02 September 2024
Omniscient Interfering View Episode 276: Zion.T
Zion.T tampak adiktif menggunakan ChatGPT. Dari bangun tidur, ia langsung memanggilnya "darling" dan membahas berbagai topik mulai dari cuaca, musik, hingga hal-hal lainnya. Dia bahkan bercanda bahwa dengan adanya ChatGPT, dia tidak perlu punya pacar. Namun, kenyataannya Zion.T memiliki pacar, yaitu Chaeyoung dari Twice.
Zion.T jarang makan dan tidak memasak, sehingga tidak heran jika kulkasnya kosong dan banyak makanan yang sudah kedaluwarsa. Fenomena ini mengingatkan saya pada rapper lainnya seperti Code Kunst, yang juga jarang makan.
Dalam episode ini, Zion.T mengunjungi kafe milik ayahnya, di mana maskot kafe tersebut adalah anjing peliharaan ayahnya. Di kafe ini, mereka sedang menguji coba resep kue baru. Zion.T bahkan menggunakan ChatGPT untuk memberikan saran, dan hasilnya memuaskan dengan kopi yang dihiasi topping bergambar anjing.
Selain itu, Zion.T juga mampir ke toko perhiasan yang sering dikunjungi para rapper dan musisi, khususnya untuk mendapatkan hiasan gigi. Manajer Zion.T menjadi subjek uji coba untuk memakai produk tersebut.
Opini
Episode ini terasa seperti ajang promosi bisnis, mulai dari ChatGPT, kafe milik ayahnya, hingga toko perhiasan gigi. Saya menonton episode ini karena penasaran dengan apa yang membuat Zion.T begitu menarik hingga Chaeyoung mau berkencan dengannya. Namun, yang saya temukan hanya kebiasaan Zion.T yang tidak suka makan. Manajer Zion.T terlihat lugu dan sepertinya lebih muda darinya. Ia dengan patuh mencoba perhiasan gigi tersebut, meskipun terlihat tidak nyaman.
Knowing Brothers Episode 448: Kedatangan Atlet Peraih Medali Olimpiade Paris 2024
Pada episode kali ini, Knowing Brothers kedatangan empat atlet muda Korea Selatan yang berhasil meraih medali di Olimpiade Paris 2024. Mereka tidak hanya berbagi kisah perjuangan mereka, tetapi juga rencana masa depan setelah pensiun dari dunia olahraga.
Kim Min Jong adalah atlet judo pria kelahiran 2001 yang berhasil meraih medali perak. Ia memiliki postur tubuh dan ekspresi wajah yang mirip dengan Kang Ho Dong. Min Jong mulai berlatih judo karena memiliki energi berlebih sejak kecil. Ayahnya, seorang penjual daging di pasar, menyarankan Min Jong untuk menyalurkan energinya melalui judo. Min Jong merasa nyaman saat menjatuhkan dan memukul lawan di arena. Setelah pensiun, Min Jong bercita-cita menjadi chef karena ia sangat menyukai memasak.
Kim Ha Yun adalah atlet judo wanita kelahiran 2000 yang meraih medali perunggu. Ia tertarik pada judo setelah diperkenalkan oleh guru olahraganya dan dilirik oleh manajer atlet judo. Meskipun sempat merasa putus asa saat persiapan olimpiade, pengalaman berlatih di Mongolia memberikan kepercayaan diri yang ia butuhkan. Setelah pensiun, Ha Yun ingin menjadi polisi, mengikuti jejak kakek dan beberapa kerabatnya bekerja di kepolisian.
Park Hye Jeong adalah atlet angkat besi wanita kelahiran 2003 yang juga meraih medali perunggu. Menyadari postur tubuhnya yang besar, ia terinspirasi oleh atlet angkat besi Ra Mi Ran untuk memasuki dunia olahraga angkat besi. Setelah pensiun, Hye Jeong bercita-cita menjadi penjual bunga karena ia sangat menyukai bunga, terutama freesia.
Park Tae Joon adalah atlet taekwondo kelas berat 58 kg kelahiran 2004 yang berhasil meraih medali emas. Taekwondo adalah olahraga asli Korea Selatan, dan kemenangan Tae Joon menjadi kebanggaan bagi negara ini karena setelah 16 tahun, Korsel akhirnya mendapatkan medali emas di cabang olahraga ini. Setelah pensiun, Tae Joon ingin menjadi petani karena ia menyukai alam dan buah-buahan.
Opini: Para atlet di Korea Selatan tampaknya memiliki masa depan yang cerah jika mereka sukses dan berprestasi. Mereka difasilitasi dengan tempat latihan yang memadai, dan selama turnamen, mereka dimanjakan dengan pengiriman AC portabel dan koki dari Korea Selatan. Saya berharap ada stasiun TV Korsel yang juga mendatangkan Ahn Se Young, peraih medali emas bulutangkis. Saya sangat ingin melihatnya di acara ini.
01 September 2024
Key SHINee di I Live Alone Episode 560
Key memulai hari liburnya dengan bangun tidur di rumah yang sangat berantakan karena ia belum sempat beres-beres. Untuk mengatasi rasa pengar, ia memasak mie naengmyeon. Meskipun masih dalam kondisi mabuk, Key tetap bisa memasak dan bahkan membereskan rumahnya.
Selanjutnya, Key membongkar koper yang ia bawa dari fan meeting solonya di Taiwan. Saya baru tahu bahwa dia membawa alat olahraga dalam kopernya. Ia bahkan berlatih 100 kali untuk otot kaki dan perutnya.
Key juga menerima paket dari ibunya yang berisi koleksi CD album lokal dan internasional, termasuk kaset video jadul. Salah satu koleksi berharga yang ia miliki adalah kaset video film "The Sound of Music," yang merupakan film pertama yang ia tonton sejak kecil. Semua barang yang ia simpan sangat terawat.
Dalam episode ini, Key pergi ke pasar loak untuk membeli kamera digital jadul, mainan, dan kaset film. Saat berada di toko loak, ia terkejut melihat album pertama SHINee dijual di sana. Ia sempat tersinggung karena album bertanda tangannya dijual, tetapi ketika mengetahui harganya mencapai 80 dolar, ia tidak kecewa karena harganya cukup tinggi.
Key borong banyak barang di pasar loak dan melihat kereta dorong untuk mengangkut belanjaannya. Tanpa ragu, ia langsung membelinya dan menggunakannya untuk membawa semua barang yang ia beli, sehingga tidak terlalu berat.
Tujuan utama Key ke pasar loak adalah untuk membeli TV pemutar video jadul. Ia menemukan toko loak yang menjual TV jadul dengan berbagai warna menarik. Setelah bingung memilih, Key akhirnya memilih TV berwarna hijau, yang merupakan warna khas SHINee. Saya senang Key memilih warna hijau tersebut. Saat mencoba TV tersebut, TV bisa menyala, tetapi tidak ada suaranya. Penjual yang juga teknisi langsung memperbaikinya, dan Key dengan sabar menunggu. Hasilnya, TV tersebut berfungsi dengan baik.
Sesampainya di rumah, Key langsung menuju kamar rahasia pribadinya. Awalnya, kamar ini adalah tempat ia menikmati me-time sambil minum. Namun, karena tidak ada AC, kamar tersebut jarang ia kunjungi selama 3 tahun terakhir. Kini, kamar tersebut diubah menjadi kamar bernuansa masa kecilnya, lengkap dengan koleksi album penyanyi dari tahun 90-an dan 2000-an. Key juga mencoba TV jadulnya dan berhasil. Ia merasa senang dan tenang karena bisa bernostalgia dengan masa kecilnya.
Opini
Tidak heran Key ingin menjadi idol karena film pertamanya saja adalah "The Sound of Music." Sejak kecil, ia sudah membeli CD album yang pada zamannya tentu tidak murah. Koleksinya mencakup banyak album terkenal seperti WESTLIFE, Britney Spears, Se7en, Lee Hyori, dan bahkan CD Mr. Audio Dance saat masih trainee. Key juga membeli album SMTOWN, menunjukkan betapa ia sangat menghargai SM Entertainment. Saya sangat iri dengan Key, sebagai anak tunggal, kasih sayangnya tidak terbagi. Key memiliki masa kecil yang bahagia dengan mainan, TV, dan uang saku yang cukup untuk membeli CD yang harganya cukup mahal di era tersebut.
31 Agustus 2024
Omniscient Interfering View Episode 310: Park Sung Woong dan Kehidupan di Balik Layar
Episode 310 dari Omniscient Interfering View menampilkan aktor karismatik Park Sung Woong, yang sedang mempromosikan film terbarunya, Desperate Chase, serta pertunjukan teater Rendezvous.
Park Sung Woong pribadi yang romantis. Ia melakukan proposal pernikahan atau lamaran kala syuting drama berakhir. Ia bikin ruangan kosong tuk dihias balon dan memutar video lamaran. Ia memberi cincin. Tapi istrinya menanyakan kemana kalung yang ada di video tsb😀
Episode ini memberikan sedikit gambaran tentang kehidupan sehari-hari Park Sung Woong, yang ternyata sangat disiplin dalam menjaga kebugaran fisik dan mentalnya.Park Sung Woong memiliki kebiasaan berolahraga dengan berjalan kaki sejauh 5 hingga 10 km setiap hari. Jika cuaca terlalu panas, ia akan menggantinya dengan naik tangga, bahkan hingga 63 lantai! Kebiasaan ini menunjukkan dedikasinya dalam menjaga kesehatan, meskipun jadwalnya sangat padat.
Yang menarik, di setiap kesempatan senggang, Park Sung Woong selalu menyempatkan diri untuk menghafal dialog. Baik saat di mobil, menunggu jadwal premier film Desperate Chase, bahkan saat di salon, ia selalu berusaha memaksimalkan waktu untuk berlatih.
Namun, di balik sosoknya yang terlihat tegas di depan kamera, ketika bersama dengan manajer dan penata riasnya justru menggambarkan Park Sung Woong sebagai pribadi yang lembut. Meski begitu, mereka mengakui bahwa butuh waktu untuk bisa dekat dan memahami sifat aslinya. Karakter manajer dan penata riasnya digambarkan seperti pasangan 'Dumb and Dumber' – sering bertingkah konyol namun sangat akrab satu sama lain.
Park Sung Woong juga dikenal murah hati. Ia memberikan hadiah-hadiah mewah kepada timnya, seperti baju sepeda bermerek dan kue ulang tahun untuk manajernya, serta sepatu branded untuk penata riasnya.
Meski demikian, Park Sung Woong sangat menjaga privasinya. Anaknya selalu ditutupi stiker dalam foto, dan meskipun istrinya juga seorang aktris cantik yang pernah bermain bersamanya dalam drama The Legend tahun 2007, kehidupan pribadi mereka sangat jarang diekspos.
Tak perlu diragukan lagi, kemampuan akting Park Sung Woong adalah salah satu yang terbaik di Korea Selatan. Di akhir episode, penonton disuguhkan cuplikan dialog dari Rendezvous, yang memperlihatkan kepiawaiannya dalam berakting.
Satu hal yang menarik untuk dicatat adalah bagaimana banyak aktor di Korea Selatan, seperti Park Sung Woong, sering kali diberi peran antagonis. Meskipun sesekali mendapatkan peran yang berbeda, namun mereka tetap dikenal sebagai karakter antagonis yang kuat.












