Podcast
19 September 2025
Episode PSICK Show kali ini dibuka dengan suasana meriah Chuseok. Para host melontarkan candaan khas, dari jaket Bruno Mars sampai ucapan selamat musim panen. Tepat setelah itu, tamu utama mereka, Kang DongWon, masuk dengan gaya “pangeran rock” yang langsung bikin riuh penonton.
---
Obrolan Santai: Rumah dan Mobil
Segmen awal berisi pertanyaan kocak tentang kehidupan pribadi. DongWon ditanya ukuran rumah, dan ia menjawab sekitar 3.560 kaki persegi meski sebenarnya itu rumah sewa. Soal mobil, ia mengaku hanya mengendarai Mini Cooper Countryman, bukan supercar mewah. Jawaban jujurnya langsung mematahkan rumor “aktor kaya dengan koleksi mobil mahal”.
---
Hobi Olahraga dan Seni
DongWon mengungkap dirinya rajin berolahraga. Ia pernah berlatih Muay Thai, jiu-jitsu, bahkan sparring dengan petarung UFC. Selain itu, ia juga punya hobi unik: membuat furniture kayu. Keseimbangan antara olahraga keras dan seni halus menunjukkan sisi lain dari sosok aktor papan atas ini.
---
Gaya Hidup & Minuman Favorit
Obrolan berlanjut ke pengalaman minum. DongWon mengaku beberapa kali masuk IGD karena minum soju berlebihan saat masa kuliah. Kini ia lebih santai, bahkan menyebut wiski Islay sebagai favoritnya. Cerita jujur ini membuatnya terasa lebih manusiawi di mata penonton.
---
Generasi MZ vs AZ
Para host menguji pengetahuan DongWon soal tren Gen Z. Ia diberi tanghulu (permen buah glasir) dan mencoba menjawab slang populer. Meski banyak yang meleset, momen ini bikin suasana semakin lucu. Identitasnya pun digoda: apakah ia “MZ” (milenial–Gen Z) atau justru “AZ” (generasi jokes bapak-bapak).
---
Nostalgia & Identitas Busan
DongWon sempat nostalgia soal asal-usulnya dari Busan. Ia bahkan dites logat daerah oleh para host. Perbedaan aksen antara Busan dan Seoul jadi bahan tawa. Momen ini menambah kedekatan emosional dengan penggemar yang tahu akar budaya sang aktor.
---
Promosi Film Dr. Cheon and the Lost Talisman
Di paruh akhir acara, DongWon akhirnya bicara soal film terbarunya, Dr. Cheon and the Lost Talisman. Ia memerankan penipu yang pura-pura bisa mengusir roh, tapi kemudian benar-benar bertemu hal-hal supernatural. Film ini dipenuhi komedi, aksi, sekaligus cerita menegangkan, dan menjadi tontonan keluarga saat liburan Chuseok.
---
Kesimpulan
Kehadiran Kang DongWon di PSICK Show membuktikan sisi lain dari dirinya: sederhana, humoris, dan apa adanya. Mulai dari cerita rumah sewa, mobil Mini, hobi membuat furniture, sampai promosi film baru, semuanya dikemas ringan sehingga penonton merasa dekat dengannya.
---
FAQ Seputar Kang DongWon di PSICK Show
Apa tema utama episode PSICK Show kali ini?
Tema utamanya adalah spesial Chuseok dengan bintang tamu Kang DongWon.
Apa mobil yang dimiliki Kang DongWon?
Ia mengendarai Mini Cooper Countryman, bukan mobil sport mewah.
Apa hobi Kang DongWon di luar akting?
Ia suka olahraga (Muay Thai, jiu-jitsu, golf) dan membuat furniture kayu.
Dalam episode 45 YooQuiz, Gang DongWon hadir bersama aktor Lee Dong Hwi. Keduanya membicarakan karya terbaru, termasuk film The Plot yang siap tayang. Momen ini terasa istimewa karena DongWon jarang tampil di acara variety, sehingga kehadirannya jadi sorotan utama.
Lee Dong Hwi juga berbagi cerita seputar dramanya Chief Inspector. Chemistry keduanya mencairkan suasana hingga membuat penonton ikut larut dalam tawa dan obrolan santai.
---
Obrolan Tentang Film The Plot
DongWon menjelaskan The Plot sebagai kisah seorang pembunuh bayaran yang membuat kematian korban terlihat seperti kecelakaan sempurna. Karakter utamanya, Young-il, menjalankan perusahaan keamanan sebagai kedok. Alur penuh kejutan ini membuat banyak orang penasaran.
Film ini jadi salah satu comeback besar DongWon setelah tampil di Broker dan Dr. Cheon and the Lost Talisman. Ia mengaku harus menghafal detail promosi film dengan hati-hati karena ada panduan ketat dari tim produksi.
---
Kehidupan Pribadi: Olahraga, Hobi, dan Keluarga
Selain film, obrolan juga menyentuh kehidupan pribadi. DongWon bercerita tentang hobinya seperti Muay Thai, jiu-jitsu, hingga berselancar di California. Ia juga pernah mendalami furniture making selama beberapa tahun.
Kedekatannya dengan keluarga pun disorot. Ia mengingat dukungan kakak perempuannya saat awal debut, bahkan rela mengorbankan kebutuhan sendiri demi DongWon. Kisah sederhana ini membuat penonton tersentuh.
---
Momen Kocak dan Rumor Unik
Episode ini dipenuhi momen lucu, mulai dari cerita “celengan” masa kecil, panggilan terbalik nama (WonDong, HwiDong), hingga rumor aneh seputar game online. Bahkan ada cerita keponakan yang dengan bangga berteriak, “Gang DongWon ada di sini!” di supermarket.
Keakraban para host Yoo JaeSeok dan Cho SaeHo dengan para tamu membuat suasana jadi hangat, penuh humor sekaligus mengungkap sisi manusiawi dari bintang besar seperti DongWon.
---
FAQ Seputar YooQuiz EP45
Apa tema utama YooQuiz episode 45?
Tema utamanya adalah kehadiran Kang DongWon dan Lee Dong Hwi yang mempromosikan film The Plot sekaligus berbagi kisah pribadi.
Kapan film The Plot dirilis?
Film ini dijadwalkan rilis pada 29 Mei.
Apa yang dibahas Kang DongWon selain film?
Ia bercerita tentang olahraga (Muay Thai, jiu-jitsu, surfing), hobi membuat furniture, serta kenangan bersama keluarga.
Kenapa episode ini jadi sorotan?
Karena DongWon sangat jarang tampil di variety show, sehingga kemunculannya langsung jadi perbincangan penggemar.
19 Juli 2025
Anak korporat mana suaranya? Pasti sudah tidak asing lagi dengan konten-konten Luthfi Afansyah Wijaya yang suka apply bahasa korporat di kehidupan sehari-hari. Tapi, tahu tidak sih, di balik konten-kontennya yang kocak dan relatable itu, ada banyak fakta menarik tentang Luthfi yang mungkin belum kamu tahu. Penasaran? Yuk, kita breakdown satu per satu!
1. Lulusan Ilmu Perpustakaan UI, Bukan Anak Hukum!
Kaget, kan? Dengan kemampuannya merangkai kata-kata ala anak korporat, banyak yang mengira Luthfi adalah lulusan komunikasi atau hukum. Ternyata, Luthfi adalah lulusan Ilmu Perpustakaan dari Universitas Indonesia [06:09]. Menurutnya, jurusan ini mempelajari tentang information retrieval, yaitu bagaimana cara mengelola dan menyimpan data agar mudah ditemukan kembali [06:33]. Wah, pantesan jago menyusun brief dan report, ya!
2. Satu-satunya yang Bukan PNS di Keluarga
Di saat circle-nya penuh dengan PNS, Luthfi memilih jalan yang berbeda. Seluruh anggota keluarganya adalah PNS, dan ada tekanan baginya untuk mengikuti jejak mereka atau menjadi dokter [19:03]. Tapi, Luthfi membuktikan bahwa sukses tidak harus selalu dengan menjadi PNS. Salut!
3. Awal Mula Jadi Konten Kreator di Tahun 2021
Perjalanan Luthfi sebagai konten kreator ternyata belum terlalu lama, lho. Ia baru memulai karirnya pada awal tahun 2021 [14:32]. Dalam waktu yang relatif singkat, ia berhasil mencuri perhatian banyak orang dengan konten-kontennya yang unik dan segar.
4. Ide Konten dari Pengalaman Pribadi di Dunia Korporat
Konten bahasa korporat yang menjadi ciri khasnya ternyata terinspirasi dari pengalamannya sendiri. Luthfi mendapatkan ide ini saat mengelola inquiries dan mengamati bagaimana orang-orang di dunia korporat berkomunikasi, seperti penggunaan frasa "izin jump in" atau "race issue regarding the matter" [09:37]. Siapa sangka, celetukan-celetukan di kantor bisa jadi sumber cuan, ya!
5. Pernah Coba Diet OCD ala Deddy Corbuzier
Di balik citranya yang humoris, Luthfi juga pernah melewati fase-fase seperti kita semua. Saat masih SMP, ia pernah mencoba diet dengan mengunduh program OCD (Obsessive Corbuzier's Diet) milik Deddy Corbuzier [51:46].
6. Dikenal dengan Persona 'Budak Korporat'
Luthfi sukses membangun persona sebagai 'budak korporat' yang sangat melekat di benak para pengikutnya. Kontennya yang mengaplikasikan jargon-jargon korporat dalam situasi sehari-hari [12:48] berhasil menghibur sekaligus menyentil kehidupan para pekerja kantoran.
7. Tak Lepas dari Komentar Kebencian
Di balik kesuksesannya, Luthfi juga tidak luput dari komentar negatif. Ia mengaku sakit hati ketika membaca komentar seperti "nggak lucu" atau kritik yang tidak membangun. Bahkan, ada juga yang menyerang fisiknya dengan komentar jahat. Menjadi figur publik memang penuh tantangan, ya.
8. Orang Tuanya Bercerai
Dalam salah satu segmen di video, terungkap sebuah fakta personal bahwa orang tua Luthfi telah bercerai. Hal ini menunjukkan sisi lain dari kehidupannya yang jarang terekspos ke publik.
Itu dia 8 fakta menarik tentang Luthfi Afansyah Wijaya. Dari semua fakta di atas, mana yang paling bikin kamu kaget? Share di kolom komentar, ya!
Opini aku:
Alasan aku nulis ini karena sesama lulusan ilmu perpustakaan. Bedanya dia S.Hum sedangkan aku S.S.I. Pas tahu lulusan ilmu perpustakaan aku ngerasa gagal. Tapi yang bikin relate dari Bang Luthfi ya alasan memilih ilmu perpustakaan karena tekanan jadi PNS. Konten dia pernah fyp di aku dan cara komunikasi ke Sahi BESTie dia penerima beasiswa GKS 2024 itu nyambung banget. Terlepas gaya bahasa budak corporate termasuk pintar ya. Setelah ngulik LinkedIn dia ternyata memang jago debat dan pintar.
05 Juli 2025
Kupas Tuntas! 11 Fakta Mengejutkan Ariel Tatum di Podcast Denny Sumargo yang Bikin Kamu Tercengang
Siapa yang nggak kenal Ariel Tatum? Aktris cantik dengan sejuta talenta ini selalu berhasil mencuri perhatian. Tapi, di balik pesonanya di layar kaca, ada banyak sisi lain dari seorang Ariel yang jarang terekspos. Nah, baru-baru ini, Ariel Tatum döduk bareng Denny Sumargo di podcast-nya dan blak-blakan soal banyak hal!
Mulai dari perjuangan kesehatan mental, pandangannya soal childfree, hingga kriteria pasangan idaman, semuanya dikupas tuntas. Siap-siap kaget, ini dia 11 fakta mendalam dari obrolan mereka yang wajib kamu tahu!
1. Ternyata, "Tatum" Bukan Nama Aslinya! Ini Asal-usul Nama Panggungnya
Fakta pertama yang mungkin bikin kamu kaget adalah nama "Ariel Tatum" ternyata sebuah nama panggung. Nama asli aktris kelahiran 8 November 1996 ini adalah Ariel Dewinta Ayu Sekarini. Lalu, dari mana nama "Tatum" berasal? Ternyata, "Tatum" adalah nama sang mama.
Nama panggung itu diberikan oleh sutradara film pertamanya, Mas Hari Suhariadi, saat Ariel masih berusia 8 tahun. Tiba-tiba saja di poster drama musikal anak-anak yang ia bintangi, namanya diubah menjadi Ariel Tatum. Sejak saat itu, nama tersebut melekat dan membawanya ke puncak popularitas di dunia hiburan yang ia masuki karena keinginannya sendiri sejak kecil.
2. Masa Remaja Kelam: Jadi Korban Bully Fanatik Gara-gara Pacaran sama Stefan William
Perjalanan karier Ariel tidak selamanya mulus. Ia mengaku pernah mengalami perundungan parah saat berusia 15 tahun. Momen itu terjadi ketika ia menjalin hubungan dengan pacar pertamanya, yang saat itu merupakan idola remaja yang sedang naik daun berkat sinetronnya yang sangat populer. Cowok yang dimaksud adalah Stefan William, yang kala itu tengah digandrungi berkat sinetron Arti Sahabat.
Para penggemar fanatik Stefan William tidak terima Ariel menjadi kekasih sang idola. Mereka sangat gencar "menjodohkan" Stefan dengan lawan mainnya di sinetron, Yuki Kato, sehingga keberadaan Ariel sebagai pacar resmi justru menuai kebencian. Ariel mengaku itu adalah kasus perundungan pertama dan terparah yang pernah ia alami dalam hidupnya.
3. Di Balik Kontroversi Film "Business Proposal": Sempat Ragu Perankan Karakter Sari
Saat menerima tawaran untuk film adaptasi Webtoon Korea, Business Proposal, Ariel menghadapi pro dan kontra dari netizen. Banyak yang membanding-bandingkan versi Indonesia dengan versi Korea, terutama soal chemistry dan perbedaan usia (age gap) antara Ariel dan lawan mainnya, Abidzar. Namun, keraguan Ariel untuk mengambil peran ini ternyata bukan karena tekanan netizen.
Ariel justru ragu karena tidak yakin apakah ia bisa benar-benar "menghidupkan" karakter Shin Ha-ri (Sari). Ia selalu berusaha mencari koneksi dan titik tengah dengan karakter yang ia mainkan, dan pada awalnya, ia tidak merasakannya pada karakter Sari. Namun, setelah diskusi panjang dan mendalami Webtoon serta serialnya, ia melihat ini sebagai tantangan yang menarik dan akhirnya menemukan banyak kemiripan, salah satunya adalah gairah yang sama dalam hal memasak.
4. Perjuangan Melawan 'Monster': Pengakuan Jujur Mengidap Borderline Personality Disorder (BPD)
Ini adalah salah satu pengakuan Ariel yang paling berani dan personal. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berjuang dengan kesehatan mental sejak remaja dan didiagnosis mengidap Borderline Personality Disorder (BPD). BPD adalah salah satu gangguan kejiwaan yang cukup kompleks, dan proses pemulihannya membutuhkan waktu yang sangat panjang dan upaya yang konsisten.
Ariel menekankan bahwa proses pemulihan itu tidak linear; selalu ada naik, turun, bahkan kembali lagi ke titik awal. Ia mengaku sering merasa disabotase oleh dirinya sendiri dan sulit mengontrol emosinya pada saat itu. Perjuangan ini menjadi salah satu alasan mengapa ia sangat tertarik mendalami ilmu psikologi, filsafat, dan spiritualitas untuk lebih memahami dirinya.
5. Titik Balik di Usia 24: Ariel Tatum Merasa 'Terlahir Kembali'
Perjalanan panjang Ariel dalam menghadapi isu mentalnya mencapai sebuah titik balik krusial saat ia menginjak usia 24 tahun. Setelah melalui berbagai pergulatan emosi dari usia 13 hingga 24 tahun, di momen itulah ia dengan kesadaran penuh memutuskan untuk "mereset" dan mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Ia menganggap momen itu sebagai kelahiran kembali, di mana ia mulai hidup dari nol sebagai pribadi yang benar-benar ia inginkan. Karena itu, Ariel merasa usia mentalnya yang sesungguhnya baru berjalan 3 tahun. Perubahan besar ini dipicu oleh akumulasi hal-hal kecil yang menumpuk selama bertahun-tahun hingga akhirnya "meledak" dan memberinya kekuatan untuk mengambil alih kendali hidupnya.
6. Pandangan Soal Childfree yang Bikin Heboh: Bukan Egois, Ini Alasan Mulianya
Ariel pernah menjadi sorotan karena pernyataannya yang mempertimbangkan untuk childfree. Di podcast ini, ia menjelaskan lebih dalam alasan di balik pandangannya yang sangat personal itu. Pertama, dengan riwayat perjuangan mentalnya, ia tidak yakin apakah siap menghadapi perubahan hormon drastis saat hamil dan melahirkan.
Kedua, ia belum menemukan pasangan hidup yang tepat untuk bersama-sama membesarkan anak dengan nilai-nilai yang sejalan. Alasan ketiga adalah yang paling menyentuh; Ariel memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap hak-hak anak di Indonesia, terutama anak-anak jalanan. Menurutnya, akan lebih ideal baginya untuk mengadopsi atau membantu merawat anak-anak yang sudah ada di dunia namun tidak mendapatkan hak dan kesempatan yang layak, daripada memaksakan diri memiliki anak biologis.
7. Bukan Sekadar Tampan, Ini Kriteria Cowok "Pintar" Versi Ariel Tatum
Ketika ditanya soal pasangan idaman, Ariel dengan tegas menjawab: "harus pintar." Tapi, pintar versinya bukan sekadar wawasan luas atau gelar akademis. Bagi Ariel, definisi "pintar" yang paling penting adalah kecerdasan emosional.
Ia mendambakan pria yang bisa berempati, mampu mengomunikasikan perasaannya dengan jelas, dan menjadi pendengar yang baik. Selain itu, kemampuan untuk berargumentasi secara sehat dan berkompromi juga menjadi nilai plus yang sangat penting. Baginya, kecerdasan sebagai seorang individu yang utuh inilah yang benar-benar langka dan ia cari.
8. Totalitas Tanpa Batas: Belajar Naik Motor Sehari Demi Peran!
Untuk perannya sebagai Sari di Business Proposal yang mengharuskannya mengendarai motor, Ariel menunjukkan totalitasnya yang luar biasa. Percaya atau tidak, ia baru belajar naik motor matic satu hari sebelum syuting! Ia fokus belajar cara mengerem dan turun dari motor agar terlihat natural di depan kamera.
Tantangannya tidak mudah, bahkan ia sempat terjatuh saat pengambilan gambar pertama. Kuncinya, kata Ariel, adalah membuat bahu tetap rileks agar tidak terlihat kaku, sesuatu yang sulit baginya yang terbiasa duduk tegak karena les piano klasik. Usahanya terbayar, dan ia berhasil menyajikan akting yang meyakinkan.
9. Pernah Cinlok Sampai Terjebak Toxic Relationship
Dunia hiburan memang rentan dengan cinta lokasi alias cinlok. Ariel mengaku pernah mengalaminya sekali seumur hidup, meski awalnya tak menyangka akan terjadi padanya. Selain itu, ia juga jujur pernah mengalami toxic relationship, terutama di masa lalu saat kondisi mentalnya masih sangat tidak stabil.
Ariel percaya bahwa kita menarik energi yang serupa dengan diri kita. Ia menyadari bahwa ketoksikan dalam sebuah hubungan datang dari kedua belah pihak. Ia merasa, saat itu dirinya juga memiliki sisi "toksik" yang membuatnya bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, dan kini ia memahami pentingnya kesadaran diri untuk keluar dari siklus tersebut.
10. Introvert Akut & Pecinta Psikologi: Sisi Lain Ariel Tatum yang Jarang Terekspos
Di balik citranya sebagai figur publik, Ariel adalah seorang introvert akut. Pekerjaannya yang menuntut interaksi dengan banyak orang benar-benar menguras energinya. Untuk itu, ia belajar memformulasikan cara me-recharge energinya, salah satunya dengan membuat batasan yang jelas tentang seberapa banyak dari dirinya yang akan ia bagikan ke publik.
Kecintaannya pada ilmu psikologi, filsafat, dan spiritualitas sangat membantunya memahami diri sendiri dan orang lain. Ia adalah pembaca buku yang lahap dan selalu haus akan pengetahuan yang bisa membuatnya berkembang sebagai manusia. Sisi deep thinker-nya inilah yang membentuknya menjadi pribadi yang sangat sadar diri dan artikulatif.
11. Aktif Kampanyekan Kesehatan Mental: "Let's End the Shame"
Dengan semua yang telah ia lalui, Ariel merasa terpanggil untuk membantu orang lain. Sejak Oktober 2019, ia aktif mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan mental. Ia memulai gerakan ini dengan tagar #LetsEndTheShame, karena ia melihat isu kesehatan mental di Indonesia masih dianggap tabu.
Ariel berpesan kepada siapa pun yang merasa sedih, stres, atau tidak nyaman untuk tidak pernah merasa malu mencari bantuan profesional. Baginya, kesadaran diri adalah langkah pertama dan utama untuk menjadi versi diri yang lebih baik. Ia juga menekankan bahwa kita tidak bisa bergantung pada orang lain untuk menyelamatkan kita; bantuan terbesar harus datang dari keinginan diri sendiri untuk pulih.
Langganan:
Postingan (Atom)
