26 Maret 2022


Bapak baptis Folk Korsel memulai karir era 70an. Penyanyi yang mempopulerkan gitar akustik. Ia yang pertama mendirikan radio Korea di Amerika. Musisi pertama menciptakan lagu narasi dan juga legendaris lagu iklan seperti iklan Venus ( pakaian dalam wanita ). Dikenal paradise Ulleung. Wah di pulau Ulleung memang memiliki tanah seluas 42.975 meter persegi. Rumah dan halamannya bagus seperti negeri dongeng. Ada kolam ada semacam dudukan bertingkat untuk konser. Pokoknya keren. Awalnya ia bikin untuk sawah ternyata 10 tahun tak berguna jadilah dibikin taman dan kolam dibantu tenaga profesional. Ia beli tanah 1996 dan pensiun di tahun 2004.


Beliau yang berumur 75 tahun ( umur Korea ) menceritakan bahwa di saat debut dan puncak kepopuleran terkena skandal ganja. Sehingga banyak koran memasang wajahnya di halaman depan untuk berhenti. Jadilah dia berhenti dan pergi ke Amerika untuk bisnis. Setelah melalang buana temannya menyarankan Ulleung, ia jatuh hati makanya membeli tanah. Di tanah ini ia merasa pria beruntung. Memberi TTD ukiran nama temannya di tiap batu. Rekan sejawatnya sudah pada sukses dan terus menua hingga sekarang. Di paradise Ulleung juga didirikan teater oleh provinsi setempat. Beliau juga unjuk nyanyi dan suaranya masih powerfull karismatik.


Rumah sekaligus teater dan museumnya. Tak hanya foto album yang dominan pakai motor karena sewaktu muda suka naik motor sampai kecelakaan giginya hilang dan ada gigi tertanam di bibir atas makanya tumbuhin kumis untuk nutupi luka. Ia juga menceritakan saat merintis radio Korea di Amerika yang mana lagi aksi penindasan ras kulit hitam. Secara kebetulan ras Korea banyak yang tinggal di mukim ras kulit hitam tak jarang jadi sasaran empuk penjarahan. Makanya ia membantu warga lokal Korea jika mau dijarah bakalan mengontak padanya dan semua membantu untuk menjaga. Wah salut atas gotong royong tahun. Gegara itu, presiden George Bush tak lain ayahnya John Bush juga datang ke radionya sebagai dukungan. Yang bikin aku terkesima meski sudah berumur tapi melek teknologi buktinya pakai komputer IMAC jam Apple watch trus melek teknologi.


Malamnya ngerayain 50 tahun karir Lee Jang  Hee. Di sana ia nostalgia baru berumur 4 tahun karirnya ternyata sudah memutuskan berhenti. Alasannya karyanya paling banyak dilarang ada 225 lagu. Seperti memory of drink mempromosikan minum- minum. Trus lagu that you menyalahkan orang lain lalai dari tanggungjawab. Yang lucu unlit window disangka mempersetujui pornografi padahal iri melihat kemesraan pasangan dari bayangan jendela. Tahun segitu pola pikir belum terbuka.


Paling haru itu teman selama 54 tahun Song Chang Sik kirim video. Wah Chang Sik memberikan pesan yang bikin aku iri, pertemanan yang langgeng di zaman sekarang sudah langka. Gegara gaya menyanyi Lee Jang Hee di luar partitur lagu dan melodi tapi bisa menyentuh penonton mengubah Chang Sik pandangan musik lebih luas. gaya nyanyi Jang Hee lebih ke perasaan ketimbang teknikal. Sempat menyinggung bahwa di usia 70 tahun lebih punya pacar cantik sampai mengirim 100 mawar. Ada juga senior mereka Jo Young Nam bisa dibilang rekan pamannya Lee Jang Hee sewaktu kecil Jang Hee sudah diprediksi jadi penyanyi besar saat main gitar.


Usai dari situ para cast makan malam dari sponsor makanan siap masak dari semur daging hingga budaejigae. Nah Cha Eun Woo membawa pil kapsul untuk diisi surat kelak nanti kembali lagi membaca surat. Besoknya buat kenangan indah dengan mendayung bersama dan melihat kawanan burung camar tepi laut. Penutupannya makan sarapan roti bareng Lee Jang Hee. Lee Jang Hee berkata ia beruntung. Memang musisi yang hidup di generasi tsb dikelilingi orang hebat. Yun Yuh Jung yang baru saja menang Oscar teman SD Changsin, Lagu ciptaan yang dinyanyikan oleh Song Chang Sik pas Yun Youn Jung lagi datang ke C'est Bon untuk memperingati ulang tahunnya. Ikut acara ini juga karena mendengar Youn Yuh Jung juga di acara ini. Trus isi surat perpisahan Sung Rok dan Eun Woo sedih banget😭😭😭. Trus mereka nanem pil kapsul entar 1 Januari 2041 bakalan kembali ke pulau Ulleung.



Konsepnya mirip dengan abnormal summit tapi versi kecil. Orang- orangnya juga hanya saja aku suka gaya MC Seung Gi maupun Cha Eun Woo tak mendominasi ataupun memotong pembicaraan. Konsep yang dibuat bukalah debat melainkan sharing informasi. 
Topik pertama membahas bisakah covid menyingkir/ usai akhir tahun 2021 
Hanya Se Hyeong yang berpikir positif Covid bakalan usai yang lainnya tidak. Lucky dari India mengatakan populasi penduduk dunia 7,8 miliar apalagi India penduduknya besar. Tiap detik ada 2 bayi sulit semua penduduk India tahun ini bisa vaksin sepenuhnya. Kemudian pernah lockdown total tapi warganya bisa mati kelaparan makanya keluar. Diperparah lagi kampanye yang dihadiri 200 ribu tanpa protokol kesehatan. Apalagi ada acara keagamaan Hindu berbulan- bulan. Jadilah kondisi parah didukung infodemik seperti memakai itu jangan pakai itu untuk kesembuhan. Contohnya tubuh dibaluri kotoran sapi itu hal mustahil. Lucky berapi-api ceritanya. Tyler juga mengatakan kondisi India serupa dengan Amerika karena peningkatan covid saat pemilu pergantian Presiden. 
Robin dari Prancis juga menceritakan bagaimana warga Prancis tak paham kenapa mesti pakai masker karena itu hak pribadi. Sedangkan di China justru rutin melakukan tes CPR yang mana satu grup terdiri 20 orang, jika satu pasien positif maka grup tsb kudu tes ulang. Suasana ketika pandemi lebih kondusif tak ada peningkatan tinggi. Blair Williams dari Australia jga mengabarkan kondisi covid di Brisbone yang mana ketika karantina kudu di hotel butuh biaya besar bahkan naik pesawat maksimal 30 penumpang. 
Topik kedua pengungkapan identitas pasien dari marga, usia, profesi dan umur. Gegara itu berdampak pada restoran dan keluarga pasien bahkan nomer telpon diteror karena diungkap melalui nama. Wah ini seru sekali karena ada yang pro dan tidak. Tyler dan Robin tidak karena hak kebebasan pribadi apalagi di Amerika maupun Prancis bakalan menentang, pemakaian masker dan jaga jarak didemo. Apalagi buktinya salah satu pasien homo di Itaewon jadi sasaran bulan- bulanan. Berbeda dengan Alberto maupun Ma Gouzhen bahwa kudu nurut perintah pemerintah karena ini kondisi darurat, nyawa lebih penting daripada hak pribadi. Lagipula teknologi Korea sudah berkembang lebih baik dari pengembangan wabah MERS. Perlu ada jaminan hukum agar informasi data pribadi tidak disalahgunakan
Trus juga sharing perubahan gaya hidup di Korsel seperti balas dendam belanja. Gegara covid orang jadi suka belanja terutama branded. Italia maupun Prancis tak lagi berpapasan orang cipika cipiki cukup say hello dengan lambaian tangan. India pernikahan biasanya mewah bisa 1 pekan bahkan jika orang kaya bisa 2 pekan. Berhubung pasangan menikah kena covid dan semuanya sudah dipersiapkan jauh- jauh hari ya apa boleh buat pakai baju APB haznat. Di China jaga jarak di salon.

Paling sengit teori konspirasi ada yang nuduh China ada yang nuduh Amerika. Apapun itu teori konspirasi tetap konspirasi. Untuk meredakan atensi sampai munculin lagu We are the one. 
Membahas juga pentingnya investasi di kala situasi tak pasti. 
Kemudian membahas olimpiade Tokyo tetiba ada pratinjau pulau dokdo. Sepertinya nyinggung pulau dokdo. Pembahasan ini singkat gak sengit karena apapun yang pemerintah Jepang adakan olimpiade Tokyo meski ditentang masyarakat lokal 60% kemungkinan bakalan diadakan jika tidak bakalan rugi 80 miliar dollar. Kata Prof Hosaka Yuji. Akhirnya diadakan sih sesuai protokol kesehatan bahkan ada penonton dari orang lokal tinggal di Jepang. 
Topik terakhir membahas Myanmar. Permasalahan Myanmar memanggil Chan Chan dari Myanmar yang mana dia influencer dan sudah tinggal di Korsel 10 tahun bersama suaminya. Permasalahan tsb bermula 1 Februari, militer Myanmar kudeta pemerintah dengan menembaki warga termasuk anak-anak agar tidak mau ditentang. Sebetulnya di tahun 2015 sudah ada demo ingin demokrasi yang pada akhirnya dituruti. Di tahun itu Presiden Aung San Suu Kyi terpilih. Sayangnya itu sirna, hanya berlangsung 5 tahun kembali ingin menggulingkan. Menurut Dong Hyun kisahnya mirip pemberontakan Gwangju 1980. Semua berita melaporkan pemberontakan warga sipil tapi sebenarnya ingin demokrasi. Propaganda Militer Myanmar mengganggap warga sipil melakukan perlawanan padahal ingin menjunjung kebebasan. Chan Chan juga menyinggung bahwa Myanmar sepupu bagi orang Korsel. Entahlah kenapa disebut sepupu ga dijelasin. Yang pembahasan ini lebih ke support saja sih. Untungnya Indonesia memberi jabatan pada militer jika tidak nasibnya kek Myanmar. Jenderal Militer yang dapat jabatan pasti kaya- kaya hidup makmur. Paling malesin budaya diktator ke bawa ke dunia pemerintahan. Meski ga semua tapi jabatan tertinggi ituloh seperti Lord L..... Beliau itu anti kritik dengan gaya halusnya. 

25 Maret 2022

Band Rock kudu punya semangat Rock yaitu perlawanan, kebebasan, perdamaian dan kesombonga. Berhubung mereka kompromi terhadap masyarakat maka tidak lagi melakukan perlawanan pada kapitalisme😅🤣. Park Wan Kyu juga membagi tips punya rambut bagus terawat yaitu shampo yang digunakan menggunakan kacang herbal yang disukai Kim Kyung Ho terus saat membilas kudu pelan- pelan dan didiamkan 7 menit sampai busanya perih ke mata. Memang ya rambut Park Wan Kyu dan Kim Kyung Ho bagus. Sedangkan Kim Tae Won dikenal juri genre rock. Gegara covid sudah 1,5 tahun membuatnya tak bisa konser dan manggung kecuali tampil di depan staff. Berhubung saat ini bulan mei bulan kekuarga dan cuaca yang mendukung ingin tampil di acara ini bersama cast All the Butlers dan dengan penonton virtual band muda rock. 
Makanya tiap cast menyanyikan lagu rock dengan semangat Rock. Dimulai Se Hyeong nyanyi lagu Y2K After Breaking Up dengan semangat kesombongan. Dilihat penampilan Se Hyeong tadi bisa dijelaskan bagaimana penampilan saat memegang tiang microfon, gaya bahkan reaksi. Kemudian latihan bersama band pengiring. Jika Seung Gi dan Se Hyeong lancar berbeda dengan Kim Dong Hyun kudu ada petunjuk nyanyi bareng Cha Eun Woo bersama Kim Tae Won. Latihannya para cast nyanyi bagian part saja. Tahu- tahu sudah malam dengan konser band Rock Boohwal. Wah penontonnya band muda rock. Semua benar- benar dandanan ala rocker sayangnya pasar belum berpihak pada mereka apalagi situasi lagi sulit sekarang. Episode ini terasa sebentar karena banyak konser penambilan band Boohwal. 

Mantan atlet pesepakbola ini melatih kekompakan tim all the Butlers. Ada 6 poin yang menggangu kerjasama tim diantaranya  kudu hati-hati, menyedihkan ( mungkin ini pendapatnya karena sang majikan invidualis tak suka kerja tim ) ragu, egois, serakah, tidak percaya. Nah biasanya pelatih memilih pemain dari kondisi psikologis. Makanya tim all the Butlers benar- benar di uji mentalnya. Masuk sekolah pada malam hari menuju laboratorium untuk bertemu majikan. Makanya semua pada suten siapa yang memimpin masuk sekolah. Majikan ya gitu suka banget ketawa di atas penderitaan orang lain. Aku ga nyangka lho semua pada penakut gitu. Waktu ama Park Ji Sung juga mereka uji nyali masuk sekolah malam hari. Mungkin semua pesepakbola kudu adu nyali kali ya. 
Trus tibalah masuk ke laboratorium ternyata ruangannya gelap gulita dan diminta ambil kotak misterius. Di saat mencoba sudah ditakuti oleh majikan gitu. Kebayang ga sih saat pandanganmu gelap tetiba ada orang lain masuk. Di situlah gimana ya mendeskripsikan yang jelas meski Seung Gi takut mencoba melindungi termuda Cha Eun Woo sedangkan Se Hyeong dan Dong Hyun sama hebohnya. Jadilah nilai grafik Pentagon tiap member all the Butlers. 
Kemudian mereka masuk rangkaian latihan yang pasti adu psikologis. Kalau Seung Gi dan Se Hyeong karena member dari awal sekarang dibilang akrab iya canggung iya tapi deketlah mesti terasa hubungan bisnis soalnya karakternya berlawanan tapi solid. Kalau Dong Hyung dan Cha Eun Woo sama- sama lugu tapi bisa saling percaya karena newbie juga kan di industri hiburan. 

Paling ngenes tuh majikan terlihat disepelekan soalnya para cast All the Butlers mencoba menjilat di sesi makan- makan malah menjatuhkan dan membandingkan Park Ji Sung. Untungnya Cha Eun Woo berhasil lulus untuk pulang. Makanya Seung Gi melobi bagaimana untuk adu pinalti dengan tangan terikat sesama cast All the Butlers dengan majikan. Majikan menyanggupi dengan gunakan kaki kiri. Tendangan pinalti Ahn Jung Hwan masih sama bagusnya sewaktu piala dunia 2002 apa karena kecapekan atau males syuting lama jadinya kebobolan kek ga niat jaga gawang. Jelas- jelas bola bakalan mengarah kanan dia stay di posisinya. Jadilah cast All the Butlers bisa pulang. Wajar sih pada senang karena Seung Gi lagi sibuknya syuting drama Mouse, Cha Eun Woo jadwal comeback sampe rambut dibleching. 
Aku nonton ini tuh malah bersinar para cast All the Butlers dilihat uji kompak dan uji kepercayaan. Majikan tak dilihat peranannya. Meski dia yang memerintah. Tak heran ya majikan berencana tahun depan berhenti di dunia tv maksudnya acara ragam kembali ke dunia bola entah pelatih atau semacamnya bisa juga sekolah. Oh iya Sung Rok karantina mandiri kena covid makanya ga ada 
Imakyu. Designed by Oddthemes