang chef wanita yang berani menghadapi dominasi chef pria.
Yeo Kyung Rae
Yeo Kyung Rae dikenal sebagai master masakan Tiongkok yang sangat dihormati, terutama di Taiwan dan Hong Kong. Meski tereliminasi dalam duel 1:1 melawan chef sendok hitam kotak besi, wibawa dan sikap legowonya patut diapresiasi.
Fabri
Chef asal Italia berbintang satu Michelin ini juga tereliminasi dalam pertandingan 1:1. Pengalamannya di Italia tidak cukup membantunya menguasai bahan-bahan Asia seperti ikan laut anyelir, yang akhirnya menjadi titik lemahnya.
Ahn Yuseong
Salah satu momen paling mengharukan bagi saya adalah ketika Ahn Yuseong tereliminasi. Dia adalah chef yang tenang dan lebih banyak bekerja daripada berbicara. Masakannya yang paling berkesan adalah tempura tendon yang pernah disajikan di Istana Biru. Namun, faktor usia menjadi kelemahan yang membuatnya kalah dalam kecepatan.
Bibi Omakase
Chef wanita tangguh ini belajar memasak dari membantu ibunya di restoran kalguksu. Keahlian memasaknya bukan hanya untuk hidangan mewah, tetapi juga untuk hidangan dalam jumlah besar. Pengalamannya ini sangat membantu dalam permainan tim.
Chef Park Jun Woo
Sebagai spesialis dessert dan pastry, Chef Park Jun Woo terlihat kesulitan dalam tantangan yang tidak sesuai dengan keahliannya, sehingga ia tereliminasi. Meski sering tampil di TV, acara ini mungkin bukan medan yang tepat untuknya.
Chef Bintang Tiga
Chef yang satu ini menunjukkan kepemimpinan yang tenang dan pintar. Ia tidak egois dan selalu tenang dalam menghadapi tantangan, sehingga mendapatkan suara mayoritas sebagai pemimpin tim.
Oh Se Deuk
Chef ini sering tampil di TV bersama Park Jun Woo, tetapi sayangnya ia juga tereliminasi dalam pertandingan melawan chef sendok hitam. Meskipun cukup populer, ia kalah dari lawan yang lebih taktis.
Penutup: Kenapa Culinary Class Wars Layak Ditonton?
Acara ini memang sengaja menyeimbangkan antara tim sendok hitam dan putih, sehingga apapun tantangannya selalu ada elemen kejutan yang menarik. Meskipun beberapa eliminasi terasa mengejutkan, ini adalah bagian dari konten yang seru untuk ditonton. Semoga para chef yang kalah tidak terlalu baper karena ini hanyalah konten hiburan.
Netflix memang sengaja menarik penonton Amerika dan ya memang buatan dari Amerika. Dengan poster Edward Lee tampil di depan dan ada kreator mukbang dubes Amerika di Korsel.
26 July 2022
Sedih deh ini adalah episode terakhir di musim ini. Apakah bakalan lanjut ga ya, soalnya penjelasan Paik Jong Won menggantung yang pasti Sung Si Kyung bakalan tetap ikut Paik Class jika ada season kedua. Nah sebagai siswa yang berpartipasi bakalan diuji masak masakan Korea dengan juri perwakilan dari ketua tim kru. Wah Fabri ingin masak ayam goreng selain suka ayam, Italia jarang hidangan ayam goreng waralaba kek Korsel apalagi saat kelas bikin ayam goreng Fabri sedang berada di Korsel. Moeka ingin masak Kimchijim karena sangat berkesan saking empuk dagingnya. Sedangkan Musa masak kentang jeon karena pecinta kentang.
Wah selama memasak diam- diam baik Paik Jong Won maupun Sung Si Kyung bantuin meski di depan nyinyir. Paik Jong Won memberikan saran dan bantu nyiram air sekitar halaman rumah agar saat memasak debu tidak bertebangan di makanan. Sedangkan Sung Si Kyung dibalik sifat arogannya dibelakang bantuin kek buatin saus untuk kamjajeon dan Moeka biar daging kimchijin matang empuk.
Wah sepertinya ketiga siswa kerepotan soalnya lupa- lupa ingat dan ga punya pengalaman kerja di dapur. Seperti Musa buat menggiling kentang pakai parutan manual padahal ada blender. Moeka lupa resep bumbu dan menakarnya gak dikira- kira kek masak untuk 2-3 porsi padahal satu kuali. Sedangkan Fabri sebenarnya jago masak mungkin gaya masak chef Michelin dengan gaya masak Korea beda kalo ya. Ciri khas Fabri kalau masak pasti ada celotehan pokoknya Fabri selalu bersuara tiap melakukan sesuatu.
Hingga pada akhirnya hidangan disajikan. Kentang jeon terasa keras karena kesalahan dalam memanggang di atas api mestinya apinya besar dan sedikit minyak. Sepertinya bikin kentang jeon mudah, selama ini jika ada kentang banyak di rumah hanya dimasak perkedel. Cara buatnya kentang digiling trus disaring. Pati kentang langsung dipanggang. Kimchijin bumbunya terutama kimchi buatku terasa asam jika kimchi dimasak tak baik. Buktinya Moeka kimchijin terasa sangat asam makanya dibantu bumbu dan daging yang bikin gurih. Yang juara dan disukai para kru adalah ayam goreng. Jelaslah warna coklat keemasan dan taburan bawang putih menambah nikmat gurih ayam goreng. Orang Korsel suka ya sesuatu dengan bawang putih sampai berlebihan.
Paling terbaru dan ga rela pas penutupan dengan sslam hormat dan foto bersama. Arghhh. Di tahun ini Sung Si Kyung ga megang variety show sama sekali semuanya berakhir. Alasan aku nonton ini tuh karena dia. Berharap ada season 2. Kenapa ya jika memang punya misi ingin mempopulerkan K-food kenapa tidak mengundang idol asing punya nama ketimbang influencer asing apalagi asal negara tsb tidak kuat pengaruh Korea. Seperti Italia, Rwanda, Polandia, Kanada, Rusia, Iran. Kenapa ga ada asal Asia Tenggara secara pengaruh kuat KPop kuat jadi mudah mencerna informasi K-food. Moga di season kedua ngundang idol asing siapa tahu rating naik dan banyak sponsor. Jadi bisa lihat Sung Si Kyung.
Sebetulnya aku kurang suka marketing atau branding apa- apa kudu depan K segala di segala sektor seperti KPop, K-drama, K-food dan lainnya soalnya itu terasa kapitalis. Teringat saat audisi Indonesian Idol, saat itu juri masih Ahmad Dhani ada kontestan ditanya mau nyanyi genre apa? Jawabnya KPop langsung dibantah bahwa KPop bukan genre lagu KPop sama kek lagu pop lainnya, teknik nyanyi juga sama seperti belahan dunia lainnya hanya bahasa berbeda. Tapi jika kalian memang ada pelajaran budaya Korea di sekolah atau universitas sepertinya nonton ini tuh nambah wawasan soal kuliner ada sejarah dan maknanya di setiap masakan.
23 July 2022
Syuting kali ini di Gangjin- Jeolla- do disana tempat pertemanan daging sapi Korea. Dipertunjukkan pertenakan sapi yang luas dan keresahan harga pakan yang mahal makanya nanem rumput sendiri untuk menghemat. Sayangnya ga dipertanyakan keunggulan sapi Korea dibanding sapi lainnya seperti Australia.
Nah mengenai daging sapi Korea atau dikenal hanuk atau hanook, maaf jika salah kata. Banyak banget daging sapi yang dibeli dari sirloin, tenderloin, pantat dan bagian daging lainnya. Paling mahal sirloin dan paling murah bagian pantat. Mahal dan murahnya berdasarkan kepopuleran atau paling laku bukan tingkat kualitas dan enak. Semuanya enak. Nah olahan daging sapi Korea dibikin irisan daging mentah dicocol minyak ikan. Sepertinya aku senasib Musa dari Rwanda tentu saja makanan mentah tak lazim di Rwanda. Sepertinya Asia Timur sering makan makanan mentah
Terus bagian brisket terletak di perut bawah biasanya dipotong tipis- tipis karena bisa dinikmati dengan lemaknya. Oh pantesan ya kenapa ada daging setipis kartu karena itu bagian brisket. Untuk menikmati daging sapi Korea dimulai cita rasa kuat. Pantes kenapa masaknya cuma digoreng dengan ditaburi garam.
Kemudian sisa daging sapi yang ada dibuat bibimbap Yokhe dan Fabri bikin tartare. Cara bikin bibimbap yang simpel tak perlu butuh waktu lama berbeda dengan Fabri butuh waktu 70 menit bikin tartare. Sama- sama makan daging mentah dengan bumbu rempah khas negara masing- masing. Sepertinya aku ga cocok dengan kedua masakan tsb. Respon Musa dari Rwanda juga ga disorot wkwkwk.
20 July 2022
Gak tahu kenapa syutingnya selalu di provinsi Gangwon-do tapi di daerah Samcheok. Di pinggiran laut timur Korea Selatan ini terkenal akan gurita besar dan siput bulan. Makanya Fabri dan Musa berbelanja di pasar untuk membeli itu. Paik Jong Won bercerita kenapa olahan siput tak hanya di Korsel tapi juga di Prancis dimana Prancis terkenal wine dan musuh perkebunan anggur adalah siput jadi memperdayakan siput banyak makanan siput. Ternyata bahas Prancis alasannya ada tamu chef Korea Prancis, Pierre sang Boyer. Beliau diadopsi ke Prancis saat usia 7 tahun.
Diakuinya beliau ngefans banget dengan Paik Jong Won, oleh Sung Si Kyung dibayar berapa buat ngucapin demikian. Dengan lugunya jawab makgeolli gratis wkwkwkwk.
Nah di Samcheok memang terkenal gurita besar makanya mengolah gurita besar. Wah guritanya kurang lebih sekitar 6-7 kilo. Sebelum dimasak kudu dibersihkan itupun ada teknik pemotongan agar jika dimasak bentuk gurita terlihat bagus kemudian direbus terlebih dahulu untuk menghilangkan bau amis. Rebusannya menggunakan cuka, gula, lobak dsb. Itupun saat direbus ternyata kaki gurita dicelupkan diangkat dicelupkan diangkat sampai bentuk kaki gurita kaki kemudian direbus semuanya. Kemudian ditiriskan guritanya dengan digantung agar terjaga bentuk guritanya yang epik
Berbeda dengan siput bulan banyak lendir untuk membersihkannya butuh drama karena banyak lendir makanya dicuci dengan garam kasar gitu sampai- sampai Pierre rela kaos kaki barunya kebasahan demi bantuin nyuci siput bulan. Sebelum dimasak siput bulan juga direbus dan rebusannya sama kek merebus gurita. Pakai lobak, cabe merah dan cabe hijau, cuka, gula dan garam demi menghilangkan bau amis.
Pierre Sang Boyer ini mencoba unjuk kebolehan dalam memasak dengan memasukkan unsur Prancis dan Korea. Masakannya terlihat mewah dan cita rasanya kata Sung Si Kyung jadi ingin minum wine. Fabri melihat skill Pierre merasa tersaingi bahkan cemburu melihat Musa yang selama ini jadi partnernya eh malam bantuin Pierre. Paik Jong Won bikin gorengan gurita dicocol saus buatan Fabri. Sausnya simpel cukup mayones, gochujang dan bawang putih. Sung Si Kyung juga bikin masakan siput bulan guldak dan gak pedas dengan mie.
Wah aku baru tahu siput bisa dimakan tapi siput yang dimakan jenis tertentu karena ketika dimasak dan dilepas cangkangnya bentuknya aneh meski kata mereka rasanya enak. Gurita di Indonesia ga lazim dimakan meski ada bukan makanan yang mudah dijumpai gitu.
15 July 2022
Di pegunungan Taebaek masih di provinsi Gangwon-do. Pagi- pagi sekali Paik Jong Won masak ramnyeon kimchi dengan toping telur dan taburan serbuk halus biji wijen biar rasa makin gurih nikmat. Ia juga tak makan sendirian melainkan bersama kameramen yang jobdesk nyoroti dia. Sayangnya si kameramen tsb pemilih bukan selera masakan Paik Jong Won. Alasan Paik Jong Won masak ramnyeon seperti itu sebagai obat pengar dia setelah minum- minum kemarin. Selesai makan Paik Jong Won membereskan semuanya seolah tak makan.
Musa dan Fabri datang, saking laparnya Musa minta makan tapi ditolak padahal sebelumnya Paik Jong Won makan ramnyeon. Meski begitu, Paik Jong Won bikin kopi untuk Musa dan Fabri. Mungkin tidak ada gelas pakai semacam mangkuk makgeolli
Berbeda dengan Sung Si Kyung dan Moeka yang sempat makan enak di restoran. Makanan Gangwon-do terkenal Ongsimi, kalguksu dan panekuk kentang. Jadi mereka berdua makan tsb. Ongsimi adalah hidangan Gangwon-do yang menggunakan kentang giling dan menghasilkan Pati kentang. Nah adonanannya dibikin kek cilok berkuah. Sedangkan kentang jeon yang mana berasal dari wilayah tsb terasa nikmat dan hampir manis. Jadi jika pergi ke wilayah Gangwon-do dekat pegunungan Taebaik kudu mampir panekuk kentang, Ongsimi dan kalguksu.
Sebelum menyantap hidangan, Sung Si Kyung bersabda bahwa Moeka tak perlu kuatir karena Paik Jong Won dan antek- anteknya sudah makan (Fabri dan Musa). Memang benar Paik Jong Won makan ramnyeon sendirian dan minum kopi bareng mereka. Ternyata di saat Sung Si Kyung dan Moeka lagi makan ada mata- mata. Serem ya. Ketika Paik Jong Won menerima pesan bahwa Sung Si Kyung sarapan bareng Moeka nelpon dong. Trus diangkat sempat terjadi percekcokan ribut- ribut gitu bahwa Paik Jong Won tak bisa dikelabui dengan susah sinyal. Sung Si Kyung ya gitu cuek tak peduli tetap makan. Lucunya saat sesi makan, Sung Si Kyung menyadari bahwa dirinya jika sedang makan berisik sesuai umurnya layaknya ahjussi pada umumnya😅😂
Tak lupa membeli bahan makanan dan oleh- oleh untuk Paik Jong Won. Mungkin untuk menebus kesalahan. Membeli tteok kentang ragwort untuk Paik Jong Won dan lainnya. Paik Jong Won yang lainnya suka dengan yang dibawa Sung Si Kyung. Tak lupa membawa sekotak dus daun ragwort segar. Nah pembagian tugas dimulai untuk memasak.
Moeka dan Fabri bertugas membuat sup rumput laut bulgogi. Musa dan Paik Jong Won memasak bulgogi babi panggang untuk lalapan ala Korea pakai daun ragwort semacam ssam di Korea, Sung Si Kyung bikin jeon daun ragwort dan Moeka juga Fabri bikin sup rumput laut bulgogi daging sapi Korea.
Berhubung ada daging sapi, Paik Jong Won mencoba mencicipinya dengan memanggangnya namun ternyata daging sapi tsb dipotong kecil- kecil untuk sup rumput laut. Tentu saja Paik Jong Won kecewa ga puas. Mungkin menekan biaya produksi ya ga boros. Tak hanya daging sapi tapi daging babi juga sama di atas penggorengan juga namun dibikin semacam gulungan daging dikasih kimchi kemudian dipotong kecil.
Sung Si Kyung yang bertugas bikin jeon ragwort juga sederhana ga banyak tepung karena gaya masak dia bikin jeon atau bakwan di Indonesia ga banyak tepung. Itu jeon kesukaan ayah Sung Si Kyung tidak banyak tepung. Saat membalik jeon sempat gagal tapi Paik Jong Won berhasil meski Sung Si Kyung bisa hanya gugup saja.
Fabri dan Moeka bertugas mencuci rumput besar sebanyak kuali. Sungguh melelahkan belum potong- potong menjadi kecil. Ternyata untuk bikin sup rumput laut bulgogi. Pertama tumis dulu dagingnya nah Fabri yang semula pakai minyak goreng ditegur pakai minyak kedelai. Pantesan ya saat Korsel Indonesia kerjasama bikin jet tempur trus Indonesia barter bayar pakai minyak goreng langsung dihujat bukan minyak yang baik. Ya masak sup rumput laut sama seperti sup pada umumnya. Petuah Paik Jong Won ketika orang asing masak sup rumput laut terletak saat mengaduk lalu menuangkan ke mangkuk jadi porsinya kuah dan rumput laut tidak berimbang.
Kemudian Paik Jong Won menyuruh Musa motong daging babi. Bagaimana memotong daging yang benar. Bagi Sung Si Kyung hal yang langka, Musa mendapat bimbingan arahan langsung dari Paik Jong Won. Selama ini Fabri yang mengurus Musa alih- alih Musa mahir masak yang ada jadi BESTie. Nah Musa juga ambil bumbu gochujang di belakang rumah. Wah sepertinya lokasi yang digunakan punya warga kok lengkap dunia perdapuran. Nah setelah daging babi dibumbui maka dipanggang di atas penggorengan.
Setelah selesai memasak. Mereka menikmati hidangan yang ada. Apalagi bikin ssamyeopsal daging babi panggang dibungkus daun ragwort. Meski rasa pahit tali nikmat dan cocok cita rasa orang dewasa bercampur bumbu daging babi. Sung Si Kyung sangat menikmati hidangan ssamyeopsal sampai- sampai hapal betul cara makan orang Korea dan orang asing menikmati ssam, bila orang Korea membungkus ssam berbeda orang asing cara makannya kek makan taco 🌮.
Kuakui hanya Korea makan pakai dibungkus daun trus daunnya dimakan. Kalau di Indonesia kan model lalapan gitu.
01 July 2022
Masih di daerah Gangwon-do Selatan tepatnya Yeongwol melanjutkan episode kemarin. Sung Si Kyung ceritanya jadi Abang kopi. Di daerah Gangwon-do sering dijumpai ahjumma jualan kopi gerobakan. Di Indonesia juga ada, nah Sung Si Kyung meracik kopi sangat manis buat Paik Jong Won, untungnya beliau suka. Sung Si Kyung juga buatkan kopi kesukaan ibunya kopi kalengan karena harga biji kopi mahal.
Berhubung tempat syuting dekat sungai jadi sempat bermain lempar batu ke sungai yang terjauh lemparan batunya itu dia pemenangnya. Lucunya percobaan Sung Si Kyung dan Paik Jong Won gagal barulah kedua kali berhasil.
Saat kelas masak mau dimulai berhubung Paik Jong Won belum siap, Sung Si Kyung bikin kudeta bakalan ada kelas Sung Si Kyung dengan gaya Paik Jong Won yang mendominasi😅😅. Paik Jong Won melihat dari jauh tanpa disadari. Chemistry keduanya memang ya bikin ketawa. Sung Si Kyung suka mengeluh tapi rajin. Namanya juga seorang chef wajar sih suka suruh- suruh soalnya kata chef Juna disebut chef ia ga bakalan turun di dapur kecuali darurat karena dia bakalan ngurusin keuangan, menu dan segala persiapan jika eksekusi bawahannya. Hanya saja sangat bertolak belakang referensi keduanya jika Paik Jong Won suka manis berbeda dengan Sung Si Kyung tidak.
Musa dan Moeka pergi ke stasiun Najeon untuk mampir ke pasar Jongseon beli eonggeongkwi. Tak lupa membeli deodok semacam akar tanaman. Di Korsel olahan segala sayuran dan akar diolah ya. Di Indonesia ada tapi tak lazim. Berbeda dengan Italia hanya kentang wortel. eonggeongkwi bakalan diolah dengan nasi. Sedangkan deodok dibuat semacam sampyeopsal.
Untuk memasak nasi dengan eonggeongkwi kudu dikasi sedikit doenjang agar tidak berwarna hijau. Sembari memasak nasi, menggoreng sayur Angelica dibuat gorengan kriuk gitu. Angelica didapat dari pemberian warga. Sayuran dibuat kripik goreng kriuk itu enak. Ternyata deodok setelah dikupas pakai saus merah persis saus makguksu. Menurut Sung si Kyung itu kemanisan kek permen tapi Paik Jong won tak masalah karena dia belajar banyak darinya, namun untuk menghindari itu pakai kecap.
Setelah deodok diolesi saus merah buatan Moeka. Maka buat sampyeopsal dibakar. Jika sampyeopsal dibakar barulah diberi toping deodok berbumbu disajikan dengan nasi eonggeongkwi. Wah nikmat sekali makannya.
22 June 2022
Kali ini syuting di daerah Gangwon-do Selatan tepatnya Yeongwol di antara sungai besar dihimpit 3 pegunungan besar. Di kala Paik Jong Won dengan Moeka juga Musa menikmati keindahan alam. Ada Sung Si Kyung dan Fabri lagi menikmati sarapan mereka di warung makan dekat pasar. Di sana mereka berdua makan sup siput rawa yang mana daerah Yeongwol terkenal siput rawa hijau kebiruan mungil dan Fabri ingin makan jeon. Aku jadi tahu kenapa Sung Si Kyung nikmat sekali makan sup apapun itu ternyata sebagai obat pengar secara dia suka minum. Menikmati untuk menghilangkan rasa mabuk😏😅. Lucunya sedang asyik makan, Paik Jong Won nelpon dong. Mungkin Fabri yang lugu ketahuan kalau lagi makan. Terus mereka berdua pergi ke pasar. Dimana- mana ya, jika di pasar pasti ada saja fans Sung Si Kyung. Fabri tak mau kalah juga promosi diri meski pada akhirnya ditarik oleh Sung Si Kyung. Mereka berbelanja soba dan tepung soba. Mungkin penjual tsb fans Sung Si Kyung juga memberikan tahu gratis padanya.
Nah di daerah Yeongwol banyak soba karena kondisi pertanian yang buruk cocoknya ditanam soba. Ternyata soba itu sejenis Gandum, padi gitu. Kirain soba itu produk lain dari mie. Pantesan mie soba itu mie terbuat dari soba jadi warnanya agak coklat. Nah soba ini diolah memil makguksu dan memil jeonbyeong. Sung Si Kyung bikin siput rawa yang dibumbui.
Semua punya jobdesk masing- masing. Fabri dan BESTie Musa bikin adonan memil jeonbyeong. Makguksu Moeka dan Paik Jong Won.
Paling lucu saat bikin memil jeonbyeong. Semacam lumpia dari kulit adonan soba, dengan isian daging babi tumis bubuk cabe merah, lobak, daun bawang dengan sedikit penyedap. Untuk mengaduk isian daging ada teknik searah jarum jam mengaduk arah keluar dengan dua spatula. Nah paling drama saat membuat kulit jeonbyeong awalnya Fabri cs diragukan tapi berhasil. Paik Jong Won juga tak mau kalah unjuk membuat jeonbyeong. Kali ini Sung Si Kyung berdoa sesuai keyakinannya budhis yang notabene duduk berdoa. Berdoanya lucu semoga gagal percobaan Paik Jong Won 😅😅 meski ga mempan doanya.
Trus bikin memil makguksu hanya merebus mie soba dan siapin bumbunya. Bumbunya cukup bubuk cabe merah, minyak wijen, minyak ikan, penyedap. Trus setelah mie soba ditiriskan dibilas air dingin. Kenapa ya mie soba kudu disajikan dingin trus dituang saus merah yang dibuat. Ingat ya saus cabe merah bukan bumbu geonchang merah jadi. Trus tambahan banyak biji wijen identik masakan Yeongwol ala nenek- nenek disan tak lupa ditaburi daun bawang. Sepertinya enak jika dilihat pernah makan mie soba kok rasanya lain ya bukan kek mie terigu atau mie kuning telur. Entahlah aku ga doyan mie soba. Mungkin Asia timur cocok makan mie soba dingin soalnya dimakan musim panas. Kalau ingin gurih dikasih campuran potongan rumput laut dan domichi atau sup lobak putih
Terus siput rawa yang dibumbui juga berdasarkan naluri Sung Si Kyung, siput rawa yang dibersihkan, dikasih lobak, sayuran kubis, trus pakai bumbu dasar ala Korea Selatan identik bubuk cabe merah, minyak ikan, biji wijen.
Mereka semua sangat menikmati ketiga olahan makanan khas Yeongwol. Kok aku lihatnya ga cocok di lidah Indonesia kecuali memang sudah lama tinggal lama di Korsel.
03 June 2022
Masih di lokasi tempat yang sama dengan episode kemarin. Di pulau Ganghwa terkenal dengan belut. Maka masakan kali ini olahan belut. Sebelum syuting dimulai sempat ngerayain ultah Sung Si Kyung. Saat nyalakan lilin berulang kali api padam sampai- sampai Sung Si Kyung bersedih api lilin cepat padam sebelum ditiup menggambarkan metafora kehidupannya. Sayangnya durasi pendek banget hanya durasi 40 detik.
Belut di Korea gendut gendut ya dagingnya tebal apa karena aku makan belut yang murah. Sepertinya belut yang dimasak di Paik Class kualitas terbaik. Olahan pertama belut dipanggang diatas arang. Saat manggang belut lucu sekali Paik Jong Won nentuin arah angin pakai plastik. Saat arah barat maka alat panggang diputar arahnya eh arah angin berubah lagi maka alat panggang diputar lagi hanya Mussa dan Fabri yang nurut seni pertunjukan Paik Jong Won.
Oh iya Moeka juga unjuk bikin saus belut ala Jepang. Di Jepang memang makan belut hal yang lumrah sampai ada hari belut/ Unari dimana menangkap belut sebanyak- banyaknya. Fabri juga tak kalah bikin carpione olahan belut khas Italia dengan belut krispi disiram saus khas Italia. Paik Jong Won juga rajin membuat nasi kepal rumput laut diatasnya ada belut panggang yang sudah diolesi saus merah Paik Jong won. Meski warna merah dari cabe dan ada wasabi tapi oleh yang mencicipinya tak merasa pedas. Memang ya tangan chef berbeda apalagi sudah jadi bapak jadi terlatih bikin masakan tak terlalu pedas meski tampilannya pedas. Tak hanya itu juga masak sup belut kimchi batang bawang kecil- kecil gitu. Belut bagi Paik Jong Won paling enak bagian ekor.
Sung Si Kyung lama- lama arogan ya soalnya mengejek Fabri gaya masaknya yang berisik, bersyukur Fabri sabar. Meski begitu, Sung Si Kyung baik walau mengeluh diminta Fabri bantuin motong sayuran😅. Oh jadi ini kenapa Fanmeeting Sung Si Kyung tidak bertepatan dengan tanggal ultah karena bentrok syuting ini. Apa karena reaksi Sung Si Kyung flat datar gak heboh makanya durasi perayaan ultah singkat. Aku belum pernah lihat Sung Si Kyung yang heboh reaksinya kecuali di I hear your voice itupun hanya nunjukin kesal. Sewaktu Sung Si Kyung debut dia itu ekspresif lho gak tahu jika lihat video lama di YouTube. Gak tahu kenapa keluar wamil jadi datar, penasaran jika bersama dengan wanita yang disukainya kek gimana sikapnya. Apakah tetap flat atau gimana.
27 May 2022
Episode kali ini membuat kimchi dengan ahli kimchi dari 3 daerah. Sebelum membuat kimchi, nostalgia syuting di outdoor yang mana kelas bikin kimchi. Ternyata rumah yang dipakai jauh dari Seoul ya kawasan pulau Ganghwa. Jauh banget buat syuting. Berarti modal acara ini besar ya.
Paik Jong Won kepikiran makan ramnyeon gegara kemarin malam lihat istri dan anak- anaknya makan ramnyeon berhubung besok paginya masak ramnyeon makanya ia bawa sendiri mie ramnyeon ke dalam saku bajunya. Diakuinya dirinya membuat ramnyeon memiliki resep tersendiri kudu ada telur goreng.
Berbeda dengan Sung Si Kyung kudu 2 bungkus. Disangka oleh Paik Jong Won SSK memang makan banyak satu saja tak cukup. Bagi aku fans SSK nonton YouTube, memang ciri khas dia memang gabungin ramnyeon dengan 2 merk berbeda.
Lucunya saat lagi masak ramnyeon, SSK nyuri telur goreng buatan Paik Jong Won saat itu beliau tidak menyadari karena lagi ambil air untuk merebus ramnyeon eh pas sadar langsung SSK kena tendang. Untungnya mereka berdua bestie jadi ga baper mereka berdua.
Trus Paik Jong Won ditantang nebak kimchi daerah mana dengan mata tertutup. Jika berhasil maka SSK bertaruh makan malam staff dan jika gagal maka Paik Jong Won traktir makan malam staff. Ternyata para ahli kimchi nonton mereka syuting dibalik layar penasaran dengan tebakan Paik Jong Won. Semua sih skeptis dan bener saja tebakan Paik Jong Won salah semua.
Trus dikenalin nih 3 pakar kimchi tiap daerah. Oh ini jadi alasan kenapa Matthew gak ada karena 3 pakar kimchi bakalan ditemani membuat kimchi tiap member asing. Selama yang lain bikin kimchi Paik Jong Won dan SSK bikin suyuk goreng dan suyuk rebus. Suyuk itu daging babi. Jika SSK bikin suyuk rebus maka Paik Jong Won bikin suyuk goreng. Supaya daging goreng renyah dan gurih ditabur garam di dalam minyak jadi garamnya meresap ke dalam suyuk saat menggoreng.
Seperti biasa, si tikus dan si kucing yang tak lain SSK dan Paik Jong Won bercanda dan bergurau. Para staff yang melihatnya pemandangan chemistry keduanya lucu. Mereka berakting seolah lagi bisnis suyuk. SSK mengomeli Paik Jong Won menyuruh suyuk goreng karena lazimnya direbus. Paik Jong Won lebih baik menyarankan dirinya buka channel youtube. Oleh SSK Paik Jong Won cocok jadi youtuber karena cerewet dengan Paik Jong Won tersenyum girang.
Proses pembuatan kimchi kurang lebih sama hanya beda cara buat bumbu saja. Ada yang pakai tepung beras karena mengandung Pati gula, ada yang teri difermentasi dan ada juga udang asin. Tapi aku ga paham berbagai daun bawang berbeda dipakai kimchi. Biasanya di Indonesia daun bawang satu macam kalau di Korea banyak deh dunia daun bawang. Tak heran ya kata temenku, orang Korsel bau bawang bukan karena habis makan tapi keringat dan bau tubuh sudah menguap dari tubuhnya, bahkan kalau makan lalapan gitu ada bawang putih mentah disediakan.
Subscribe to:
Posts (Atom)












