07 August 2022

Episode ini memperingati 30 tahun program Unanswered Questions. Program mengupas kejahatan Korea Selatan. Prestasi terbesar acara ini adalah mampu menangkap pembunuh berantai Hwaseong yang sebenarnya. Pelaku yang ditangkap di penjara bukanlah pelaku. Ini kasus pernah diceritakan oleh bang Hansol Korea roemit. Awalnya pengacara korban ingin membuka sidang ulang dan file kasus diambil dari acara ini. 
Kasus dingin yang belum dipecahkan pembunuhan berantai di Sinjeong- dong itu kasus 2005 namun disiarkan publik 2015. Ternyata ada penyintas saat mencari penyintas kesulitan karena tidak mau kerjasama dengan polisi sehingga alamatnya tidak diketahui hanya nama ibunya. Dari situlah PD Do Joon Woo berkeliling di area situ, bersyukur si penyintas tinggal lama di area tsb. Di sanalah diketahui saat pelaku ke toilet ia berhasil kabur dengan bersembunyi di lemari sepatu dimana ada stiker logo toko roti. Empat tahun kemudian, ada saksi baru yang notabene pernah masuk ke rumah penculik. Untuk diingat kembali menggunakan hipnosis atau hipnotis gitu oleh profiler pertama Kwon Il Yong. Ternyata kisah drama trough the darkness itu dialmbil kisah beliau. Oalah pantasan ya promosinya bertepatan dramanya tayang. Beliau pakai jas itu juga karena para tahanan merasa dihormati sekaligus pembeda antara polisi lainnya jika pergi ke TKP. Beliau juga yang pemimpin arahan lokasi syuting dari cipratan darah, bagaimana berperilaku, dan sebagaimana lainnya
Di sini juga bahas sih perihal kasus Jeong In, gadis kecil yang tewas akibat kekerasan orang tua adopsi. Apapun itu, episode ini berhati- hati sekali ya, karena diceritakan saat PD Do yang masih baru saat meminta file kasus dingin, polisi menolak berbagi file sampai menyuruh ke kepala suku di kantor Seoul yang tak lain jenderal polisi atau kalau di Indonesia Ketua polisi Korea Selatan. Dengan santai berhasil mengetuk ruangannya sampai kepala suku kaget bagaimana bisa masuk soalnya PD Do masuk di saat orang lain tak memperhatikannya sedangkan sekretaris di meja tak ada lagi di toilet. Ia sempat diusir sebelum diseret keluar. Dari situlah dia menyadari bahwa untuk kesana butuh prosedural bahwa surat. 
Profiler Kwon menjelaskan alasan polisi enggan berbagi takutnya diketahui pelaku mengubah gaya pembunuhan sehingga menyulitkan bisa dipahami sih. Park Ji Sun psikolog kriminal yang menganalisa ketajaman psikologis pelaku. Terus kenapa ya PD yang tampil sudah tak di acara ini? Apa karena demi keselamatan staff secara yang ditangani tak hanya kasus pidana tapi ada juga perdata. Andai Indonesia ada acara kek gini kayaknya bagus tapi sulit secara tv Indonesia dikuasai politik, ga bakal langgeng bisa 30 tahun. 

Oh iya di sini, Se Hyeong kena covid jadi ga ada diganti Lee Jung, mungkin didatangkan karena PD Do fans berat Lee Jung. .

04 August 2022

All content from Apple TV+

Putri Junki, HeeJin menggambar kupu-kupu yang rumit dengan ilustrasi seorang anak laki-laki kecil dan seorang wanita, dr Sewon melihat ini sebagai tanda bahwa bocah itu masih hidup. Choi Soo Seok memperingatkan bahwa dia masih tersangka pembunuhan meski telah menyelamatkan HeeJin

Namun dr Sewon mati-matian menemukan dr Hong. Namun, dia tidak sendirian dalam pengejaran ini dibantu Choi Soo Seok juga mengejarnya.

dr Sewon kembali untuk melihat JaeYi yang masih koma. Saat menggenggam tangannya tidak yakin apakah ini bisa menjadi perasaannya langsung atau dari Junki. Tepat pada waktunya, hantu detektif Lee  muncul, mendorong dr Sewon untuk kembali ke dasar dan memulai dari awal lagi dari sebagian dari itu datang mengunjungi rumah liburan untuk mencari petunjuk.

Sementara pengasuhnya mengalihkan perhatian para penjaga secara dr Sewon masih diawasi karena status tersangka belum bisa dicabut, dr Sewon menyelinap keluar dari rumahnya dan pergi. Ketika petugas akhirnya mengetahui apa yang terjadi, mereka mulai mengejar dr Sewon di jalanan. Soo-Seok juga mengetahui hal ini terus ikuti dr Sewon dan ia pergi mencari dr Hong
Rumah liburan telah benar-benar terbakar habis. Dia bagaimanapun ingat bagaimana api dimulai setelah melihat potongan-potongan yang terbakar di tanah. Sebuah piring di microwave terjadi percikan  api melalui rumah. Tempat itu tampaknya sengaja dibuat untuk menyebabkan ledakan, karena seseorang yang menuangkan bensin ke lantai merembes. Sementara Jae Yi keluar rumah, mencari Mikas kucing DoYoon yang melarikan diri, Doyoon tersingkir di tempat tidur. Tubuhnya diganti dengan anak lain, sementara tempat itu sengaja meledak. Berdasarkan ini bahwa Doyoon masih hidup, mengingat tubuhnya telah diganti, tetapi mengapa? Dan untuk alasan apa?

dr Sewon bertekad untuk mencari tahu kebenarannya. Dia menuju ke situs kuburan dan mulai menggali. Detektif Lee memperingatkan bahwa dia bisa didakwa dengan penodaan besar tapi dia tidak peduli. Setelah dr Sewon menggali tubuh, ia mulai mengambil sampel tulang, yang menegaskan bahwa anak itu bukan Doyoon.
Chou Soo Seok dan Sersan Park pergi ke rumah ibungmya dr Hong, melihat gelagat aneh ibunya tak mempersilakan masuk diam- diam diperlihatkan smartphone bertuliskan katakan tidak, langsung mundur. Apakah ibu dr Hong melihat foto pria di smartphone ini? Tidak. Ibu Hong ternyata disiksa dan kehilangan satu jari dan tampak terguncang. Para pelaku berhasil lolos kabur.

Choi Soo Seok terus menyelidiki, mengetahui bahwa dr Hong membeli tiket kereta KTX dan dia dalam perjalanan ke Hapcheon. Tampaknya tujuannya sebenarnya adalah kuil, terutama jika ada pamflet di rumahnya.

dr Sewon kembali ke rumah dan menyadari anak laki-laki yang menggantikan Doyoon tampaknya memiliki bekas luka operasi di kepalanya. Ini berarti dia bisa jadi salah satu pasien dr Sewon. Dia buru-buru menelepon Choi Soo-Seok untuk memberi tahu dia, tapi dia jelas sibuk di kuil.
dr Sewon pergi ke klinik anak Saeri tempat Doyoon dirawat. Di sana, dia menunggu dr Hyun di ruang tunggu sembari dia memperhatikan bentuk kupu-kupu yang sama seperti sebelumnya, tergantung di jendela. Mengingat HeeJin menggambar Doyoon di latar belakang, sepertinya dia berada di jalur yang benar.

drSewon tidak repot-repot menunggu dan langsung pergi menemui dr Hyun Soo-Jung. Dia setuju untuk menyerahkan catatan Doyoon tetapi dia mengulur waktu, berkomunikasi dengan Dr. Myung di komputernya. 
Ketika dr Hyun Soo-Jung meninggalkan ruangan, dr Sewon mulai menyelidiki dan tidak menemukan catatan Doyoon di komputer, dia menemukan foto dr Myung, yang kebetulan jadi ayah angkat atau yang merawatnya sejak ibunya meninggal. Bagaimanapun, dia berdiri bersama dr Hyun Soo-Jung bersama staf lain bersama-sama. Saat dia melihat dengan mata terbelalak kaget, pintu tiba-tiba terbuka

31 July 2022

dr Sewon membuka pintu dan mempersilakan masuk Lee Kang Mu. dr SeWon menceritakan bahwa plat nomer di rumah JunKi dirinya dan sudah meninggal. Lee Kang Mu tak percaya dengan cerita dr Sewon disangka gila efek sinkronisasi otak. Detektif Lee coba pikirkan siapa orang yang pertama bertemu. Langsung dr Sewon pergi ke ruang mayat tempat pertama kali sinkronisasi otak betapa terkejutnya bahwa itu Lee Kang Mu. Detektif Lee apakah dia, saat menghampiri memang benar itu mayat dirinya dengan wajah babak belur. Detektif Lee beranggapan dirinya hantu bukan memori kuat saat sinkronisasi pertama seperti yang dituduhkan dr SeWon
Choi Soo Seok kesal dengan dr SeWon saat nelpon lagi tak diangkat, bisa saja dia mempermainkannya. rekannya berkata sudah tahu lokasi dr SeWon, langsung bergegas pergi dan geledah laboratorium. dr Hong saat presentasi meeting dapat telpon, berhubung terus berdering maka mau gak mau izin keluar dan mengangkatnya. dr SeWon bertanya bagaimana dia mendapatkan mayat pertama, dr Hong menjawab dia asal, dr SeWon tak percaya, dr Hong bingung sekaligus kuatir apa ada gerangan dengan dr SeWon. Diputuskan bertemu jam 10 malam di Mal B Park. 
Di dalam mobil, detektif Lee tak bisa menunggu tapi ditahan oleh dr SeWon. Ingatlah detektif Lee memori terakhir sebelum meninggal, ia berkata sedang menyetir ke rumah JunKi. Dia mendapat kilas balik ke dalam ingatan detektif Lee yang menyebabkan kecelakaan itu. Detektif Lee sedang dibuntuti dan mencoba mengusir mereka dengan bersembunyi di luar jalan.  Saat detektif Lee pergi, sebuah mobil menabraknya dari belakang.  Memori mengungkapkan wajah Taegu dan rekannya.  Mereka membunuh detektif Lee karena mencari istri dr Sewon.

Kembali ke lab, dr Hong mencoba meninggalkan kantor tanpa menimbulkan kecurigaan.  Dia dihentikan oleh dr Yoo dan mengatakan kepadanya bahwa Sekretaris Yoon akan menghubunginya untuk membahas perilakunya.  Sewon dan detektif Lee pergi ke Mal B Park untuk bertemu dengan dr Hong, saat mereka menunggu dr Sewon memperhatikan seorang pria yang mungkin adalah Taegu si pelaku yang membunuh JunKi dan detektif Lee. 
Saat Choi Soo Seok dan sersan Park tiba di mal untuk menemukan dr Sewon, Taegu dan rekannya membuatnya terjebak di lorong.  Menggunakan kemampuan dari sinkronisasi otak dengan kucing, dr Sewon melawan mereka.  Tembakan memperingatkan dari Choi Soo Seok.  Taegu terbunuh, dan rekannya melarikan diri selama baku tembak.  Choi Soo Seok membawa dr Sewon ke kantor polisi dan tidak percaya padanya tentang mengakses ingatan almarhum atau ceritanya tentang Detektif Lee.

Setelah lolos tes poligraf, Sewon ditahan.  dr Hong kemudian mengunjungi ibunya sebelum bersembunyi meminjam mobilnya dan kartu kredit ibunya.  Kemudian, Choi Soo Seok menyadari bahwa dr Sewon benar, dan mereka harus menemukan putri Junki.  Dia membiarkan dia melakukan sinkronisasi otak dengan Taegu.  Ingatan Taegu mengungkapkan bahwa dia diperintahkan untuk membunuh detektif Lee dan Junki.  Dia dan rekannya meninggalkan putri Junki.  Tetapi setelah bertemu dengan sekretaris Yoon, mereka diberitahu bahwa putri Junki dapat menggambar semua yang dia lihat secara detail. Mereka harus membuangnya.
Taegu bertugas mengubur putri Junki hidup-hidup.  Tidak dapat melakukannya, Taegu menitipkannya dengan pacarnya.  dr Sewon menggunakan ingatan Taegu untuk menemukan pacarnya.  Di sebuah bar-restoran, mereka memberi tahu pacar Taegu bahwa Taegu sudah mati dan terlibat dalam kejahatan serius.  Dia mengakui putri Junki melarikan diri.  Setelah memeriksa apartemennya untuk memastikan gadis itu tidak ada di sana, dr Sewon mengira dia ada di suatu tempat di hutan.

Saat siang berganti malam, dr Sewon menggunakan kemampuan kucingnya untuk menjelajahi area tersebut.  Dia memperhatikan gerakan dan berlari menuju lokasi.  Dia menemukan dia bersembunyi di selokan tanpa cedera.  Di rumah sakit, dia bertanya di mana putranya dan membiarkannya menggambar.

Memori Jaeyi pada saat dr Se Won bangun tidur dari paginya. Jaeyi dengan senyum memandangnya, dr Se Won bertanya dimana DoYoon? Tidurlah atau mau mencarinya? Ternyata DoYoon dibalik selimut. DoYoon yang melihat Mika ( kucing ) keluar mengejarnya. Jaeyi melihat keluar jendela. dr Sewon tersenyum melihat Jaeyi menyentuh halus lengan Jaeyi namun respon Jaeyi dingin. dr Se Won melihat DoYoon keluar dari gerbang berusaha mengejar namun dihadang Jaeyi bahwa lebih baik DoYoon menjauh darinya. Kemudian memori berubah bahwa Jaeyi menjadi menangis saat dihampiri JaeYi berkata temukan DoYoon. 

JaeYi kejang-kejang langsung dr Se Won tersadar sinkronisasi otak dan melakukan pertolongan padanya dengan mencabut kabel sinkronisasi otak. Setelah stabil, dr Se Won merekam recording bahwa sinkronisasi pada orang hidup tak stabil karena gelombang otak tak pasti berbeda dengan gelombang otak orang mati dan kemungkinan berbahaya. Setelah pergi, monitor tentang gelombang otak dan jantung meninggi pada JaeYi apakah sinkronisasi membuat ada kemajuan
dr Brain

Bangun tidur mendapatkan telpon dari dokter Hong karena tak datang kerja. Ia tak perlu kuatir karena hari ini kerja di rumah. Sesaat keluar berjumpa dengan pengasuh kaget dr Se Won di rumah, ia berkata bekerja di rumah dan pengasuh tsb hendak ke bawah. Di depan komputer sembari memonitoring kamar Jaeyi dibalik cctv. 
Choi Soo Seok dan sersan Park baru mengetahui bahwa Jaeyi istrinya mau bunuh diri. Ia tak punya motif membunuh JunKi karena cemburu jika kalian tak percaya sambil berdiri untuk mengikuti arahnya. Choi Soo Seok dan sersan Park kaget dengan ruangan bawah tanah dimana JaeYi dirawat. Meski begitu tak mengubah status dr Se Won sebagai tersangka. Sesaat berjalan ke dalam rumah ia melihat gadis kecil berkeliaran di dalam rumah dan melihat putra dan gadis kecil tsb bermain di taman dan ada JunKi. Diperlihatkan JunKi mengendarai mobil di belakang kemudi ada JaeYi dan DoYoon. dr Se Won recording bahwa sinkronisasi otak dengan JaeYi tak sepenuhnya gagal. Ada coretan di catatannya bahwa DoYoon masih hidup, Heejin putri JunKi
Di ruangan otopsi, Sersan Park dan Choi Soo Seok menemukan tikaman mematikan tepat di dada dengan kedalaman 22 cm yang mengenai organ vital. Choi Soo Seok mengira bisa saja seorang dokter yang paham itu. Dokter yang mengautopsi menarik dan diperlihatkan lubang di kepala pria itu mengisyaratkan semacam ahli bedah yang bertanggung jawab dan berhati- hati. Detektif Lee Kang Mu duduk di taman. dr Se Won bertanya bagaiman istrinya dan JunKi bertemu. Ia berkata bahwa informasi yang didapatkan tak gratis kecuali disewa. dr Se Won menyewanya, detektif Lee berkata awal mula berjumpa di klinik kebutuhan anak tak bisa berkomunikasi. dr Se Won pening dan muncullah memori dimana JaeYi dan JunKi berjumpa di klinik anak Saeri sembari menunggu antrean. dr Se Won sudah memperingatkan untuk melarang datang kesana. Istrinya tak patuh padanya.
Detektif Lee berjalan- jalan sembari dr Se Won berdampingan padanya. dr Se Won bertanya bertanya bagaimana kabar Heejin. Tak tahu JunKi tapi bisa mengetahui putrinya. Detektif Lee tak tahu mungkin ikut kerabatnya sejak ayahnya meninggal. dr Se Won ingin tahu tentang putranya. Putranya yang mati karena kebakaran. dr Se Won menarik lengan detektif Lee seberapa banyak tahu tentang dirinya. Detektif Lee mengajak ke rumah JunKi. 

Bersama-sama mereka menuju rumah JunKi dan mulai melihat-lihat. Anehnya dr Se Won tahu password rumah JunKi apa tidak dicurigai. Saat memasuki lorong ke ke arah dapur tetiba kilatan semacam ditusuk benda tajam. Detektif Lee membantu menenangkan dr Se Won yang panik

Detektif Lee tak peduli sinkronisasi otak bahwa tapi sikap dr Se Won mengetahui password rumah JunKi sudah mencurigakan. Sementara itu, dr Se won menuju ke kamar HeeJin, ia menyenteri semua gambar yang ada dinding saat duduk di tepi ranjang teringat kembali memori JaeYi memberikan kucing Mika pada HeeJin. HeeJin bertanya kenapa? Karena DoYoon bertemu di surga. HeeJin berkata bahwa tadi pagi berjumpa dengan DoYoon. JunKi yang mendengarnya untuk berhenti omong kosong. CCTV terlihat bahwa dr Se Won pergi ke ruangan mayat JunKi. Sersan Park dan Choi Soo Seok sudah mencurigai dari awal. 

Melihat ekspresi dr Se Won apakah dia ingat sesuatu saat melihat kolong kasur teringay HeeJin menyimpan Mika ke dalam harta Karun kolong kasur. Di dalam kotak di bawah tempat tidurnya, dia menemukan sebuah amplop terdapat alamat nenek HeeJin. 
Sementara itu seorang pemuda ( kemungkinan pembunuh ) datang ke supermarket membeli cutter besar, lakban4 biji dan beberapa coklat. Kasir yang melayaninya dengan takut barcode barang belanjaannya. Di mobil sudah ada ahjussi yang menunggu di parkiran supermarket

Saat keluar rumah JunKi, detektif Lee memperhatikan ada bangkai kucing. dr Se Won menyadari itu kucing DoYoon, Mika. Namun, saat dipegang masih hangat. Jadi tentu saja dr Sewon memutuskan untuk sinkronisasi otak dengan kucing Mika. Detektif Lee menyarankan pergi ke rumah nenek HeeJin namun ditolak alasannya neuron orang mati tak bertahan lama. 

HeeJin sedang tidur mendengar sesuatu keluar kamar dan melihat kedua pria yang di supermarket membekap neneknya dan putrinya. Ahjussi menanyakan apakah dia HeeJin yang dijawab diam saja langsung dibekap.

dr Sewon kembali ke lab dan mendorong detektif Lee untuk meninggalkannya karena lab adalah area terlarang. Meninggalkan mobil, detektif Lee hendak ke rumah nenek ditahan biarkan dirinya saja. Detektif Lee tersinggung apakah dr Sewon tak mempercayainya. dr Sewon berkilah bahwa ada yang ingin ditanyakan pada nenek HeeJin.Detektif Lee berpesan bahwa keduanya saling kabar dan menggali lebih dalam kematian JunKi. 
Sinkronisasi otak dengan kucing berlangsung sempat JunKi terjatuh dari ranjang peneliti karena mengikuti memori kucing yang melantai, memori sempat dipertunjukkan pandangan kucing bersama DoYoon, JaeYi bahkan di rumah JunKi kemungkinan diperlihatkan wajah pembunuh JunKi. dr Sewon akhirnya terbangun setelah dibangunkan dr Hong. dr SeWon meminta dr Hong kucing Mika tsb ditaruh di tempat pendingin dan urus semuanya sementara dia pergi. dr Se Won pergi ke rumah nenek HeeJin sembari recording bahwa sinkronisasi dengan kucing memiliki sudut pandang layaknya kucing dari visual dan suara nyaring. Sesampainya rumah nenek HeeJin di santroni polisi. Ternyata HeeJin, nenek dan putrinya menghilang. dr Se Won bingung mau harus mencari kemana.

Namun, refleks dr Sewon jelas jauh lebih baik sekarang dan dia bahkan menangkap bola bisbol secara tiba-tiba. Dia mulai melihat dunia secara berbeda, lebih tajam dan terdefinisi melalui pengalamannya dengan Mika. Dia menyimpulkan bahwa sifat kucing tampaknya telah ditransfer ke dirinya seperti kebiasaan JunKi ditransfer padanya. Ia mencoba berjongkok seolah kucing Mika memunculkan plat nomor,05 NA 2046. Ia menelpon Choi Soo Seok untuk meminta bantuan padanya soalnya dia baru saja pergi ke rumah nenek HeeJin bahwa Neneknya, putri dan HeeJin menghilang, siapa tahu plat 05 NA 2046 petunjuk pelaku yang membunuh JunKi. 
Choi Soo Seok kaget tak habis pikir dengan pola pikir dr SeWon. Menariknya, saat dicari plat nomer tsb memunculkan lulusan akademi kepolisian bernama Lee Kang Mu. Ia menelpon dr SeWon menelepon dr Sewon dan memberi tahu dia, plat nomer itu Lee Kang Mu seorang aparat kepolisian yang sudah meninggal 4 hari yang lalu. dr Se Won kaget dengan ekspresi datar saat pintu rumahnya digedor gagang pintunya, ia memutuskan telponnya dan menanyakan siapa? Lee Kang Mu



Imakyu. Designed by Oddthemes