02 Februari 2022

Ternyata Lee Kyung Ja tidak pulang ke rumahnya melainkan mampir di ke rumah temannya dan ia meninggal di bathtub. Semua tim turut merasa kehilangan dan kesal sendiri sampai bisa luput dari perhatian. Jang Sung Joo mendokumentasikan dan dr Baek memperhatikan seksama. 
Proses autopsi dilakukan oleh Pyo Yoo Seong. Pyo heran kenapa dr Baek tidak menggunakan masker. Alasannya karena bisa mencium bau. Proses autopsi dilakukan dengan melihat ada fraktur di bagian kepala, luka sayatan diukurnya, bekas gigitan, tangan bekas ikatan begitu juga kaki. Saat hendak pembedahan, dr Baek menahannya karena mengendus bau minyak. Ia mengambil sampel darah korban untuk segera dianalisa. Kemudian mempersilahkan Pyo Yoo Seong pembedahan. 

Pyo Yoo Seong mengatakan bahwa modus operasinya sama persis hanya berbeda ada fraktur kepala dan tidak dikubur berbeda dengan Seong Hye Bin. dr Baek menimpali bisa saja pelakunya berbeda sedari awal memang salah profiler pelaku. Lee Kyung Ja memiliki bau sedangkan yang lain baunya hilang setelah dikubur. Pyo Yoo Seong marah memangnya menangkap pelaku dari bau? Kenapa mesti repot hal yang tidak jelas. Pelakunya berusia 50an karena fraktur di kepala tepat di bagian otak kecil agar tidak bisa bergerak. 

Jaksa Do, Eun Sol menuju ke kejaksaan tapi sudah ada wartawan yang mengerubungi mesti tidak berkomentar. Kepala Jaksa No, Jaksa Do dan Eun Sol menonton berita penyintas terakhir pembunuhan berantai Wuseong yang mana sampai mengubah identitas demi terhindar kejaran pelaku eh besoknya tewas setelah dilakukan penyelidikan padanya. 
Kepala jaksa No marah bukannya menangkap pembunuhnya malah berakhir penyintas yang terbunuh. Jika tak bisa menangkap pembunuh maka semua harus mengundurkan diri. Jaksa Do menelpon penyidik Yang mengenai memantau Kang Chi Soo bahwa dia bekerja di studio. Jaksa Do menyarankan untuk menahan Kang Chi Soo tanpa penahanan.

Penyidik Kang melaporkan kepada Jaksa Eun Sol kemungkinan adanya peniru karena dia meminta tolong pada temannya di kejahatan siber bahwa ada website yang membahas mengenai pembunuhan berantai Wuseong. Jaksa Eun Sol tahu siapa pemilik website.

Stella mengatakan zat minyak pada korban adalah pelumas lubang Laras senjata. Sesuai dengan spesifikasi militer. Dipakai untuk membersihkan sisa mesiu dan moncong senapan. Pelaku tentara yang aneh karena tidak sesuai dengan ketentuan militer sekarang dan digunakan tahun 60an dan 70an.Sung Joo menanyakan memangnya ada yang pakai seperti itu
Sung Joo dan dr Baek pergi ke toko senjata dan perlengkapan. Di toko pertama tak ada yang diminta Sung Joo. Barulah di toko kedua ada, penjualnya ditanyai apakah masih ada orang yang menggunakan pelumas seperti itu. Jawabannya ada kadang lansia yang masih belum bisa melupakan kebiasaannya. Sung Joo mendapat telpon bahwa Kang Chi Soo baka ditangkap dan kita diminta ke sana. 

Jaksa Eun Sol dan Penyidik Kang pergi penjara tempat dimana Joon Tae meninggal. Ternyata dia pemilik website pembunuhan berantai Wuseong. Ia ditanyai perihal itu yang tahu banyak. Joon Tae menjawab bisa dibilang pelaku pembunuhan Wuseong idolanya. Gegara dia jadi bisa tahu bagaimana melakukan pembunuhan tidak meninggalkan jejak, mengatahui pola korban dan kebiasaan sampai bisa menjebak Detektif Cha. Penyidik Kang kesal dengan penuturannya. Jaksa Eun Sol menanyakan adakah petunjuk pada pembunuhan Wuseong. Tinggi 180 cm dan sepatu 260 mm. Kebohongan macam apa itu. Makanya penyidik jangan terlalu percaya. Semua korban memiliki tinggi 160an cm jika memang pelakunya tinggi 180 cm kenapa tidak membunuh yang tingginya lebih dari itu. 

Sementara itu, Jaksa Do, Pyo Yoo Seong dan Penyidik Yang sudah mengepung wilayah studio foto tempat Kang Chi Soo berada. Jaksa Eun Sol menelpon dr Baek bahwa pelakunya bukanlah berusia 50an melainkan lebih dari itu sekitar 70an dan tingginya lebih pendek. dr Baek segera memberitahu bahwa pelakunya bukan Kang Chi Soo dengan bukti minyak yang digunakan untuk senjata militer. Bahkan luka di sayatan membuktikan bahwa pelakunya bukanlah tinggi 180 cm melainkan lebih pendek. Sayangnya Jaksa Do mengindahkan dan tetap menangkap Kang Chi Soo. 
Saat ditahan Kang Chi Soo berusaha kabur meski berhasil ditahan. Semua ke tempat ruang gelap di sana banyak jejak luminol apalagi ruang gelap semacam tiruan kamar mandi ada bathtub dan dudukan toilet. Di sana juga banyak foto wanita bagian paha dan kaki. dr Baek memerintahkan untuk menyeka bagian bathtub dan dudukan toilet. 

Stella memeriksa kandungan zat tsb. Kang Chi Soo diinterogasi oleh Jaksa Do bahwa dialah pelakunya. Kang Chi Soo marah dan dendam atas apa yang dilakukan 30 tahun yang lalu teruslah melakukan hal yang sama 30 tahun lalu. 

dr Baek datang bersama Sung Joo sambil membawa kamera. Bahwa di dalam lensa kamera ada zat besi. Sung Joo menjelaskan bahwa luminol bereaksi terhadap hemoglobin yang tak lain zat besi dalam darah. Sudah diperiksa zat di dalam ruang gelap tak ada darah melainkan komponen zat besi, cat. Pelakunya bukan Kang Chi Soo

Tim Khusus duduk dengan cemas. Detektif Cha mengabarkan bahwa gigitan gigi pada mayat korban tak sama dengan susunan gigi Kang Chi Soo. Penyidik Yang menanyakan kenapa Kang Chi Soo tak ada di studio kala malam Lee Kyung Ja. Detektif Cha memberikan alibi di waktu itu dia bekerja mengambil foto di luar untuk dijual. Sudah dikonfirmasi alibinya. 

Ketiga polisi veteran berkemas pamit karena profiler Kang Chi Soo yang dituduhkan bukanlah pelaku yang sebenarnya. Mereka dari penyidik dan detektif berterima kasih pada mereka semua. 
Jaksa Eun Sol yang melihat Jaksa Do sendirian merana menghiburnya kemana perginya julukan Doberman takkan melepas mangsa setelah menggigit. Jaksa Eun Sol mengajak Jaksa Do pergi ke suatu tempat. 

dr Baek kembali ke lokasi TKP Lee Kyung Ja, ia pergi ke ruangan bathup tempat dia dibunuh. Ia mempraktekkan ternyata kenapa tidak ada darah pada korban karena pelaku membilasnya. Saat itu terdengar bunyi bel, dr Baek waspada ternyata yang datang justru Jaksa Eun Sol dan Jaksa Do. Eun Sol mengatakan dr Baek terlihat seperti tersangka karena pelaku selalu kembali ke TKP. Ia mengeles alasan kenapa tidak ada darah meski arteri tersayat setidaknya keluar darah 3 liter ternyata pelaku membilasnya. Alasan ditaruh di bathtub mungkin dulu leluasa pergi ke pegunungan sekarang tak lagi karena banyaknya cctv makanya ditinggal di bathup berarti pelaku meninggalkan jejak. 

Jaksa Do menyarankan untuk merombak profiler karena sedari awal sudah salah kembali ke awal lagi. Pelaku bukanlah tinggi 180 cm melainkan lebih pendek dan berusia 70an. Pyo Yoo Seong tak terima apa yang dilakukan sia- sia. Ia memilih walk out diikuti anak buahnya. Jaksa Do dan Jaksa Eun Sol memerintahkan untuk bagi siapa saja yang penggunaan air lebih banyak karena itu bisa menjadi petunjuk membilas darah korban. Kemudian mencari pelaku yang melakukan transaksi senjata dan pelumas militer era 60an. 
Cheon Mi Ho mengatakan untuk meminta data pengguna air memakan waktu 2 hari. Jaksa Eun Sol minta saja untuk mempersempit sampel. Penyidik Yang membawa siapa saja yang melakukan pembelian senjata sejenis era 60an dan 70an. Ada 38 orang. Maka semua mengecek yang menggunakan senjata pergi ke alamat dan dicek penggunaan air. Jaksa Do sampai di rumah yang mana dipanggil tak menyahut tapi melihat kursi roda sekaligus pelumas era 60an. 



01 Februari 2022


Majikan kali ini tentang penyanyi Trot, sebelumnya sudah diperkenalkan dengan penyanyi cilik Trot Song Ga In ke il atau Kim Tae Yeon. Sekarang sih 2022 sudah famous mengalahkan majikan deh

Park Hyun Bin
🎀 Pria yang sudah berkarir 15 tahun lamanya memiliki banyak prestasi. Memenangkan anugerah budaya Korea- Jepang 2012


🎀 Hyun Bin ini lucu ya. Sudah kedua kali nyanyi masih saja skor karaokenya 83. Ia merasa terintimidasi oleh Seung Jae yang mendapat pengakuan bila terjun ke dunia Trot maka Hyun Bin mendapat ancaman. Terbukti sekali di episode ini. Skor Seung Jae saja 100 ditambah visual tampan Seung Jae. 
🎀 Hyun Bin memaknai Trot seperti biduan ke dukun hingga kuburan. Apapun suasananya Trot menemani.


🎀 Penyanyi Trot yang memulai debut di usia muda ini pernah menyanyikan untuk wanita hamil dengan lagu Shabang- Shabang. Karena lirik dan melodinya sempurna untuk janin. Bahkan anaknya pun didengarkan lagu Trot sejak kandungan bahkan saat lahiran juga. 
🎀 Ternyata bakat menyanyi Hyun Bin didapatkan dari sang ibu. Ibunya instruktur vokal


🎀 Hyun Bin ini menurutku suka sekali kemewahan dilihat bajunya penuh bling- bling bahkan interior rumahnya terlihat mewah. 
🎀 Tiap malam sebelum tidur, Hyun Bin selalu Nina boboin nyanyi lagu baby shark

Hong Jin Young
🎀Penyanyi wanita Trot ini dikenal dengan karya lagunya Love Battery. Apalagi dengan ikonik gaya jempolnyaπŸ‘


🎀 Hong Jin Young menjadi penyanyi wanita Trot pertama debut di Tiongkok
🎀 Pengalaman karir 14 tahun menjadi favorit di kalangan militer
🎀 Untuk menjaga kesehatan termasuk pita suaranya ia sering makan parutan lobak dan apel. Meski bagi kebanyakan orang tak enak tapi Hong Jin Young enak, mungkin sudah terbiasa


🎀 Hong Jin Young memaknai Trot seperti pelangi karena mewarnai kehidupan.

Episode kali ini bersenang- senang Trot deh. Tidak banyak hal yang istimewa dari majikan. Memang majikan Jin Young lebih ke Trot bukan personal diri. Berbeda dengan Hyun Bin yang narsis banget. Meski begitu, ia dan Seung Gi mendapatkan hadiah utama. Oh iya di akhir acara berkumpul legenda Trot. Ada Ha Chung Hwa, Hyun Sook dan Jin Sung. 


Melihat adu sengitnya Pyo Yoo Seong dengan dr Baek. Jaksa Eun Sol menimpali dan langsung disanggah oleh dr Pyo bahwa kenapa 30 tahun tidak bisa menangkap pembunuhnya? Karena polisi membutuhkan banyak petugas. Kasus Yoo Han Cheol yang membunuh 26 orang ditangkap 2003. Kami memeriksa 50 rute bis, ribuan cctv kereta bawah tanah dan 300 ribu sirkuit telpon yang terkait dengannya. dr Baek menimpali memangnya kita hanya menerka luka pada tubuhnya? Jaksa Do mencoba bersuara agar tidak perang adu mulut. Jaksa Do menyarankan mempersilakan BFN mengikuti arahannya. Dan mereka bakalan menyelidiki di sekitar korban, dekat rumahnya, toko dan swalayan tempat korban terakhir bekerja. Periksa alibi pria berusia 50 tahun di sekitar lokasi. Jaksa Eun Sol menekankan tak lupa bahwa bakalan ada peniru di kasus tsb. 
Jaksa Do, Eun Sol dan penyidiknya makan bareng dengan para polisi yang dulunya menangani kasus pembunuhan berantai Wuseong. Semua berkeluh kesah betapa sulitnya menangani kasus tsb apalagi dengan keterbatasannya memakai kursi roda. 

dr Baek menunjukkan laporan autopsi korban pertama Um Ji Hye pada direktur kepala dr Park karena dialah yang mengautopsi. dr Park ingat betul karena itu kasus perdananya kerja di BFN. dr Baek menanyakan apakah luka sayatan yang sampai menusuk ke tulang rusuk ada jejak di dalamnya seperti jejak pisau yang digunakan. dr Park mengatakan dulu tidak ada teknologi yang mendukung zat tsb. 
dr Baek memanggil detektif Cha untuk mencarikan lokasi pemakaman Uhm Ji Hye korban pertama. Detektif Cha kaget karena tidak seperti biasanya dr Baek meminta bantuan. Ia memohon sebagai imbalan untuk mengucapkan 'minta bantuan' tapi oleh dr Baek keluar kata makian yang membuat Detektif Cha pergi keluar. 

dr Baek dan Sung Joo pergi lokasi pemakaman Um Ji Hye. Ia sudah mendapat telpon dari detektif Cha mengenai alamat lokasi pemakaman untungnya belum dikremasi. dr Baek dan Sung Joo malam- malam pergi ke pemakaman. dr Baek mengambil sampel tanah kuburan Uhm Ji Hye untuk dianalisa zat tsb. 

Ketiga polisi yang masih hidup datang ke tempat tim khusus investigasi kasus pembunuhan Wuseong. Ia memberikan buku memo yang berisi hasil rangkaian investigasi mereka. Salah satu polisi tsb mengatakan nama Kang Chi Soo, setelah dilihat profiler cocok dengan pelaku yang memiliki tinggi 180 cm dan ukuran sepatunya. Tapi kurangnya bukti dibebaskan. Anehnya sejak bebas ia terbang ke luar negeri kembali lagi baru- baru ini. Penyidik Yang diminta mengintai Kang Chi Soo. 

Kang Chi Soo ternyata memiliki toko studio foto dan makan siang di restoran dan pulang malam jam 8. Penyidik Yang melaporkan kebiasaannya kepada tim. Hal aneh adalah Kang Chi Soo tidak punya handphone bahkan saat pulang malam memilih gang kecil yang tidak ada cctv. Pyo Yoo Seong menilai memiliki obesesif karena kesehariannya monoton ditambah dengan pelaku yang memiliki simpul yang sama hingga sekarang. 
dr Baek datang meminta kasus pertama Um Ji Hye di autopsi lagi. Bagi Pyo Yoo Seong tak ada gunanya karena mayatnya sudah membusuk 30 tahun. Jaksa Eun Sol bakalan bertanggung jawab dalam meminta izin untuk reka ulang autopsi pada keluarga korban. Awalnya Jaksa Do meragukan jaksa Eun Sol tapi pada akhirnya mendukungnya dan meminta Detektif Cha sekaligus penyidik  Kang membantu jaksa Eun Sol. 

Jaksa Eun Sol dan rekannya pergi ke rumah Im Sook Ja yang tak lain ibu Um Jo Hye. Sempat menolak bahkan mengusir tapi jaksa Eun Sol berhasil membujuknya dengan bukti boneka beruang punya korban yang masih dipajang. 

Pada akhirnya pembongkaran pemakaman Um Ji Hye dilakukan. Untungnya karena kondisi tanah lembab dan tertutup. Kan mayatnya di dalam peti membuat lemak di dalam tubuh terhidrolisis menjadi asam lemak dan gliserin ditambah amonia mengakibatkan pembusukan terhenti. Tempat pemakaman yang bagus karena memiliki kandungan mineral dan kalsium. Mayat Um Ji Hye dibawa ke BFN. 
Pyo Yoo Seong juga datang melihat proses autopsi. Dikenali tanda- tanda kematian. Kemudian membelah dan mengambil tulang rusuk yang sudah patah dan dibantu mengikis tulang rusuk patah. Pyo Yoo Seong melihatnya buang- buang waktu melihatnya dan pergi meninggalkan. Jaksa Do menyuruh Jaksa Eun Sol tetap di situ. Jaksa Do ikut Pyo Yoo Seong. Jaksa Eun Sol menanyakan kenapa malah mengikis tulang rusuk. Sung Joo menjawab saat pisau menancap tulang rusuk hingga tulang rusuk patah dan terjadi retakan bakalan ada zat pisau yang tertinggal makanya perlu dikikis. 

Penyidik Yang masuk ke dalam studio foto Kang Chi Soo. Sambil penuh selidik dan mencoba ingin ke toilet tapi ditahan oleh Kang Chi Soo bahwa itu bukan toilet tapi studio gelap. Setelah selesai foto identitas maka saat melakukan transaksi dengan kartu kredit. Detektif Yang mengamankan kartu kredit yang mana sudah ada sidik jari Kang Chi Soo segera menelpon BFN. 

Kang Chi Soo masuk ruang gelap dan mengambil foto sepertinya korban selamat apalagi dia duduk di tempat bathup. 
Penyidik Yang menunggu hasil analisa dan saat telpon berbunyi langsung diangkat. Han Soo Yeon mengatakan sidik jarinya tidak cocok dengan pelaku pembunuhan Wuseong. Jaksa Do mengambil telpon dari penyidik Yang minta kejelasan lagi dan memang tidak sesuai dengan pelaku sidik jari pelaku pembunuhan Wuseong. Semua kecewa dong sambil marah- marah apa yang mesti dilakukan. 

Jaksa Do menyarankan untuk bertemu saksi hidup Lee Kyung Ja. Di rumahnya Lee Kyung Ja keberatan karena gegara itu sampai ubah identitas dan memegang bekas luka sayatan di tulang selangka. Lagipula dirinya tak ingat apapun kejadian ini. Jaksa Do menyarankan sesi hipnotis untuk mengingat kembali. Lee Kyung Ja mengingat saat pulang malam di gang gelap melihat dari kejauhan berpapasan dengan pria tetiba dia gelap saat mata terbuka hanya melihat sekop sedangkang dirinya terbaring di tanah dengan tangan dan kaki diikat. Karena dia bersuara, pria tsb melihatnya dan menghampirinya. Lee Kyung Ja terbangun. 
dr Baek yang tidur di ruangannya dibangunkan oleh Sung Joo dan Soo Yeon bahwa hasil zat tadi baja karbon. Ia kaget dengan pisau baja karbon itu pasti bukan sembarang pisau. Karena terlalu larut malam tak mungkin mencari toko pisau, dr Baek meminta untuk disiapkan Boneka. Betapa kagetnya di rumahnya penuh senjata dan pisau, tak heran dr Baek jarang tidur dirumahnya. Sung Joo memegangi boneka dan dr Baek mencoba berbagai pisau. Soo Yeon mengukur kedalaman luka dan panjang sayatan. 

Jaksa Do mengantarkan Lee Kyung Ja ke lobby dan meminta tolong pada satpam untuk diantarkan ke rumahnya dengan selamat. Dari kejauhan nampak bayang hitam melihatnya dari jauh. 

Penyidik Yang pergi ke studio foto Kang Chi Soo dimana rutinitasnya pergi ke ruang gelap untuk cetak foto tapi nyatanya tak ada. Langsung menelpon Jaksa Do mengenai hal itu dan segera konfirmasi keberadaan Lee Kyung Ja apakah berada di rumah atau tidak. Detektif Cha menelpon keberadaan Lee Kyung Jaa kata petugas yang mengantarkan bahwa dia naik mobil sendirian. Langsung Jaksa Do pergi sambil ambil jasnya. Begitu juga yang lain baik Detektif Cha dan jaksa Eun Sol 
Sung Joo ketiduran sampai terbangun. dr Baek masih melakukan percobaannya. Soo Yeon membantu kedalaman 15 cm, panjang 3,5 cm dan lebar 0,6 cm. Langsung mendekati kecocokan luka sayatan. Ternyata pisau yang digunakan jenis pisau militer M7 dibuat baja karbon 1080. 

Lee Kyung Ja sampai di rumah kaget karena rumahnya tetiba gelap saat menyalakan lampu langsung teriak. Jaksa Do, Eun Sol dan Detektif Cha datang ke rumahnya. 


Aktor yang mendapat anugerah utama drama SBS 2019 ini merasa dirinya tak pantas disebut guru jadi enaknya kita bersenang- senang. Berhubung masih awal tahun 2020 melakukan orientasi bersama Kim Nam Gil. Bahkan ia membuat dan mengetik sendiri. Ada beberapa aturan yang mesti dilakukan. 

πŸ“„Pertama, kita akan berjalan, mencari cara dan berkomunikasi. Jadi dia suka berjalan. Sempat ditanyakan perihal dia suka berjalan terinspirasi dari Jung Woo. Jelas membantahnya. Jika Jung Woo punya sekolah yang notabene suka berjalan jika tidak berjalan bakalan didenda bahkan ada peringkatnya tersendiri sedangkan dia berada di peringkat bagian mau terbawah. Mungkin maksudnya saat berakting dengan Ha Jung Woo 
πŸ“„ Kim Nam Gil ternyata punya LSM yang bernama Gil Story. Gil artinya jalan yang kami lalui yang memiliki maksud waktu dan tentang sejarah dan jalan yang kami lalui mengandung banyak arti. LSM ini sudah 8 tahun berjalan. Kim Nam Gil juga menjelaskan banyak prasangka punya LSM berarti orang baik padahal tidak. ( Biar tidak disangka diminta banyak uang kali ) 

πŸ“„ Selama orientasi bersama Kim Nam Gil ini tak boleh menggunakan smartphone. Semua smartphone dikumpulkan. 

πŸ“„ Putuskan semuanya bersama- sama. Jadi kalian akan berdiskusi membuat keputusan bersama. Berhubung Kim Nam Gil disini sebagai master/ Butlers masih bisa melakukan apa yang ia inginkan. 
πŸ“„ Berhubung mereka semua dari generasi yang sama bakalan melakukan permainan retro seperti jegi dan gasing. 

πŸ“„ Oh iya, saat dari awal syuting para cast sudah memasang pedometer berapa langkah yang telah dilalui jika mencapai 60 ribu langkah dari semua cast termasuk Kim Nam Gil bakalan menyumbangkan alat kebutuhan sekolah bagi siswa yang membutuhkan. Bahkan jika mencapai 100 ribu langkah bakalan memberi mereka hadiah

πŸ“„ Kim Nam Gil ini memiliki pengetahuan akan sejarah buktinya saja dinding yang dilewati di buat oleh raja yang berbeda dengan kualitas batu berbeda termasuk susunannya. 

πŸ“„ Ternyata tontonan Kim Nam Gil Comedy Big League daripada film. Baginya komedian itu luar biasa bahkan meniru aktingnya, terinspirasi darinya. 
πŸ“„ Ia juga suka buku komik. Aktingnya juga terinspirasi dari sana. Mulai ekspresi, tindakan dan karakter. Kata Shin Sung Rok yang memang penganggumnya, karakter Kim Nam Gil memang seperti komik.

πŸ“„ Saat menjalankan beberapa langkah bakalan dapat uang untuk konsumsi. Nah kali ini makan corn dog. Untuk mengurutkan siapa makan corn dog satu gigitan main permainan tradisional banting kartu. Oh iya juga beli hotteok

πŸ“„ Mereka juga mampir ke tempat sewa seragam sekolah di era mereka dulu. Pokoknya seragamnya sangat jauh berbeda dengan di variety Knowing Brothers. Lucu sih  mereka dan memainkan jegi. Yang kalah bakalan kena sentil jari. 
πŸ“„ Terus mampir ke tempat manhwabang atau tempat penyewaan atau baca komik
 Wah tempatnya cozy dan nyaman bikin orang betah. Mana bukunya sangat terawat sekali. Di sana juga menyediakan makanan. Untuk mendapat uang anggaran produksi mereka main tebak gambar. Menghiburlah. Mereka enjoy di sana sekaligus nostalgia. 
 
πŸ“„Kim nam Gil ini lucu karena meski dirinya tak suka kumpul- kumpul tapi suka olahraga berkelompok seperti bulutangkis. 

πŸ“„ Kali ini tidak menginap di rumah Kim Nam Gil melainkan di penginapan Hanok. Rumah tradisional Korea. Rata- rata rumah tradisional memang berusia 100an tahun. Tapi interior di dalam semi modern. Ada dapurnya dan juga ruang karaoke. 

πŸ“„ Kim Nam Gil ini lucu bin norak✌️✌️✌️. Soalnya dia kaget ada kamera yang ngikuti pergerakan dia. Apa karena dia orang lama jadi kek kaget dengan perkembangan teknologi. 

πŸ“„Ternyata Kim Nam Gil bakalan melakukan acara semacam konser. Sudah 5 tahun, Seoul mempersetujui LSM dia sebagai organisasi nirlaba. Makanya acara tsb. Hasil tiketnya bakalan disumbangkan semua untuk kemajuan seni.
πŸ“„ Menurut Seung Gi dan Sung Rok kan mereka berdua tim drama Vagabond. Nah sedangkan Kim Nam Gil di drama the Fiery Priest terasa solid dan intim. Karena di drama tsb mereka berakting bukan sebagai aktor profesional seolah- olah drama tsb akting terakhir mereka. Kuakui sih selain Kim Nam Gil, para pemain bukan aktor nama terkenal. 
πŸ“„ Untuk bisa menyumbangkan banyak hadiah pada siswa sekolah. Besok pagi mereka berlima bakalan maraton permainan dengan durasi 10 menit jika berhasil bakalan bisa menyumbang 100 Siswa lebih. Wah maratonnya banyak sekali tahapannya ada hulahoop, gendong gitu, trus kek cacing koran, trus lompat tali dan memakai bapiak bergandengan gitu. Seru sih. 

Kim Nam Gil ini orangnya introvert ya. Kebanyakan aktor di Korsel introvert. Tidak banyak hal yang diulik, itupun semua orang banyak ketahui. Tidak ada hal baru tentangnya. Malah Shin Sung Rok mencuri perhatianku karena terlihat nyata ngefans sama Kim Nam Gil. Justru Seung Jae yang mengatakan secara langsung malah tidak menunjukkan secara nonverbal terlihat palsu wkwkwk.
Imakyu. Designed by Oddthemes