05 Juli 2025
Kupas Tuntas! 11 Fakta Mengejutkan Ariel Tatum di Podcast Denny Sumargo yang Bikin Kamu Tercengang
Siapa yang nggak kenal Ariel Tatum? Aktris cantik dengan sejuta talenta ini selalu berhasil mencuri perhatian. Tapi, di balik pesonanya di layar kaca, ada banyak sisi lain dari seorang Ariel yang jarang terekspos. Nah, baru-baru ini, Ariel Tatum döduk bareng Denny Sumargo di podcast-nya dan blak-blakan soal banyak hal!
Mulai dari perjuangan kesehatan mental, pandangannya soal childfree, hingga kriteria pasangan idaman, semuanya dikupas tuntas. Siap-siap kaget, ini dia 11 fakta mendalam dari obrolan mereka yang wajib kamu tahu!
1. Ternyata, "Tatum" Bukan Nama Aslinya! Ini Asal-usul Nama Panggungnya
Fakta pertama yang mungkin bikin kamu kaget adalah nama "Ariel Tatum" ternyata sebuah nama panggung. Nama asli aktris kelahiran 8 November 1996 ini adalah Ariel Dewinta Ayu Sekarini. Lalu, dari mana nama "Tatum" berasal? Ternyata, "Tatum" adalah nama sang mama.
Nama panggung itu diberikan oleh sutradara film pertamanya, Mas Hari Suhariadi, saat Ariel masih berusia 8 tahun. Tiba-tiba saja di poster drama musikal anak-anak yang ia bintangi, namanya diubah menjadi Ariel Tatum. Sejak saat itu, nama tersebut melekat dan membawanya ke puncak popularitas di dunia hiburan yang ia masuki karena keinginannya sendiri sejak kecil.
2. Masa Remaja Kelam: Jadi Korban Bully Fanatik Gara-gara Pacaran sama Stefan William
Perjalanan karier Ariel tidak selamanya mulus. Ia mengaku pernah mengalami perundungan parah saat berusia 15 tahun. Momen itu terjadi ketika ia menjalin hubungan dengan pacar pertamanya, yang saat itu merupakan idola remaja yang sedang naik daun berkat sinetronnya yang sangat populer. Cowok yang dimaksud adalah Stefan William, yang kala itu tengah digandrungi berkat sinetron Arti Sahabat.
Para penggemar fanatik Stefan William tidak terima Ariel menjadi kekasih sang idola. Mereka sangat gencar "menjodohkan" Stefan dengan lawan mainnya di sinetron, Yuki Kato, sehingga keberadaan Ariel sebagai pacar resmi justru menuai kebencian. Ariel mengaku itu adalah kasus perundungan pertama dan terparah yang pernah ia alami dalam hidupnya.
3. Di Balik Kontroversi Film "Business Proposal": Sempat Ragu Perankan Karakter Sari
Saat menerima tawaran untuk film adaptasi Webtoon Korea, Business Proposal, Ariel menghadapi pro dan kontra dari netizen. Banyak yang membanding-bandingkan versi Indonesia dengan versi Korea, terutama soal chemistry dan perbedaan usia (age gap) antara Ariel dan lawan mainnya, Abidzar. Namun, keraguan Ariel untuk mengambil peran ini ternyata bukan karena tekanan netizen.
Ariel justru ragu karena tidak yakin apakah ia bisa benar-benar "menghidupkan" karakter Shin Ha-ri (Sari). Ia selalu berusaha mencari koneksi dan titik tengah dengan karakter yang ia mainkan, dan pada awalnya, ia tidak merasakannya pada karakter Sari. Namun, setelah diskusi panjang dan mendalami Webtoon serta serialnya, ia melihat ini sebagai tantangan yang menarik dan akhirnya menemukan banyak kemiripan, salah satunya adalah gairah yang sama dalam hal memasak.
4. Perjuangan Melawan 'Monster': Pengakuan Jujur Mengidap Borderline Personality Disorder (BPD)
Ini adalah salah satu pengakuan Ariel yang paling berani dan personal. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berjuang dengan kesehatan mental sejak remaja dan didiagnosis mengidap Borderline Personality Disorder (BPD). BPD adalah salah satu gangguan kejiwaan yang cukup kompleks, dan proses pemulihannya membutuhkan waktu yang sangat panjang dan upaya yang konsisten.
Ariel menekankan bahwa proses pemulihan itu tidak linear; selalu ada naik, turun, bahkan kembali lagi ke titik awal. Ia mengaku sering merasa disabotase oleh dirinya sendiri dan sulit mengontrol emosinya pada saat itu. Perjuangan ini menjadi salah satu alasan mengapa ia sangat tertarik mendalami ilmu psikologi, filsafat, dan spiritualitas untuk lebih memahami dirinya.
5. Titik Balik di Usia 24: Ariel Tatum Merasa 'Terlahir Kembali'
Perjalanan panjang Ariel dalam menghadapi isu mentalnya mencapai sebuah titik balik krusial saat ia menginjak usia 24 tahun. Setelah melalui berbagai pergulatan emosi dari usia 13 hingga 24 tahun, di momen itulah ia dengan kesadaran penuh memutuskan untuk "mereset" dan mengubah hidupnya menjadi lebih baik.
Ia menganggap momen itu sebagai kelahiran kembali, di mana ia mulai hidup dari nol sebagai pribadi yang benar-benar ia inginkan. Karena itu, Ariel merasa usia mentalnya yang sesungguhnya baru berjalan 3 tahun. Perubahan besar ini dipicu oleh akumulasi hal-hal kecil yang menumpuk selama bertahun-tahun hingga akhirnya "meledak" dan memberinya kekuatan untuk mengambil alih kendali hidupnya.
6. Pandangan Soal Childfree yang Bikin Heboh: Bukan Egois, Ini Alasan Mulianya
Ariel pernah menjadi sorotan karena pernyataannya yang mempertimbangkan untuk childfree. Di podcast ini, ia menjelaskan lebih dalam alasan di balik pandangannya yang sangat personal itu. Pertama, dengan riwayat perjuangan mentalnya, ia tidak yakin apakah siap menghadapi perubahan hormon drastis saat hamil dan melahirkan.
Kedua, ia belum menemukan pasangan hidup yang tepat untuk bersama-sama membesarkan anak dengan nilai-nilai yang sejalan. Alasan ketiga adalah yang paling menyentuh; Ariel memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap hak-hak anak di Indonesia, terutama anak-anak jalanan. Menurutnya, akan lebih ideal baginya untuk mengadopsi atau membantu merawat anak-anak yang sudah ada di dunia namun tidak mendapatkan hak dan kesempatan yang layak, daripada memaksakan diri memiliki anak biologis.
7. Bukan Sekadar Tampan, Ini Kriteria Cowok "Pintar" Versi Ariel Tatum
Ketika ditanya soal pasangan idaman, Ariel dengan tegas menjawab: "harus pintar." Tapi, pintar versinya bukan sekadar wawasan luas atau gelar akademis. Bagi Ariel, definisi "pintar" yang paling penting adalah kecerdasan emosional.
Ia mendambakan pria yang bisa berempati, mampu mengomunikasikan perasaannya dengan jelas, dan menjadi pendengar yang baik. Selain itu, kemampuan untuk berargumentasi secara sehat dan berkompromi juga menjadi nilai plus yang sangat penting. Baginya, kecerdasan sebagai seorang individu yang utuh inilah yang benar-benar langka dan ia cari.
8. Totalitas Tanpa Batas: Belajar Naik Motor Sehari Demi Peran!
Untuk perannya sebagai Sari di Business Proposal yang mengharuskannya mengendarai motor, Ariel menunjukkan totalitasnya yang luar biasa. Percaya atau tidak, ia baru belajar naik motor matic satu hari sebelum syuting! Ia fokus belajar cara mengerem dan turun dari motor agar terlihat natural di depan kamera.
Tantangannya tidak mudah, bahkan ia sempat terjatuh saat pengambilan gambar pertama. Kuncinya, kata Ariel, adalah membuat bahu tetap rileks agar tidak terlihat kaku, sesuatu yang sulit baginya yang terbiasa duduk tegak karena les piano klasik. Usahanya terbayar, dan ia berhasil menyajikan akting yang meyakinkan.
9. Pernah Cinlok Sampai Terjebak Toxic Relationship
Dunia hiburan memang rentan dengan cinta lokasi alias cinlok. Ariel mengaku pernah mengalaminya sekali seumur hidup, meski awalnya tak menyangka akan terjadi padanya. Selain itu, ia juga jujur pernah mengalami toxic relationship, terutama di masa lalu saat kondisi mentalnya masih sangat tidak stabil.
Ariel percaya bahwa kita menarik energi yang serupa dengan diri kita. Ia menyadari bahwa ketoksikan dalam sebuah hubungan datang dari kedua belah pihak. Ia merasa, saat itu dirinya juga memiliki sisi "toksik" yang membuatnya bertahan dalam hubungan yang tidak sehat, dan kini ia memahami pentingnya kesadaran diri untuk keluar dari siklus tersebut.
10. Introvert Akut & Pecinta Psikologi: Sisi Lain Ariel Tatum yang Jarang Terekspos
Di balik citranya sebagai figur publik, Ariel adalah seorang introvert akut. Pekerjaannya yang menuntut interaksi dengan banyak orang benar-benar menguras energinya. Untuk itu, ia belajar memformulasikan cara me-recharge energinya, salah satunya dengan membuat batasan yang jelas tentang seberapa banyak dari dirinya yang akan ia bagikan ke publik.
Kecintaannya pada ilmu psikologi, filsafat, dan spiritualitas sangat membantunya memahami diri sendiri dan orang lain. Ia adalah pembaca buku yang lahap dan selalu haus akan pengetahuan yang bisa membuatnya berkembang sebagai manusia. Sisi deep thinker-nya inilah yang membentuknya menjadi pribadi yang sangat sadar diri dan artikulatif.
11. Aktif Kampanyekan Kesehatan Mental: "Let's End the Shame"
Dengan semua yang telah ia lalui, Ariel merasa terpanggil untuk membantu orang lain. Sejak Oktober 2019, ia aktif mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan mental. Ia memulai gerakan ini dengan tagar #LetsEndTheShame, karena ia melihat isu kesehatan mental di Indonesia masih dianggap tabu.
Ariel berpesan kepada siapa pun yang merasa sedih, stres, atau tidak nyaman untuk tidak pernah merasa malu mencari bantuan profesional. Baginya, kesadaran diri adalah langkah pertama dan utama untuk menjadi versi diri yang lebih baik. Ia juga menekankan bahwa kita tidak bisa bergantung pada orang lain untuk menyelamatkan kita; bantuan terbesar harus datang dari keinginan diri sendiri untuk pulih.
04 Juli 2025
7 Fakta Mengejutkan Yonghwa CNBLUE & Sung Si Kyung yang Terungkap Saat Makan Bareng!
Siapa yang tidak kenal dua musisi legendaris ini? Sung Si Kyung, sang pangeran balada dengan suara merdu, dan Jung Yonghwa, pentolan band ikonik CNBLUE. Keduanya baru-baru ini bertemu untuk makan bersama sambil ngobrol santai, dan percakapan mereka benar-benar membuka banyak fakta yang belum pernah kita dengar sebelumnya!
Dari cerita di balik album baru, perjuangan sebagai musisi, hingga kesepakatan dadakan yang bikin fans heboh, obrolan mereka lebih dari sekadar makan malam biasa. Ini adalah pertemuan dua seniman yang saling menghormati, berbagi suka duka di industri musik. Yuk, kita bongkar satu per satu fakta menarik dari pertemuan mereka!
1. Di Balik Album Solo "Night Runner": Cedera Lutut yang Menginspirasi
Saat ditanya tentang persiapan comeback-nya, Yonghwa membagikan sebuah cerita yang cukup personal dan mendalam. Ternyata, inspirasi untuk album solonya yang akan datang, "Night Runner", lahir dari sebuah momen sulit dalam hidupnya.
Siapa sangka, di balik karya barunya, ada cerita perjuangan yang mendalam. Yonghwa mengungkapkan bahwa ia baru saja menjalani operasi lutut tahun ini. Gara-gara cedera ini, pertunjukannya sempat tertunda selama tiga bulan. Saat itulah ia mulai merenung tentang kariernya, tentang bagaimana seorang bintang bisa bersinar terang namun juga bisa menghilang tiba-tiba. Perenungan inilah yang menjadi fondasi liriknya, di mana ia menulis dari sudut pandang meteor yang sedang bersinar, membawa mimpi orang-orang meski pada akhirnya akan menghilang. Album ini akan berisi total tujuh lagu yang semuanya ia tulis sendiri.
2. Dilema Musisi vs. Idola: Perjuangan Menyeimbangkan Keduanya
Sebagai seniman yang sudah berkarier belasan tahun, Yonghwa dan Si Kyung sama-sama merasakan posisi unik di industri musik. Mereka berada di garis batas antara seorang musisi murni dan seorang idola. Yonghwa mengakui bahwa ini adalah sebuah tantangan yang terus ia hadapi.
Menurutnya, jika terlalu condong ke arah idola, mungkin tidak akan berhasil, namun jika hanya fokus pada kualitas musik sebagai musisi, itu juga tidak cukup untuk pasar saat ini. Ia merasa harus menemukan keseimbangan yang tepat antara keduanya. Sung Si Kyung setuju, menyatakan bahwa Yonghwa telah berhasil menjaga citranya sebagai musisi yang solid dan pekerja keras secara konsisten, baik bersama timnya maupun secara solo.
3. Cerita Kocak di Balik Layar: Yonghwa Rela Telat 30 Menit Demi Rambut!
Di balik obrolan serius mereka, ada momen kocak yang membuat suasana jadi lebih cair. Sung Si Kyung membocorkan bahwa Yonghwa sebenarnya sedikit terlambat untuk jadwal syuting mereka hari itu. Penyebabnya? Yonghwa baru saja pergi ke salon!
Awalnya mereka janjian untuk mulai syuting jam 3, namun karena tidak ada tamu, Si Kyung ingin bersantai. Yonghwa kemudian bilang akan segera datang setelah dari salon, namun ternyata butuh waktu 30 menit lebih lama. Dengan polosnya Yonghwa mengakui, "Aku baru saja pergi ke salon rambut. Dia bilang dia akan datang." Momen ini menunjukkan sisi santai Yonghwa yang tetap ingin tampil maksimal bahkan untuk acara makan santai sekalipun.
4. Kesepakatan Emas di Meja Makan: Saling Jadi Tamu Konser!
Ini mungkin bagian yang paling membuat fans kedua belah pihak heboh. Di tengah-tengah percakapan, tercetuslah sebuah kesepakatan spontan yang sangat menjanjikan. Yonghwa dan Si Kyung setuju untuk menjadi tamu di konser satu sama lain!
Kesepakatan ini berawal dari pembicaraan tentang konser solo Yonghwa di Jepang. Yonghwa kemudian mengusulkan agar Si Kyung menjadi tamu di konser Koreanya, dan sebaliknya, ia akan menjadi tamu di konser Jepang Si Kyung. Bagi Yonghwa, menghadirkan tamu di konser solonya adalah hal yang besar, dan Sung Si Kyung pun merasakan hal yang sama. Wah, kebayang nggak sih gimana jadinya kolaborasi dua musisi hebat ini di atas panggung?
5. Pengakuan Jujur Soal Tipe Ideal dan Pesona Selebriti
Obrolan personal pun tak terhindarkan. Ketika ditanya soal tipe ideal, Yonghwa memberikan jawaban yang sangat matang. Baginya, penampilan fisik bukanlah segalanya. Ia mendambakan seorang wanita yang bisa nyambung saat diajak ngobrol dan pembicaraannya tidak pernah berakhir.
Ia merasa percuma jika seseorang sangat cantik tetapi topik pembicaraannya tidak cocok, karena itu tidak akan menarik lagi baginya. Saat didesak siapa selebriti yang paling membuatnya terkejut karena pesonanya, Yonghwa menyebut nama Kim Yuna atlet ice skating. Ia mengaku terkejut dengan aura misterius dan wajahnya yang sangat kecil saat bertemu langsung untuk syuting iklan bersama.
6. Perdebatan YouTube Sung Si Kyung: Idealisme vs. Pemasukan
Sung Si Kyung, yang juga aktif sebagai YouTuber, berbagi dilema yang ia hadapi dalam mengelola kanalnya. Ia mengaku bahwa kanalnya tidak memiliki iklan di bagian depan, yang membuatnya terlihat "keren" tapi sebenarnya "bodoh dan miskin".
Ia sadar bahwa iklan sangat penting untuk keuntungan dan keberlanjutan kanal YouTube-nya, namun ia merasa tidak pandai dalam hal itu. Prinsipnya adalah ia tidak mau berbohong atau mempromosikan sesuatu yang tidak ia yakini, seperti Shin Dong Yup iklan panduan belajar, karena dia sendiri merasa tidak pernah belajar dengan cara itu. Sung Si Kyung melihatnya kesal. Hal ini membuat kanalnya dipercaya oleh penonton, meskipun secara finansial tidak seberuntung kanal lain.
7. Kerja Keras Tanpa Henti: Rahasia Eksistensi 19 Tahun di Industri Musik
Obrolan ini menegaskan satu hal: baik Yonghwa maupun Sung Si Kyung adalah pekerja keras sejati. Yonghwa, yang telah bersama timnya selama 19 tahun, terus-menerus produktif, baik dengan merilis album solo maupun melakukan tur bersama CNBLUE. Sung Si Kyung memuji kegigihan Yonghwa yang terus maju dan berusaha mencoba hal-hal baru.
Yonghwa sendiri mengakui bahwa ia adalah tipe orang yang terus berjalan maju tanpa banyak pertimbangan, selalu siap menerima tantangan baru. Dedikasi inilah yang membuat mereka berdua tetap relevan dan dicintai di industri musik yang sangat kompetitif, bahkan setelah puluhan tahun berkarier.
03 Juli 2025
Lebih dari Sekadar Gu Do Won: 5 Sisi Lain Jung Jun Won yang Bikin Kamu Auto Ngefans!
Pecinta drakor, terutama penonton setia "Resident Playbook", pasti sudah nggak asing lagi dengan sosok Gu Do Won, dokter residen yang kalem dan mencuri perhatian. Diperankan dengan apik oleh aktor Jung Jun Won, karakter ini sukses meninggalkan kesan mendalam. Tapi, tahukah kamu siapa Jung Jun Won di balik layar?
Lewat sebuah perbincangan santai sambil menikmati makanan dan minuman, terungkap banyak sisi menarik dari sang aktor yang mungkin belum pernah kamu tahu. Dari perjalanan kariernya yang penuh liku hingga fakta bahwa ia adalah seorang fanboy sejati, yuk kita kupas tuntas sisi lain Jung Jun Won yang dijamin bikin kamu makin kagum!
1. Bukti Nyata! Ternyata Fan Garis Keras Sung Si Kyung Sejak Lama
Kalau kamu pikir pertemuan Jung Jun Won dengan penyanyi legendaris Sung Si Kyung ini hanya pertemuan biasa, kamu salah besar! Jun Won sendiri yang berinisiatif untuk bertemu karena ia adalah penggemar berat channel YouTube Sung Si Kyung. Ia mengaku sangat menikmati semua kontennya dan merasa bahwa hal-hal seperti itu sangat menyenangkan. Ini bukan sekadar basa-basi, karena ia membuktikannya dengan detail yang luar biasa.
Jun Won mengaku sudah berlangganan channel YouTube tersebut sejak awal dibuat. Ia bahkan mengatakan telah menonton hampir semua videonya, kecuali beberapa resep yang lebih lawas. Nggak cuma nonton, lho! Saking ngefansnya, ia sampai mengunjungi salah satu restoran yang pernah diliput di channel tersebut untuk makan di sana. Puncaknya, ketika ditanya siapa penyanyi favoritnya di dunia, tanpa ragu ia menjawab Sung Si Kyung, dan aktor favoritnya adalah Han Suk Kyu, yang sama-sama dikenal punya suara merdu dan mata yang khas.
2. Awal Karier yang Tak Disengaja: Dari Klub Teater ke Panggung Penghargaan
Percaya nggak, kalau aktor sekeren Jung Jun Won awalnya sama sekali tidak punya niat untuk menjadi seorang aktor? Semua berawal di masa SMA, ketika sahabatnya yang merupakan anggota klub teater mengajaknya untuk ikut bergabung. Awalnya, ia hanya ikut-ikutan teman tanpa ada pemikiran serius untuk berakting.
Titik baliknya terjadi saat festival teater remaja. Seorang senior yang menjadi sutradara memilihnya untuk peran penting hanya karena mendengar suaranya yang rendah. Meskipun saat itu ia merasa aktingnya sangat konyol dan bahkan sempat lupa beberapa dialog, ia tetap berusaha keras dan akhirnya berhasil memenangkan sebuah penghargaan. Momen ketika tirai ditutup dan penonton bertepuk tangan itulah yang membuatnya berpikir, "Hei, ini agak berlebihan," dan untuk pertama kalinya ia merasa serius ingin mencoba dunia akting.
3. Perjalanan Penuh Liku: Berkali-kali Merasa "Hampir Berhasil"
Kisah sukses Jung Jun Won tidak datang dalam semalam. Perjalanannya di dunia akting adalah sebuah maraton yang panjang dan penuh kesabaran. Ia berkali-kali mendapatkan peran di film-film besar seperti Park Yeol bersama Lee Jae-hoon dan disutradarai oleh Lee Joon-ik, serta film Dokjeon (Believer) yang bertabur bintang. Setiap kali proyek besar itu datang, ia sempat berpikir, "Nah, sekarang hidupku akan sedikit berubah."
Namun, kenyataannya tidak semudah itu. Setelah film-film tersebut dirilis, ia merasa tidak ada perubahan signifikan dalam hidupnya dan kembali ke rutinitas seperti biasa. Pengakuan pertama di jalanan oleh orang asing baru ia rasakan setelah membintangi drama VIP. Bahkan setelah itu pun, ia kembali ke kehidupan normalnya. Momen putus asa sempat menghampirinya di usia 34 tahun, di mana ia berpikir mungkin ia tidak akan berhasil dan bahkan bertanya pada ibunya apakah ia harus berhenti berakting.
4. Ternyata Seorang Foodie Sejati: Samgyeopsal dan Sushi Adalah Segalanya!
Di sela-sela obrolan serius tentang karier, terungkap bahwa Jung Jun Won adalah seorang pencinta kuliner sejati. Saat ditanya apa makanan yang ingin ia makan sebelum meninggal, ia dengan antusias menyebutkan perut babi (samgyeopsal) dan sushi. Ia mengaku sangat menyukai samgyeopsal, bahkan baru menyadari betapa enaknya makanan itu belakangan ini.
Kecintaannya pada makanan tidak main-main. Ia tahu betul jenis samgyeopsal yang sedang tren, yaitu perut babi Jeju yang disajikan dengan lauk pauk yang tidak terlalu banyak. Tak heran saat vlog ini request Jun Won ke Sung Si Kyung minta samgyeopsa. Untuk sushi, ia adalah penggemar berat acara "Lonely Gourmet" dan sudah mengunjungi sekitar 60% restoran yang ada di acara tersebut. Ini membuktikan bahwa hasratnya pada makanan sama besarnya dengan hasratnya pada akting. Kebetulan Sung Si Kyung juga penggemar acara tsb bahkan kerja bareng Yutaka Matsushige di acara Netflix K-foodie meets J-foodie
5. Sempat Ragu dengan Bakat Diri Sendiri
Di balik penampilannya yang percaya diri di layar kaca, Jung Jun Won pernah melalui fase keraguan yang mendalam terhadap bakatnya sendiri. Ia sering bertanya-tanya, "Apakah aku punya bakat?" Pikiran ini menghantuinya, terutama ketika ia merasa kariernya stagnan sementara teman-temannya sudah mapan dengan pekerjaan dan pernikahan.
Ia mengakui bahwa meskipun di dalam dirinya selalu ada keyakinan bahwa ia bisa melakukannya dengan baik dan berbeda dari yang lain, ada ketakutan besar yang muncul. "Bagaimana jika aku satu-satunya yang tidak tahu bahwa aku tidak punya bakat? Apa yang harus aku lakukan?" Perasaan frustrasi karena tidak bisa mendapatkan peran yang bisa menunjukkan potensinya secara penuh adalah sebuah pergulatan batin yang nyata baginya. Kisah ini menunjukkan sisi humanis dari seorang aktor yang berjuang dengan keraguan diri, sama seperti kita semua. Berkat kesuksesan Drakor Resident Playlist ia dikenal bahkan tiket fan meeting sold out.
Gimana, guys? Setelah tahu sisi lain dari Jung Jun Won, pastinya kita jadi makin salut dengan perjuangan dan kepribadiannya yang apa adanya. Perjalanannya yang panjang dan penuh dedikasi membuktikan bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil. Jadi, mari kita terus dukung karya-karya Jung Jun Won selanjutnya!
26 Juni 2025
Super Unik! Intip Gaya Hidup 'All Black' Aktor idol Yook Sung Jae di I Live Alone yang Bikin Geleng-Geleng Kepala
K-Drama Lovers, merapat! Kalian pasti kenal dong sama aktor tampan Yook Sung Jae? Dikenal dengan perannya yang charming di layar kaca, siapa sangka kehidupan aslinya super unik dan beda dari yang lain. Lewat acara populer "I Live Alone", Sung Jae ngebuka pintu apartemennya, dan netizen pun dibuat melongo!
Gimana nggak kaget, kalau seluruh isi rumahnya didominasi warna... HITAM! Yup, kamu nggak salah baca. Bukan cuma furnitur, tapi sampai hal-hal terkecil pun harus gelap gulita. Gaya hidupnya yang nyentrik ini sukses bikin para host "I Live Alone" dari Park Na-rae sampai Code Kunst ikut terheran-heran.
Penasaran se-unik apa sih 'istana hitam' milik Yook Sung Jae? Yuk, kita intip bareng-bareng potretnya yang bikin takjub sekaligus ngakak!
1. Selamat Datang di Dunia Kegelapan. Literally!
Begitu masuk ke apartemennya, kamu nggak akan disambut dengan warna-warna ceria. Sebaliknya, kamu bakal langsung disuguhi pemandangan serba hitam. Sofa hitam, karpet hitam, dinding abu-abu gelap, semuanya menciptakan suasana yang misterius dan... gelap! Para host sampai kaget melihat betapa totalitasnya Sung Jae dengan konsep 'black on black' ini.
Tapi untuk kebersihan seperti toilet, bathub dan wastafel warna putih biar terlihat jika ada kotoran. Tak hanya suka warna hitam, kamarnya tidak ada jendela besar seperti apartemen pada umumnya, alasan ia membeli unit tsb karena tak ada jendela. Kalaupun ada hanya ukuran kecil.
2. Rahasia Sehat Pagi Hari: Seteguk Madu Korea
Di tengah semua kegelapan itu, ada satu kebiasaan sehat yang nggak pernah ia lewatkan. Setiap pagi, Jang Woo rutin mengonsumsi madu asli Korea. Katanya sih, ini salah satu 'item wajib' untuk menjaga kesehatan. Mungkin ini rahasia staminanya, ya?
3. Jalan-Jalan Santai di Kawasan Hits, Seongsu-dong
Meskipun rumahnya super gelap, lingkungan tempat tinggalnya justru sebaliknya. Sung Jae tinggal di Seongsu-dong, salah satu area paling trendi dan ramai di Seoul. Kontras banget ya sama suasana di dalam apartemennya!
4. Tonkatsu adalah Makanan Penenang Jiwa Pria Sejati!
Ada satu makanan yang jadi andalannya: Tonkatsu! Menurutnya, ini adalah 'soul food' alias makanan penenang jiwa bagi para pria. Lihat deh porsinya, lengkap dengan mi, nasi, dan telur. Dijamin kenyang!
5. Perjuangan Menaklukkan Mesin Capit Senilai 18,000 Won
Sisi lain dari seorang Yook Sung Jae terungkap saat ia berhadapan dengan mesin capit. Dengan penuh semangat, ia mencoba peruntungannya berkali-kali. Nggak tanggung-tanggung, total 18,000 Won (sekitar Rp 215.000) ia habiskan demi mendapatkan boneka incarannya. Relate banget, kan?
6. Ceroboh
Demi memenuhi ekspektasi rumah serba hitam, ia belum puas melihat ac bawaan rumahnya terlalu putih. Makanya ia beli stiker hitam untuk hitam. Meski sulit sampai dicoba berkali-kali memasangnya karena AC bawaanya nempel di langit plafon akhirnya berhasil juga. Sayangnya AC tsb ga bisa nyala karena sensor remote tertutup oleh stiker hitam. Jadilah apa adanya. Padahal Sung Jae lagi kegerahan buat masang stiker hitam tsb.
Gimana, guys? Gaya hidup Yook Sung Jae benar-benar anti-mainstream, kan? Dari interior serba hitam sampai perjuangannya di mesin capit, semuanya menunjukkan sisi lain dari seorang aktor yang selama ini kita lihat di drama.
Kalau kamu, kira-kira betah nggak tinggal di rumah yang segelap itu? Coba dong share pendapatmu di kolom komentar!
Langganan:
Postingan (Atom)
