Mischievous Detective
19 November 2017
Sinopsis Mischievieous Detective/ Devil Inspector/ Bad boy detective
Sinopsis 1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8 / 9 END
Sinopsis 1 / 2 / 3 / 4 / 5 / 6 / 7 / 8 / 9 END
- Title: 악동 탐정스 / Akdong Tamjeongseu
- Also known as: Akdong Detective / Mischievous Detectives / Devil Inspector
- Genre: Comedy, detective, mystery, school, youth
- Format: Web drama
- Episodes: 9
- Broadcast network: Naver TV Cast
- Broadcast period: 2017-Sep-12 to 2017-Sep-28
- Air time: Tuesday, Wednesday, Thursday 10:00
- Original soundtrack: Bad Boy Detective OST
CAST
- Main Cast
- Kim Nam Joo (김남주) as Oh Jin Kyun
- Ahn Hyung Sup (안형섭) as Sul Oh Sung
- Yoo Sun Ho (유선호) as Pyo Han Eum
- Others
- Lee Soo Min (이수민) as Jung Seul Ki
- Heo Eun Jung (허은정)
http://wiki.d-addicts.com/Bad_Boy_Detective
Seluruh Gambar dan konten diambil dari Naver TV Cast
Flashback
"Kau baik- baik saja?" ujar Jinkyung
"Ayah dan Ibu tak ada" kata Ohsung Haenim
"Kemarilah" balas Jinkyung
Yang lain juga terbangun kaget mengira habis ada peledakan soalnya penuh asap sampai terbatuk- batuk. Jang Yoonji melihat semua sambil tersenyum sambil dilihat oleh tim detektif langsung pergi meninggalkan. Tim detektif mengejarnya namun tak kuat akibat terlalu banyak menghisap asap.
Di ruangan mereka bisa dibilang tempat tinggal tim detektif.
"Orang tua kita hilang saat ada ledakan di pertunjukkan." jelas Ohsung
"Kita terlalu muda untuk memecahkan kasus itu. Kita belum tahu apa- apa" balas Haenim
"Jang Yoonji. Wanita ini punya petunjuk".
Haenim menyutujuiknya. Jinkyung pun menempel memo kemarin ke papan
Yang pantas mendapatkannya akan mendapatkannya. Dari TJ isi dari memo tsb.
Ohsung menduga Jan Yoonji memberikan memo karena dia tidak mengetahuinya namun Haenim berkilah bisa saja cuma mengetes kemampuan kita. Jinkyung tak terima dikurung di tempat penyiksaan menyeramkan. Haenim merasa bahwa Jang Yoonji ikut organisasi besar makanya memiliki ruang penyiksaan.
Ohsung mencoba memahami isi memo tsb bahwa orang yang tahu kisah sedih di balik segel itu. Hwangjejibo melambangkan kedaulatan nasional dari Kerajaan Korea. Tapi segel itu tidak pernah digunakan. Maksudnya Kaisar tidak pernah menggunakan segel itu untuk memperbaiki perjanjian yang tidak adil sebagai bentuk perlawanan dari Kaisar. Tapi perdana menteri memutuskan Perjanjian Daerah Perlindungan antara Jepang dan Korea. Lalu Jepang membuat Pemerintahan di Korea dan daerahnya menjadi jajahan Jepang. Hwangjejibo dan perjanjian itu saling terhubung.
Jadi TJ maksudnya itu T itu S, J itu Eo dalam bahasa Korea artinya Seo, tambah Haenim. Seo yang berarti lingkaran berarti klub favorit Jinkyung. Mereka bertiga berjoget senang telah memecahkan kode memo tsb. Haenim menghentikan bahwa bukan itu melainkan Penjara Seodaemun. "Daerah Perlindungan, Pusat Pemerintahan, tempat penyiksaan pejuang kemerdekaan. Penjara Seodaemun, mengerti?" tambah Ohsung. Jinkyung memegang bahu karena kesakitan ditepuk Haenim yang menduganya tempat klub dan enggan mendengar penjelasan Ohsung sambil lanjut joget.
Haenim merangkul Ohsung bagaimana eonni Jinkyung bisa jadi detektif yang tak bisa mengetahui isi dari memo tsb.
Malam harinya, di penjara Seodaemun. Haenim memberikan instruksi ke mereka di malam mobil. Ohsung dan Haenim keluar untuk mengambil segel dan Jinkyung berjaga di luar sambil memberitahu ke atasannya.
Di tengah padang rumput (kok penjara ga ada bangsal sel ya, mungkin berada di area tempat yang lain kali ya). Ohsung dan Haenim melihat sekelilingnya maksud dari organik *kode etalase bisa jadi pohon kehidupan. Mereka berdua berlomba siapa yang menemukan duluan pohon kehidupan yang kalah harus melakukan apa yang diperintahkannya. Haenim setuju bahwa dengan alat yang punya dia yang duluan menemukan.
Haenim pun melacak dengan alatnya menuju pohon kehidupan jejibu, sudah ada Ohsung berdiri di sana. Ohsung langsung tersenyum ke Haenim. Haenim tak terima kontan saja mereka berdua bergegas membongkar di bawah pohon menemukan segel tsb. Namun ternyata segel tersebut berada di dalam brankas yang ditaruh bom dan tertulis memo Passwordnya empat anngka. Hanya satu kesempatan. Bukan dua. Jika passwordnya salah, segelnya akan meledak. ujar Ohsung
Jang Yoonji bertepuk tangan karena berkat kalian menemukannya didampingi bodyguardnya. Kontan saja Ohsung Haenim dibekuk oleh bodyguardnya dan segel itu diambil oleh Jang Yoonji namun saat memencet tombol brankas yang menduga bahwa 4 angka adalah kode tanggal perjanjian Hawangjejibo, Ohsung memberitahukannya bahwa passwornya 1118 bukan 1117. 17 adalah tanggal saat Pemerintah Jepang memaksa Perdana Menteri Korea. Perjanjian itu sebenarnya diputuskan tanggal 18 oleh Perdana Menteri yang berarti Kerajaan Korea tidak akan memberikan kemerdekaan mereka. Yang pantas mendapatkan segel itu adalah pemiliknya. Tanggal itu menunjukkan perlawanan dari kerajaan Korea. Jadi nomer rahasi dari Hwangjejibo adalah 1118. Jang Yoonji pun mempercayainya. Senang telah mendapatkan segel namun dikepung oleh kepolisian yang segera menangkapnya.
"Ini memang Hwangjejibo. Terima kasih, aku bisa mengembalikan segel ini.
Ada apa? Apa kalian tidak senang? Kita berhasil mendapat segel ini!" ungkap Direktur pameran
Haenim berkilah bahwa yang mencuri segel itu adalah dia sendiri. Tantu saja, dibantah olehnya. Bukti terkuatnya adalah serpihan bubuk kaca yang terdapat pada sepatunya saat lokasi di TKP.
Yang mana saat memutar melubang etalase kaca saat potongannya mengenai sepatunya. Artinya satu- satunya orang yang berdiri saat etalase dipotong adalah dia. Tak terima dituduh seperti itu membuatnya marah. Ohsung mengatakan alasan pencurian ini menggunakan nama pencuri harta berharga Henry. Henry palsu yang mencoba mencuri segel dan ingin menjualnya ke Jepang adalah kau, Direktur.
Haenim menambahkan alasan penjahat meninggalkan pesan rahasia di TKP pemburu harta yang ingin memiliki harta itu tidak akan meninggalkan pesan rahasia. Pesan itu ditujukan kepada kami. Tangkap aku. Yang artinya dia ingin mencuri segel itu dan juga ingin melindungi segel itu. Menandakan jauh di dalam hatinya meski mencuri tapi juga ingin melindungi warisan budaya. Orang yang tahu makna segel itu adalah tak lain dia. Direkturpun mengakuinya karena atasannya memecatnya padahal sepanjang hidupnya berdedikasi pada museum namun saat pameran , atasannya memecatnya mengganti direktur baru. Dia tak terima. Jinkyung bahwa perbuatannya salah bukan untuk balas dedam dan memborgol direktur Han Yokwon.
Namun saat ke mobil tahanan, betapa kagetnya petugas yang menangkap Jang Yoonji terkapar.
"Jang Yoonji , dimana dia?" marah Jinkyung
Selanjutnya narasi Ohsung
Kami masih belum tahu apa yang terjadi saat orang tua kami menghilang. Kami belum bisa memecahkan padahal kami sudah memecahkan banyak kasus. Kami akan belajar dan berlatih lebih sering
Jinkyung memanggil mereka untuk kasus.
SELESAI
Komentar:
Aku suka cerita detektif, makanya mengambil project pertama sinopsis ini. Tahu sinopsis drama dari kakak aku curi waktu dengan segala kepadatan waktu. Ternyata bikin sinopsis itu tak mudah ya. Maaf bila kurang bagus bagi kalian. Makasih sudah mau membacanya.
Flashback
"Kau baik- baik saja?" ujar Jinkyung
"Ayah dan Ibu tak ada" kata Ohsung Haenim
"Kemarilah" balas Jinkyung
Yang lain juga terbangun kaget mengira habis ada peledakan soalnya penuh asap sampai terbatuk- batuk. Jang Yoonji melihat semua sambil tersenyum sambil dilihat oleh tim detektif langsung pergi meninggalkan. Tim detektif mengejarnya namun tak kuat akibat terlalu banyak menghisap asap.
Di ruangan mereka bisa dibilang tempat tinggal tim detektif.
"Orang tua kita hilang saat ada ledakan di pertunjukkan." jelas Ohsung
"Kita terlalu muda untuk memecahkan kasus itu. Kita belum tahu apa- apa" balas Haenim
"Jang Yoonji. Wanita ini punya petunjuk".
Haenim menyutujuiknya. Jinkyung pun menempel memo kemarin ke papan
Yang pantas mendapatkannya akan mendapatkannya. Dari TJ isi dari memo tsb.
Ohsung menduga Jan Yoonji memberikan memo karena dia tidak mengetahuinya namun Haenim berkilah bisa saja cuma mengetes kemampuan kita. Jinkyung tak terima dikurung di tempat penyiksaan menyeramkan. Haenim merasa bahwa Jang Yoonji ikut organisasi besar makanya memiliki ruang penyiksaan.
Ohsung mencoba memahami isi memo tsb bahwa orang yang tahu kisah sedih di balik segel itu. Hwangjejibo melambangkan kedaulatan nasional dari Kerajaan Korea. Tapi segel itu tidak pernah digunakan. Maksudnya Kaisar tidak pernah menggunakan segel itu untuk memperbaiki perjanjian yang tidak adil sebagai bentuk perlawanan dari Kaisar. Tapi perdana menteri memutuskan Perjanjian Daerah Perlindungan antara Jepang dan Korea. Lalu Jepang membuat Pemerintahan di Korea dan daerahnya menjadi jajahan Jepang. Hwangjejibo dan perjanjian itu saling terhubung.
Jadi TJ maksudnya itu T itu S, J itu Eo dalam bahasa Korea artinya Seo, tambah Haenim. Seo yang berarti lingkaran berarti klub favorit Jinkyung. Mereka bertiga berjoget senang telah memecahkan kode memo tsb. Haenim menghentikan bahwa bukan itu melainkan Penjara Seodaemun. "Daerah Perlindungan, Pusat Pemerintahan, tempat penyiksaan pejuang kemerdekaan. Penjara Seodaemun, mengerti?" tambah Ohsung. Jinkyung memegang bahu karena kesakitan ditepuk Haenim yang menduganya tempat klub dan enggan mendengar penjelasan Ohsung sambil lanjut joget.
Haenim merangkul Ohsung bagaimana eonni Jinkyung bisa jadi detektif yang tak bisa mengetahui isi dari memo tsb.
Malam harinya, di penjara Seodaemun. Haenim memberikan instruksi ke mereka di malam mobil. Ohsung dan Haenim keluar untuk mengambil segel dan Jinkyung berjaga di luar sambil memberitahu ke atasannya.
Di tengah padang rumput (kok penjara ga ada bangsal sel ya, mungkin berada di area tempat yang lain kali ya). Ohsung dan Haenim melihat sekelilingnya maksud dari organik *kode etalase bisa jadi pohon kehidupan. Mereka berdua berlomba siapa yang menemukan duluan pohon kehidupan yang kalah harus melakukan apa yang diperintahkannya. Haenim setuju bahwa dengan alat yang punya dia yang duluan menemukan.
Haenim pun melacak dengan alatnya menuju pohon kehidupan jejibu, sudah ada Ohsung berdiri di sana. Ohsung langsung tersenyum ke Haenim. Haenim tak terima kontan saja mereka berdua bergegas membongkar di bawah pohon menemukan segel tsb. Namun ternyata segel tersebut berada di dalam brankas yang ditaruh bom dan tertulis memo Passwordnya empat anngka. Hanya satu kesempatan. Bukan dua. Jika passwordnya salah, segelnya akan meledak. ujar Ohsung
Jang Yoonji bertepuk tangan karena berkat kalian menemukannya didampingi bodyguardnya. Kontan saja Ohsung Haenim dibekuk oleh bodyguardnya dan segel itu diambil oleh Jang Yoonji namun saat memencet tombol brankas yang menduga bahwa 4 angka adalah kode tanggal perjanjian Hawangjejibo, Ohsung memberitahukannya bahwa passwornya 1118 bukan 1117. 17 adalah tanggal saat Pemerintah Jepang memaksa Perdana Menteri Korea. Perjanjian itu sebenarnya diputuskan tanggal 18 oleh Perdana Menteri yang berarti Kerajaan Korea tidak akan memberikan kemerdekaan mereka. Yang pantas mendapatkan segel itu adalah pemiliknya. Tanggal itu menunjukkan perlawanan dari kerajaan Korea. Jadi nomer rahasi dari Hwangjejibo adalah 1118. Jang Yoonji pun mempercayainya. Senang telah mendapatkan segel namun dikepung oleh kepolisian yang segera menangkapnya.
"Ini memang Hwangjejibo. Terima kasih, aku bisa mengembalikan segel ini.
Ada apa? Apa kalian tidak senang? Kita berhasil mendapat segel ini!" ungkap Direktur pameran
Haenim berkilah bahwa yang mencuri segel itu adalah dia sendiri. Tantu saja, dibantah olehnya. Bukti terkuatnya adalah serpihan bubuk kaca yang terdapat pada sepatunya saat lokasi di TKP.
Yang mana saat memutar melubang etalase kaca saat potongannya mengenai sepatunya. Artinya satu- satunya orang yang berdiri saat etalase dipotong adalah dia. Tak terima dituduh seperti itu membuatnya marah. Ohsung mengatakan alasan pencurian ini menggunakan nama pencuri harta berharga Henry. Henry palsu yang mencoba mencuri segel dan ingin menjualnya ke Jepang adalah kau, Direktur.
Haenim menambahkan alasan penjahat meninggalkan pesan rahasia di TKP pemburu harta yang ingin memiliki harta itu tidak akan meninggalkan pesan rahasia. Pesan itu ditujukan kepada kami. Tangkap aku. Yang artinya dia ingin mencuri segel itu dan juga ingin melindungi segel itu. Menandakan jauh di dalam hatinya meski mencuri tapi juga ingin melindungi warisan budaya. Orang yang tahu makna segel itu adalah tak lain dia. Direkturpun mengakuinya karena atasannya memecatnya padahal sepanjang hidupnya berdedikasi pada museum namun saat pameran , atasannya memecatnya mengganti direktur baru. Dia tak terima. Jinkyung bahwa perbuatannya salah bukan untuk balas dedam dan memborgol direktur Han Yokwon.
Namun saat ke mobil tahanan, betapa kagetnya petugas yang menangkap Jang Yoonji terkapar.
"Jang Yoonji , dimana dia?" marah Jinkyung
Selanjutnya narasi Ohsung
Kami masih belum tahu apa yang terjadi saat orang tua kami menghilang. Kami belum bisa memecahkan padahal kami sudah memecahkan banyak kasus. Kami akan belajar dan berlatih lebih sering
Jinkyung memanggil mereka untuk kasus.
SELESAI
Komentar:
Aku suka cerita detektif, makanya mengambil project pertama sinopsis ini. Tahu sinopsis drama dari kakak aku curi waktu dengan segala kepadatan waktu. Ternyata bikin sinopsis itu tak mudah ya. Maaf bila kurang bagus bagi kalian. Makasih sudah mau membacanya.
18 November 2017
Gambar diambil dari Naver TV Cast
Di Markas atau bisa dibilang rumah Detektif. Haenim menjelaskan kode pada etalase segel itu merupakan lokasi pertemuan. "Segel itu adalah harta berharga no 1618-2. Ini nomornya. Itu kode pencarian, biasanya digunakan untuk penyeludupan aset kebudayaan. Pembeli dan penjualnya tidak saling mengenal. Jadi mereka menggunakan pesan rahasia untuk lokasi pertemuan dan identitas mereka. Disini 1618-2F adalah kode lokasi pertemuannya. "Organik" pasti kode untuk saling mengenal satu sama lain. Segel negara bagian Hwangjejibo. Jalan Sejongno di Jongno- gu, Seoul merupakan Toko Buku Future 29, Naruteo-ro 10, Seocho-gu, Seoul" kata Haenim panjang lebar.
Jinkyung pun mengepal tangan untuk segera bertemu pencurinya. Ohsung ada yang perlu dipertanyakan " Siapa dan kenapa dia meninggalkan pesan di museum? Apalagi itu pesan rahasia. Segel Hwangjejibo milik Kaisar Gojong hilang saat perang korea dan presiden Amerika Barrack Obama yang mengembalikannya. Tapi segel ini ditetapkan hadiah berharga." tanya Ohsung heran.
Jinkyung yang mendengarnya juga aneh dengan hal tsb sambil frustasi.
Haenim menemukan pelaku pencuri dengan julukan Henry si pemburu harta berharga berdasarkan serabut benang sarung tangan hitam kupu-kupu.
Di lokasi pertemuan toko buku, tim detektif tidak menemukan hal yang mencurigakan. Ohsung melihat seorang wanita memakai tas berbandul boneka Franky memasuki sebuah kafe seberang toko buku. Wanita tsb menerima memo yang diterima dari pramusaji. Ternyata siswi yang merusak smartphone Eun berkerja pramusaji di kafe tsb. Dia kaget dengan kedatangan tim detektif sambil teriak tentu saja segera dihentikan oleh mereka sebelum ketahuan wanita tas bandul Franky.
Jinkyung segera ke belakang posisi wanita berbandul boneka Franky. Siswi pramusaji menceritakan ada seorang pria yang meminta memberikan memo ke wanita dengan boneka Franky. Haenim menanyakan apa isi memo tsb. Siswi pramusaji tidak membacanya karena kertasnya dilipat namun si pria yang memberi memo memakai sarung tangan hitam kupu- kupu.
Wanita dengan Franky meninggalkan kafe diikuti Jinkyung yang meminta Ohsung Haenim segera mengikutinya namun ditahan siswi pramusaji ingin ajak bergabung. Tentu saja ditolaknya oleh mereka berdua akbatnya mereka kehilangan jejak eonni Jinkyung dan wanita Franky.
Wanita dengan Franky berhenti jalan dan menoleh belakang menanyakan ke Jinkyung " Apa aku mengenalmu? kenapa kau mengikutiku?" Jinkyung bersender ke jendela " entahlah, urus rusanmu sendiri. Kamu punya segelnya kan? Aku tahu pelakunya,". Wanita dengan Franky jika tahu segalanya coba pecahkan isi dari memo tsb sambil menyerahkan ke Jinkyung. Jinkyung menanyakan siapa dia, diapun menjawan Jang Yoonji karyawan perusahaan pelelangan Christie Jepang. Alasan datang karena Henry akan memberikan segel tapi malah tak datang. Malah polisi yang datang sambil memeprlihatkan foto tim detektif. Yoonji pun sudah lama tak bertemu sejak Jinkyung saat itu masih SMA. Jinkyung dibawa pergi paksa oleh suruhan Yoonji.
Jinkyung saat sadar ternyata berada di ruangan penyekapan dengan di atasnya ada alat jeruji. Haenim Ohsung segera datang menolong. Jinkyung berteriak bagaimana bisa tahu keberadaanya. Mereka tahu dari alat pelacak pada jam tangan Jinkyung. Jinkyung meminta segera menghentikan alat jerujinya. Haenim pun mencobanya. Ohsung bertanya adakah kata- kata terakhir yang diucapkan. " Di kotak rias, aku menyembunyikan uang. ambillah 100,000 won." Haenim frutasi ternyata buka yang ini untuk menghentikannya. Ohsung segera memencet tombol remote dan alatnya pun berhenti tepat diatas Jinkyung.
Jinkyung nangis sesegukan selamat dari maut dan Ohsung Haenim membuka ikatannya. Adiknya pun juga mengkuatirkannya. Jinkyung tersadar bahwa Ohsung mengambil kesempatan denagn kata terakhirnya yang berniat mengambil uangnya diikuti gerakan adiknya Haenim. Ohsung pun berkelit membantahnya dengan alasan dialah yang membantunya.
Di ruangan mereka, Jinkyung menjelaskan bahwa Jang Yoonji mengenal mereka bertiga saat Jinkyung masih SMA dan Ohsung Haenim 10 tahun.
Di Markas atau bisa dibilang rumah Detektif. Haenim menjelaskan kode pada etalase segel itu merupakan lokasi pertemuan. "Segel itu adalah harta berharga no 1618-2. Ini nomornya. Itu kode pencarian, biasanya digunakan untuk penyeludupan aset kebudayaan. Pembeli dan penjualnya tidak saling mengenal. Jadi mereka menggunakan pesan rahasia untuk lokasi pertemuan dan identitas mereka. Disini 1618-2F adalah kode lokasi pertemuannya. "Organik" pasti kode untuk saling mengenal satu sama lain. Segel negara bagian Hwangjejibo. Jalan Sejongno di Jongno- gu, Seoul merupakan Toko Buku Future 29, Naruteo-ro 10, Seocho-gu, Seoul" kata Haenim panjang lebar.
Jinkyung pun mengepal tangan untuk segera bertemu pencurinya. Ohsung ada yang perlu dipertanyakan " Siapa dan kenapa dia meninggalkan pesan di museum? Apalagi itu pesan rahasia. Segel Hwangjejibo milik Kaisar Gojong hilang saat perang korea dan presiden Amerika Barrack Obama yang mengembalikannya. Tapi segel ini ditetapkan hadiah berharga." tanya Ohsung heran.
Jinkyung yang mendengarnya juga aneh dengan hal tsb sambil frustasi.
Haenim menemukan pelaku pencuri dengan julukan Henry si pemburu harta berharga berdasarkan serabut benang sarung tangan hitam kupu-kupu.
Di lokasi pertemuan toko buku, tim detektif tidak menemukan hal yang mencurigakan. Ohsung melihat seorang wanita memakai tas berbandul boneka Franky memasuki sebuah kafe seberang toko buku. Wanita tsb menerima memo yang diterima dari pramusaji. Ternyata siswi yang merusak smartphone Eun berkerja pramusaji di kafe tsb. Dia kaget dengan kedatangan tim detektif sambil teriak tentu saja segera dihentikan oleh mereka sebelum ketahuan wanita tas bandul Franky.
Jinkyung segera ke belakang posisi wanita berbandul boneka Franky. Siswi pramusaji menceritakan ada seorang pria yang meminta memberikan memo ke wanita dengan boneka Franky. Haenim menanyakan apa isi memo tsb. Siswi pramusaji tidak membacanya karena kertasnya dilipat namun si pria yang memberi memo memakai sarung tangan hitam kupu- kupu.
Wanita dengan Franky meninggalkan kafe diikuti Jinkyung yang meminta Ohsung Haenim segera mengikutinya namun ditahan siswi pramusaji ingin ajak bergabung. Tentu saja ditolaknya oleh mereka berdua akbatnya mereka kehilangan jejak eonni Jinkyung dan wanita Franky.
Wanita dengan Franky berhenti jalan dan menoleh belakang menanyakan ke Jinkyung " Apa aku mengenalmu? kenapa kau mengikutiku?" Jinkyung bersender ke jendela " entahlah, urus rusanmu sendiri. Kamu punya segelnya kan? Aku tahu pelakunya,". Wanita dengan Franky jika tahu segalanya coba pecahkan isi dari memo tsb sambil menyerahkan ke Jinkyung. Jinkyung menanyakan siapa dia, diapun menjawan Jang Yoonji karyawan perusahaan pelelangan Christie Jepang. Alasan datang karena Henry akan memberikan segel tapi malah tak datang. Malah polisi yang datang sambil memeprlihatkan foto tim detektif. Yoonji pun sudah lama tak bertemu sejak Jinkyung saat itu masih SMA. Jinkyung dibawa pergi paksa oleh suruhan Yoonji.
Jinkyung saat sadar ternyata berada di ruangan penyekapan dengan di atasnya ada alat jeruji. Haenim Ohsung segera datang menolong. Jinkyung berteriak bagaimana bisa tahu keberadaanya. Mereka tahu dari alat pelacak pada jam tangan Jinkyung. Jinkyung meminta segera menghentikan alat jerujinya. Haenim pun mencobanya. Ohsung bertanya adakah kata- kata terakhir yang diucapkan. " Di kotak rias, aku menyembunyikan uang. ambillah 100,000 won." Haenim frutasi ternyata buka yang ini untuk menghentikannya. Ohsung segera memencet tombol remote dan alatnya pun berhenti tepat diatas Jinkyung.
Jinkyung nangis sesegukan selamat dari maut dan Ohsung Haenim membuka ikatannya. Adiknya pun juga mengkuatirkannya. Jinkyung tersadar bahwa Ohsung mengambil kesempatan denagn kata terakhirnya yang berniat mengambil uangnya diikuti gerakan adiknya Haenim. Ohsung pun berkelit membantahnya dengan alasan dialah yang membantunya.
Di ruangan mereka, Jinkyung menjelaskan bahwa Jang Yoonji mengenal mereka bertiga saat Jinkyung masih SMA dan Ohsung Haenim 10 tahun.
Gambar diambil dari Naver TV Cast
Di museum, ada seorang wanita memakai topeng hitam akan mencuri segel negara, saat menghindari laser anti maling belum selesai ada bunyi sirine. Segera wanita itu pergi kabur sebelum ketahuan. Petugas langsung mengejar. Ternyata ada seorang lagi yang mencuri stempel dengan sarung tangan hitam kupu- kupu.
Seorang siswi menyangkal tuduhan bahwa telah menjatuhkan smartphone temannya. Haenim pun memberikan bukti tuduhannya bahwa saat menjatuhkan smartphone, layar yang pecah akan ada serpihan kaca yang jatuh pada rambut dan baju. Siswi tsb tak terima dengan "Kenapa aku merusak smartphone Eun?" Ohsung pun menjelaskan bahwa di hp Eun ada pesan kakao talk yang dibencinya yang membuat merasa dikhianatinya. Ohsung pun menoleh ke seorang siswa laki- laki yang diikuti seluruh siswa di kelas. Siswa yang dilihatin pun berdehem sambil memegang dasi. Kemungkinan siswi yang merusak smartphone menyukai siswa tsb namun Eun mengkhianatinya. Ohsung pun tak mampu melanjutkan analisisnya karena ingin menghormati privacy mereka. Namun seluruh siswa protes penasaran. Tiba- tiba Jinkyung datang memanggil Ohsung Haenim untuk penyelidikan.
Di dalam mobil, Ohsung Haenim berebut roti. Jinkyung melihat mereka berdua heran. "Kalian hatus berbagi.Bersikap baiklah satu sama yang lain". Ohsung berdalih " Dia selalu mengambil makananku. Karena itulah dia tumbuh lebih cepat dariku! Tingginya bertambah 4 cm". Haenim tak terima karena dia perlu makan 5 kali dalam sehari. Jinkyung pun berkata " Apa kalian tidak bosan berkelahi terus sejak berumur lima tahun?". Flashback. Diperlihatkan saat berusia lima tahun Ohsung dan Haenim berebut makanan.
Radio mobil memberikan berita bahwa ada lokasi pencurian segel negara. Dengan bantuan Museum Nasional rencananya akan dipamerkan sampai tanggal 14 bulan depan. Segel itu adalah satu dari sembilan segel yang sudah dikembalikan Jepang setelah Korea mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi Amerika. Mendengar itu, Ohsung menanyakan kepada eonni alasan memanggil mereka. Jinkyung pun mengatakan kita pergi ke museum sejarah.
Mereka berjumpa penanngung jawab pameran segel negara tsb untuk diijinkan masuk ruangan TKP. Si Penanggung jawab pun meyankinkan diri benarkah Ohsung Haenim yang diceritakan telah menangani kasus sulit. Ohsung Haenim yang mendengar pose detektif dengan senang setelah mendengar pujiannya.
Petugas kepolisian menyelidiki TKP. Si Penanggung jawab mengatakan bahwa dalam CCTV cuma ada satu pencuri yang tertangkap kamera. Segel tsb diketahui akan diselundupkan dalam waktu 48 jam. Sedangkan kita punya waktu 27 jam 36 menit. Salah satu petugas polisi protes kenapa ada pelajar menyentuh TKP. Jinkyung menjelaskan bahwa mereka berdua dari satuan detektif Mirye. Ohsung menganalisis bahwa pencuri bukan cuma satu orang tapi dua orang. Orang pertama mengelabui untuk mengalihkan semua petugas museum agar mengejarnya. Sedangkan yang kedua mencuri segel negara tsb saat ada kesempatan. Si Penanggung jawab menanyakan kepada mereka bagaimana bisa mengetahui. Ohsung mengatakan bahwa ada perbedaan waktu saat pendetkesi udara dan sensornya berhenti bekerja. Tapi alarm berhenti pukul 2:33:58. Itu berarti 5 detik lebih lama artinya pencurinya ada dua orang. "Seseorang bisa berada di tempat yang sama pada waktu berbeda tapi tidak bisa berada di tempat berbeda dalam satu waktu. Prinsip alibi saksi pasal 6" jelas Ohsung.
Haenim dikejutkan dengan temuan di etalase kaca segel negara bisa jadi kemungkinan pesan rahasia.
Di museum, ada seorang wanita memakai topeng hitam akan mencuri segel negara, saat menghindari laser anti maling belum selesai ada bunyi sirine. Segera wanita itu pergi kabur sebelum ketahuan. Petugas langsung mengejar. Ternyata ada seorang lagi yang mencuri stempel dengan sarung tangan hitam kupu- kupu.
Seorang siswi menyangkal tuduhan bahwa telah menjatuhkan smartphone temannya. Haenim pun memberikan bukti tuduhannya bahwa saat menjatuhkan smartphone, layar yang pecah akan ada serpihan kaca yang jatuh pada rambut dan baju. Siswi tsb tak terima dengan "Kenapa aku merusak smartphone Eun?" Ohsung pun menjelaskan bahwa di hp Eun ada pesan kakao talk yang dibencinya yang membuat merasa dikhianatinya. Ohsung pun menoleh ke seorang siswa laki- laki yang diikuti seluruh siswa di kelas. Siswa yang dilihatin pun berdehem sambil memegang dasi. Kemungkinan siswi yang merusak smartphone menyukai siswa tsb namun Eun mengkhianatinya. Ohsung pun tak mampu melanjutkan analisisnya karena ingin menghormati privacy mereka. Namun seluruh siswa protes penasaran. Tiba- tiba Jinkyung datang memanggil Ohsung Haenim untuk penyelidikan.
Di dalam mobil, Ohsung Haenim berebut roti. Jinkyung melihat mereka berdua heran. "Kalian hatus berbagi.Bersikap baiklah satu sama yang lain". Ohsung berdalih " Dia selalu mengambil makananku. Karena itulah dia tumbuh lebih cepat dariku! Tingginya bertambah 4 cm". Haenim tak terima karena dia perlu makan 5 kali dalam sehari. Jinkyung pun berkata " Apa kalian tidak bosan berkelahi terus sejak berumur lima tahun?". Flashback. Diperlihatkan saat berusia lima tahun Ohsung dan Haenim berebut makanan.
Radio mobil memberikan berita bahwa ada lokasi pencurian segel negara. Dengan bantuan Museum Nasional rencananya akan dipamerkan sampai tanggal 14 bulan depan. Segel itu adalah satu dari sembilan segel yang sudah dikembalikan Jepang setelah Korea mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi Amerika. Mendengar itu, Ohsung menanyakan kepada eonni alasan memanggil mereka. Jinkyung pun mengatakan kita pergi ke museum sejarah.
Mereka berjumpa penanngung jawab pameran segel negara tsb untuk diijinkan masuk ruangan TKP. Si Penanggung jawab pun meyankinkan diri benarkah Ohsung Haenim yang diceritakan telah menangani kasus sulit. Ohsung Haenim yang mendengar pose detektif dengan senang setelah mendengar pujiannya.
Petugas kepolisian menyelidiki TKP. Si Penanggung jawab mengatakan bahwa dalam CCTV cuma ada satu pencuri yang tertangkap kamera. Segel tsb diketahui akan diselundupkan dalam waktu 48 jam. Sedangkan kita punya waktu 27 jam 36 menit. Salah satu petugas polisi protes kenapa ada pelajar menyentuh TKP. Jinkyung menjelaskan bahwa mereka berdua dari satuan detektif Mirye. Ohsung menganalisis bahwa pencuri bukan cuma satu orang tapi dua orang. Orang pertama mengelabui untuk mengalihkan semua petugas museum agar mengejarnya. Sedangkan yang kedua mencuri segel negara tsb saat ada kesempatan. Si Penanggung jawab menanyakan kepada mereka bagaimana bisa mengetahui. Ohsung mengatakan bahwa ada perbedaan waktu saat pendetkesi udara dan sensornya berhenti bekerja. Tapi alarm berhenti pukul 2:33:58. Itu berarti 5 detik lebih lama artinya pencurinya ada dua orang. "Seseorang bisa berada di tempat yang sama pada waktu berbeda tapi tidak bisa berada di tempat berbeda dalam satu waktu. Prinsip alibi saksi pasal 6" jelas Ohsung.
Haenim dikejutkan dengan temuan di etalase kaca segel negara bisa jadi kemungkinan pesan rahasia.
Subscribe to:
Posts (Atom)
































































