31 Desember 2020
Cerita ini mirip Tunnel dan Signal, yang mana menghubungkan orang masa lalu hanya saja media yang digunakan handphone yang hilang dan jarak dengan orang yang masa lalu berjarak satu bulan. Ternyata Shin Sung Rok dan Lee Se Yeong pernah main Trot Lovers eh sekarang reuni lagi.Tapi Shin Sung Rok sebelum menerima Kairos, menolak drama Penthouse alasannya jadwal bentrok dengan awalnya bergabung variety Master in The House dan bersamaan projek drama musikalnya. Eh jadwal penayangannya bersaing dengan slot senin selasa Penthouse. Memang sih cerita Penthouse ala ala A world of married of couple. Tapi aku suka Kairos karena penikmat drama Thriller. Namun karena kalah rating, sepertinya Shin Sung Rok menyesal. Dikutip dari wowkeren
Shin Sung Rok berkata, "Itu akan menjadi kebohongan untuk mengatakan bahwa aku tidak kecewa dengan rating. Tapi seperti yang kalian ketahui, drama kami bukanlah jenis pertunjukan yang bisa kalian mulai di tengah dan memahami apa yang sedang terjadi."
"Drama ini memiliki plot kompleks yang memicu pertanyaan tentang apa yang terjadi bahkan bagi orang-orang yang menonton setiap episode. Namun jika kita tidak melakukan itu, maka jalan ceritanya tidak akan lengkap. Jadi kami memilih untuk memiliki alur cerita yang kompleks," ungkap Shin Sung Rok.
"Alih-alih sesuatu yang mudah ditonton, kami ingin memiliki cerita yang bisa diselesaikan oleh penonton bersama dengan karakternya. Itulah mengapa sulit bagi pemirsa untuk naik lebih tinggi setelah dimulai. Rating seperti rapor, jadi ada sedikit kekecewaan, tapi aku juga puas menerima pujian dari banyak pihak," tambah Shin Sung Rok.
Bagi kalian penikmat thriller seperti aku, ceritanya menegangkan sama seperti perkataan Shin Sung Rok bahwa drama ini memiliki alur cerita yang kompleks dan kudu nonton sedari awal agar paham. plot twits gak ketebaklah.
26 Desember 2020
25 Desember 2020
24 Desember 2020
Episode 6 : 10 Kebenaran yang berbeda
Kepala Jaksa No kesal bukan main perkara aduannya terkait penipuan entah kenapa menjadi pembunuhan kan makin lama kasusnya. Jaksa Eun Sol beralasan bahwa ia mendapat telepon dari BFN. Kepala Jaksa No menanyakan pendapat Jaksa Kang atas hal ini. Ia menjawab mestinya berhati- hati meski BFN menaruh kecurigaan. Namun karena surat penyidikan sudah dibuat maka penyelidikan terus dilanjutkan. Kepala Jaksa No pun demikian bahwa kejaksaan bukanlah bawahan BFN (Badan Forensik Nasional) dan ia meminta bawalah tersangkanya lagipula ini bukan pembunuhan berantai hanyalah perihal warisan. Senang dapat persetujuan, jaksa Eun berjanji akan melakukan penyelidikan dua arah. Melihat hal itu Kepala Jaksa No bermuram dan berkata Jaksa Kang jaga bawahanmu sepertinya kita akan kehilangan orang baru di BFN.
Jaksa Kang heran bagaimana bisa dr Baek menghubungi jaksa Eun Sol. Jaksa Eun membela kan dirinya berada di kasus yang sama. Tapi Jaksa Kang tak suka dirinya berdekatan dengan dr Baek karena kepribadian dr Baek (maksudnya cemburu kali ya). Diakui Jaksa Eun memang ia gila. Tapi bukan itu maksud jaksa Kang. Jaksa Eun heran kenapa bisa seniornya sinis ke dr Baek. Oleh Jaksa Kang menghindar dan mengatakan sebaiknya mesti berhati- hati
dr Baek dan dan asisten Jung Soo sedang reka adegan simulasi penyebab keretakan pada tempurung kepala belakang jasad korban. Diketahui oleh benturan lengan sofa. Jaksa Eun kaget melihat itu dan melaporkan ke dr Baek bahwa saat korban dirawat rumah sakit ada 10 orang yang menjenguknya. dr Baek membalas 'berarti akan ada 10 kebohongan' sambil lalu pergi keluar ruangan
Di ruang jaksa Eun mereka diskusi siapa pembunuhnya. Berdasarkan riwayat jenguk ada dokter, perawat dan ketiga kakak tiri serta istrinya. Detektif Cha So Ho menduga kakak tirinya karena kuat memiliki motif. Jaksa Eun meminta untuk wawancara lokasi TKP untuk mengetahui yang sebenarnya
Jaksa Eun mewawancara perawat RS dimana sang korban Jang Deuk Nam dirawat. Perawat menjelaskan bahwa sebelum meninggal sang korban dibantai kakak tirinya karena tetiba sudah mendaftarkan pernikahan. Mereka tak suka dengan istrinya. "Siapa yang akan menikah dengan lelaki yang mau meninggal? Apa lagi jika bukan uang" imbuh lainnya. Meski dibantah oleh sang korban. Keesokannya sang istri datang meski mendapat perlakuan yang tidak mengenakkan
Scene beralih di ruang interogasi istri korban bersikukuh bahwa ia layak diterima bagian dari keluarga korban meski ditolak ketiga kakak iparnya. Sedangkan ketiga kakak iparnya saling mengahasut satu sama lain bahwa saudara lainnya punya motif untuk membunuh
Kedua Asisten dokter Lee Hye Seong mengatakan bahwa saat kematian Jang Deuk Nam jantungnya sudah berhenti berdetak dan tidak ada pendarahan di kepalanya. Jika ada darah pasti diketahui dari bantalnya bahkan operasinya berjalan lancar. Dokter yang bersangkutan lee hye seong datang dan mengatakan dirinyalah yang melakukan CPR saat kejadian. Jaksa Eun Sol menanyakan kepribadian pasiennya? Dengan ketus apakah ia mampu mengingat banyaknya sifat pasiennya mungkin perawat vip inap tahu sayangnya dia sudah keluar, Byun Soo Kyung. Penyidik Kang bergegas menghubunginya. Tanpa disadari mereka dikuntit kakak dari almarhum Jang Deuk Nam, Jang Il Nam.
Scene beralih ke kantin Kejaksaan Seoul Timur. Jaksa Eun Sol makan siang bersama Jaksa Kang, saat sampai di meja makan Jaksa Eun Sol bingung kenapa bisa dikatakan 10 kebohongan. Jaksa Kang menyanggah bisa saja ada 10 kebenaran. Bisa saja saksi memiliki kebenaran menurut sudut pandangnya. Tetiba ada telpon dari asisten Jung Soo bahwa sudah ditemukan laporan forensik di mayat Jang Deuk Nam.
Asisten Jung Soo bercerita bahwa dokter Stellar Hwang ahli dalam kandungan racun memiliki jejak rekam apoteker bahkan berkuliah di Universitas John Hopkins. Stellar Hwang menjelaskan terdapat banyaknya kandungan propofol beracun di dalam sampel Jang Deuk Nam. Hal ini yang menyebabkan apnea. Menyembunyikan pendarahan pada otak akibat kerusakan tengkorak. dr Baek mengatakan pembunuhan, jaksa Eun Sol bertanya siapa yang melakukannya. Oleh dr Baek menimpali siapa yang bisa mengakses banyak propofol. Jaksa Eun Sol bergegas pergi.
Jaksa Eun Sol beserta timnya menggerebek rumah sakit tempat Jang Deuk Nam. Jang Il Nam juga diam-diam menguntitnya. Tetiba ada jaksa lain Seo Jung Min datang ternyata diam-diam mengambil berkas. Dokter Lee Hye song datang menanyakan keberadaan jaksa Eun Sol. Ia menjawab ditemukan obat propofol tanpa resep pada Jang Deuk Nam, dr Lee kaget dan mengatakan apakah dr. Baek yang menyuruh menggerebek rumah sakit mengingat dulunya ia pernah bekerja di sini pada operasi Toraks sebelum mengusirnya. Jaksa Eun Sol bahwa kejaksaannya yang memutuskan. Dokter Lee menyetujui tuk koperatif.
Asisten Cheon Mi Ho mencoba melaporkan eh diserobot Penyidik Kang bahwa ada kejanggalan dalam jumlah propofol. Jaksa Eun Sol menanyakan dimana perawat Byun Soo Kyung. Penyidik Kang menjawab bahwa ia tidak berhubungan dengan keluarganya bahkan tidak menggunakan kartu kreditnya.
Ahjumma ( pembantu di rumah orang tuanya ) datang ke kantornya membawa makanan. Ia tidak sengaja mengambil foto perawat Byun Soo Kyung, teman tiroidnya yang memiliki kesamaan bekas operasi tiroid makanya ia slalu gunakan syal dan tergantung minum obat. Jaksa Eun Sol mendapat pencerahan sepertinya tahu keberadaan perawat Byun Soo Kyung langsung menelpon penyidik Kang.
Sesampai di lokasi tidak sengaja berjumpa dr Baek. Asistennya Jung Soo menjelaskan di unit 203 ada mayat wanita yang mati tidak wajar. Penyidik Kang menimpali bukannya dia yang kita cari. Jaksa Eun Sol nampak kesal dan sedih dilihat ekspresinya. Pas ke lokasi TKP, detektif Cha So Ho berkata bahwa dia pecandu obat lihat saja banyaknya suntikan. dr Baek dengan ketus menjawab dia bukan pecandu lihat saja bekas suntikan ya baru, memang dia tahu definisi pecandu.
Di tempat forensik, jaksa Eun Sol mengobrol dengan Penyidik Kang menyayangkan kematian perawat yang ditunggu kesaksiannya sembari melihat proses otopsi. Detektif Cha So Ho datang membawa laporan bahwa ada bukti laporan Jang Il Nam mengirim uang ke perawat Byun Soo Kyung.
Stellar Hwang berkata insulin. Setelah ditidurkan dengan obat propofol ia disuntik insulin. Dia hampir menipu pada ahli toksikologi. Asisten Jung Soo hanya menemukan lateks pada suntikan itu artinya pembunuh menggunakan sarung tangan. Jaksa Eun Sol recall ingatannya tentang lokasi TKP teringat bahwa kancing lengan perawat Byun Soo Kyung terbuka maka sang pelaku pasti melepaskan sarung tangan. Ia mencoba rekonstruksi dengan mengambil sarung tangan di lab mencoba membuka kancing kerah bajunya mengalami kesulitan pada akhirnya melepas sarung tangannya dan mencoba membuka kancing kerahnya lalu dihentikan oleh dr. Baek sebaiknya cukup menjelaskan lewat kata-kata. Tanpa disadari kerah bajunya terlalu ke bawah segera kembali dikancingkan oleh Jaksa Eun Sol.
dr. Baek bilang jangan pulang dulu kepada Han Soo Yeon. Han Soo Yeon kesal kepada Jaksa Eun Sol andai ia pulang lebih cepat. Saat melakukan membubuhkan bubuk fluoresensi pada kain, membutuhkan sinar UV tuk melihat identifikasi sidik jari. dr Baek mengeluarkan sinar UV dari tas pinggangnya. Terdapat sidik jari meski tidak banyak dengan nada kesal membutuhkan waktu yang lama. Jaksa Eun Sol menanyakan pada dr Baek apa isi tas pinggang yang slalu dibawa kemana-mana. dr Baek ngacir sambil cuek kepadanya. Han Soo Yeon bilang bahwa tas itu berisi segalanya.
Saat akan pulang, jaksa Eun Sol mendapat panggilan telepon dari Choi Jadi Hwa perihal informasi terkait perawat Byun Soo Kyung. Ia meminta tuk bertemu keesokan harinya. Besoknya jaksa Eun Sol menemuinya di waktu bersamaan sidik jari sudah diketahui milik Choi Ja Hwa. Seketika scene diperlihatkan bagaimana cara pembunuhan perawat saat menyuntik insulin. Choi Ja Hwa juga membubuhkan racun pada kopi tuk jaksa Eun Sol. dr. Baek segera menghubungi Jaksa Eun Sol tapi tak ada jawaban.
Komentar: maaf ya lama sinopsisnya sampai menahun bahkan drama ini sudah season kedua. 🙏🙏🙏
Menceritakan tentang seorang Seo Do Won ( Yoon Shi Yoon ) yang mana ayahnya tewas tabrak lari di waktu bersamaan ada juga seorang ayah juga tewas dirampok meninggalkan seorang Han Seo Kyung ( Kyung Soo Jin ). Oleh penyelidikan, ayah dari sang Do Won ditetapkan tersangka perampokan diduga saat teknisi benerin lampu kala hujan deras malam hari. Merasa bersalah Do Won tersebut mencoba menolong sekaligus melindungi Seo Kyung hingga menjadi detektif polisi. Ternyata di selediki lagi menemukan fakta bahwa ada seorang pembunuh berantai yang menyebabkan Seo Kyung meninggal di rel kereta. Kemudian, Do Won itu memutuskan menyeberang ke dunia paralel lain untuk mencari tahu bagaimana Seo Kyung itu meninggal dunia.
Seo Do Won adalah detektif polisi yang sangat bersemangat dalam mengerjakan tugasnya. Do Won kehilangan Seo Kyung, wanita yang ia perhatikan (secret admirer) dan kini ia sedang mengejar seorang pelaku pembunuhan berantai. Di sini Yoon Shi Yoon berkarakter ganda karena di dimensi lain perannya jauh berbeda.
Di sisi lain, Han Seo Kyung adalah seorang jaksa dengan kepribadian jujur. Seo Kyung di dimensi lain akhirnya mau gak mau terlibat dengan usaha Do Won menangkap pelaku pembunuhan berantai.
Pokoknya kalian kudu menonton karena alur ceritanya sulit ditebak, aku aja gak percaya dengan siapa pembunuh berantainya. Terus ini cuma 12 episode jadi lebih ringkas dan padat konfliknya gak belibet. Maaf ya baca ini mengandung spoiler hehe😅😅
23 Desember 2020
Aku nonton ini karena ada Lee Sang Yoon. Kebetulan di sini screentime dia banyak dan enjoy beda banget di Knowing Brothers wkwkwk. Mungkin di sini ada Park Sung Woong yang main film OKmadam atau para cast isinya aktor makanya dia nyaman. Aku deskripsikan sedikit mengenai karakter para cast.
Kim Nam Gil. Dia ini karakternya bisa dibilang leader karena kek bertanggung jawab. Buktinya Ahsung mencium aroma terbakar cuma dia yang mencari aroma meski ga ketemu dan baru ketahuan oleh staff ternyata mesin kiri yang terbakar. Dia juga bertugas pembersih bareng Ahsung meski ceroboh. Soalnya bisa dibilang variety ini lanjutan Trans Siberian bareng Go Kyu Pil. Berhubung lagi pandemi Corona diganti acara ini.
Go Kyu Pil. Oh iya, semua cast punya lisensi mengendarai kapal. Nah Go Kyu Pil ini jauh lebih dulu punya lisensi gegara wamil. Disini dia tersiksa banget wkwkwk. Kan dia makan banyak berhubung rekan yang lainnya selebriti yang jaga pola makan mau gak mau ikutan makan sedikit. Terus Lee Sang Yoon pernah nanya lebih seru mana Trans Siberian dengan acara ini? Dia lebih suka Trans Siberian karena selama perjalanan cuma tidur rebahan beda kek di sini yang mana kudu berlayar terus mastiin arah, sudut bahkan jika tuk berlabuh ke pelabuhan ribet. Meski di drama maupun film, Kyupil bukan pemain utama tapi karakter aktingnya kuat sampai aku terkesan.
Park Sung Woong. Maniak olahraga banget. Di kapal dia mabok laut berat. Badan kekar ternyata ga kuat mabok wkwkwk. Bisa dibilang dia aktor yang pemilih wkwkwk. Eh tapi anaknya fans Lee Sang Yoon lho, buktinya nelpon ayahnya terus ngobrol ama Lee Sang Yoon sudah nonton filmnya OKmadam ketiga kalinya. Ternyata Park Sung Woong tidak sekarismatik di dramanya ya. Di variety konyol dan lucu.
Go Ah Sung. Aku kurang paham karakternya bukan karena kurangnya screentime hanya saja dia tidak seaktif rekan lainnya. Tapi dia berusaha tuk mencairkan suasana seperti mengajak main game, terus memotret pakai polaroid dan juga hidung dia sensitif. Memang ya wanita jeli dalam hal detail printilan lainnya.
Variety ini seru kok, jika kalian suka dengan Kim nam Gil, Gyupil, Park Sung Woong maupun Ahsung. Sepertinya kapal yang digunakan kapal pesiar yang mewah namun hanya memuat kapasitas belasan orang. Kok beda vibe dan nuansa acara yang sama yatch expedition. Mungkin karena tiap 3 hari berlayar singgah dulu di daratan tuk istirahat di hotel kali ya, makanya pemain fresh dan kelihatan segar. Soalnya Siwon aja sampe brewoknya lebat terus para cast banyak mabuk laut juga
















