Monday, July 16, 2018

Komentar film Padman

@thefilmpadman


ini baru real of hero. Seorang suami yang peduli ama istrinya sampai bikin pembalut. Salut ama dia. Padahal ia laki lho. Dulu kan orang- orang kalangan menengah ke bawah pada pakai gombal. Kan tidak higienis belum ada penyakit. Tapi sekarang back to kain. Tapi kalau aku tetep  pakai pembalut karena praktis dan males nyuci. Nyucinya berat ia kalau bersih kalau enggak. 
meski dicemooh orang, tetap usaha sana sini bikin pembalut. Usaha tak khianati hasil. Dan bentuknya ala- ala hers softex jadul. Dulu suka pake karena murah dan dapat banyak segede gaban. Sekarang sudah ga ada :(
meski tak menuntut ilmu tinggi, tak menyurutkan ia minder bikin pembalut. Padahal bikin mesin aja sulit tapi ia mampu karena kerjaannya tukang las ditambah pola pikir sederhana. 
bagaimana bisa seseorang tidak bisa melindungi wanita disebut pria -lashkmi- quotenya juara
❤ Kalian kudu nonton karena ceritanya yang mirip ama kehidupan kita. Di india wanita menstruasi ga boleh masuk rumah. Kudu di luar takut kececeran makanya kudu di teras sampai tidurnya di luar. Kalau di kita menstruasi gak boleh ke dalam mesjid tapi skrg gak apa- apa 
✋bener kata Ali bin abi Thalib, laki sukses bisa dilihat dari dual hal. Pertama, siapa ibunya. Kedua, siapa wanitanya. 
Tapi yang bikin baper endingnya sulit memang wanita berpendidikan tinggi dengan laki tidak berpendidikan karena segi bicara, pola pikir dan cara berkembangnya berbeda.


No comments:

Post a Comment