27 September 2022
Jika kalian penikmat drama Korea pasti tak asing dengan aktor yang perannya selalu perannya orang tua, Kim Eung Soo. Yuk fakta beliau tentang dia apa saja.
🌱 Beliau dijuluki icon musim semi karena kecintaannya pada musim semi. Yang bikin dia jatuh hati pada musim semi karena kecintaannya pada cocok tanam
🌱 Nah, beliau ini punya wawasan luas perihal dunia tanaman apalagi tanaman yang layak untuk dimakan. Di episode inilah unjuk ambil tanaman yang ada sekiranya layak dan aman dikonsumsi. Jadi tahu banyak sih vegetasi tumbuhan Korea Selatan terlihat hanya rumput doang tapi sebenernya bisa dikonsumsi. Trus menikmati hasil petik sayuran tadi cukup direbus kemudian dicocol dengan saus gochujang gitu.
🌱 Tak hanya suka bercocok tanam, beliau suka dengan minum. Baginya musim semi kurang nikmat jika tak ada minum. Tak heran beliau bawa minuman alkohol racikan dia dari umbi akar Pinus hingga buah Prem.
🌱 Sewaktu SMP pernah dia nanam pohon buah Prem. Kala itu tak banyak tahu kegunaan buah Prem sampai-sampai ayahnya menebangnya eh tumbuh lagi. Tidak tahunya ada acara TV membicarakan buah Prem yang memiliki khasiat seperti obat seperti diare dan disentri. Gegara itu, satu desa berbondong memetik buah prem
🌱 Dibalik peran aktingnya yang menakutkan sebenarnya beliau ramah bahkan dijuluki penasihat terkeren di kalangan generasi MZ. Petuah yang diberikan sangatlah mengena
🌱 Oh iya pernah mendapat buku dari Doh Ol gegara satu klan dari generasi dibawahnya. Mungkin maksudnya satu marga kali ya.
Tak banyak sih hal yang diulas dari beliau karena hanya satu episode itupun beliau banyak bercanda. Oh iya di episode ini ada member baru Eun Ji Won Sechskies ditetapkan sebagai member regular. Moga saja cocok dan chemistry bagus. Diakuinya dirinya tak suka belajar tapi ambil job acara kek gini. Kelihatan demi cuan. Tervalidasi dengan hasil scan otak jika otak Eun Ji Won tak pernah dipakai belajar dan sudah terlihat dari episode ini yang tak tahu apa-apa bahkan oon gitu. Lebih parah dari Kim Dong Hyun.
Tak hanya itu ada Joohoney Monsta X sayangnya scene dia dikit hanya pemanis pamerin aegyo go go ha Ra. Dia punya keresahan karena image boygroup yang misterius dengan riasan tebal saat off cam kudu cepat hapus riasan agar tak mendapat pandangan negatif dari kru penyiaran sampai-sampai rela melakukan aegyo yang bisa dibilang dia terpaksa melakukan. Aku lihatnya geli sih✌️😅
18 August 2022
Cinta menurut pandangan Ilmuwan otak Jeong Jae-seung di All the Butlers/ Master in the House eps 215
Wah episode ini sangat menarik karena membahas cinta. Ada yang menarik jadi pernah prof Jeong, pernah menyuruh scan MRI otak saat memperlihatkan foto pacarnya 6 bulan dengan selebriti Jo In Sung. Hasilnya berbeda. Otaknya saat melihat Jo In Sung, otaknya penuh warna merah. Karena dianggap tidak adil maka scan otak istri yang telah menikah 15 tahun diperlihat foto suaminya, warna otaknya sedikit.
Artinya cinta tak berarti bila melihat yang indah dan tampan. Melihat hasil penelitian tsb, Se Hyeong terutama Dong Hyun telah menikah insecure. Bahkan Se Hyeong frontal jika menyangkut cinta kudu dicintai terlebih dahulu. Berbeda dengan Seung Gi harus dianya yang suka padanya meskipun sang pujaan tak berbalas. Se Hyeong meyakini itu terjadi karena Seung Gi tampan makanya bisa membalik hati pujaan hati yang dulu tidak meliriknya. Berbeda dengan Se Hyeong yang bagaikan kedua kutub negatif bertolak belakang. Se Hyeong dan Dong Hyun juga tak percaya cinta pandangan pertama
Prof Jeong meyakini bahwa cinta pasti bakalan kadaluarsa. Apa yang ditampilkan di tv demi konten bila ada sepasang lansia sampai akhir. Menurut ilmiah beliau. Otak manusia ada adrenalin ( yang menggebu- gebu saat pertama jumpa dengan orang yang dicintainya ), Dopamin ( hormon manusia yang membuat intim secara fisik ), oksitosin ( hormaon keintiman dan kepercayaan ). Diperlihatkan grafik oksitosin menurun biasanya terjadi saat lahir anak, semua fokus pada anak- anak terutama ibu. Apalagi bagi sang suami merasa tak diperhatikan oleh istri sibuk ngurusi anak.
Juga dijelaskan perihal kecemburuan bahwa isi otak bagian cinta, takut dan area terkendali aktif semua bila cemburu. Biasanya cemburu perihal debat daun perilla. Perdebatan yang populer oleh acara ini dengan majikan Nih Sa Yeon dan Lee Mo Song. Kali ini perdebatan menumpang naik mobil bareng junior wanita. Bila Seung Gi dan Lee Jung tak masalah asal juniornya mau pindah di kursi penumpang. Berbeda Se Hyeong, Su Bin, dan Dong Hyun tak setuju. Se Hyeong paling vokal karena yang dikuatirkan banyak hal. Ia makin hancur betapa perbedaan dengan Seung Gi dan Lee Jung menanggapi permasalahan ini.
Paling sedih, di episode inilah Su Bin lulus dari acara all the butlers. Mungkin fokus ke akting karena kan cocokin jadwal syuting ga mudah soalnya Su Bin bukan aktor utama dalam drama. Kalau Seung Gi pastilah aktor utama jadwalnya ngecocokin dia. Tapi keputusan dia stay di master in the house juga abu- abu secara sejak awal tahun suka ada murid pindahan per hari. Firasat hal yang sama ketika Shin Sung Rok gantiin Lee Sang Yoon. Moga sukses karir aktingnya
Bila di episode sebelumnya membahas rumah majikan ilmuwan otak Jeong Jae Seung dan analisa otak para cast All the Butlers. Maka kali ini mengenai pilihan yang mana oleh otak diterjemahkan. Seperti penelitian beliau perihal tipe orang makan sushi. Dari yang makan terlezat hingga menyisihkan yang terenak posisi terakhir. Biasanya pilihan terlezat ditaruh di akhir anak sulung. Benar saja yang memilih Se Hyeong, Dong Hyun dan Seunggi. Berbeda dengan Su Bin dan Lee Jung anggota termuda makan terlezat terbih dahulu. Karena anak bungsu biasanya ga kebagian saat berbagi makanan dengan saudaranya makanya makan yang terlezat dahulu atau kakak mereka bakalan makan semaunya. Sedangkan anak sulung tak perlu memikirkan demikian makanya terlezat di akhir.
Ada juga jika yang kesulitan memilih dinamakan sindrom Hamlet. Biasanya orang tsb menjadi demikian semasa kecil saat bersama ortu semua dipilihkan tak dikasih kesempatan untuk memilih. Makanya saat dilepas jadi bimbang.
Kalian termasuk memilih pilihan memuaskan atau pilihan terbaik?? Nah prof Jeong mencoba membuat permainan diktator yang pernah dimainkan saat di KAIST. Jadi dikasih uang 100 dollar pecahan 10 lembar nah kalian bakalan membagi rasio 9:1 atau 10: 1. Anehnya Se Hyeong membagi uangnya rasio 5:5 ke Seung Gi. Lee Jung membagi 7:3 ke Dong Hyun. Lee Jung menolak pemberian Su Bin rasio 9:1
Artinya manusia pada dasarnya tidak rasional. Biasanya diktator akan bertindak semau hati tapi kenapa ada yang memberi rasio 5:5 bahkan 7:3 karena diktator bermurah hati, kepentingan pribadi bukanlah yang utama. Kesenjangan si kaya dan si miskin makin buruk dikarenakan si kaya buat apa memberi mereka karena dirinya bekerja keras untuk itu.
Ada fakta menarik tentang beliau yaitu selalu penasaran dalam hal makanan dan minuman. Ia membawa banyak sekali jus jeruk dari berbagai merek. Salah satu hobbynya yaitu tes buta menentukan yang enak. Penilaian kan subjektif karena selera orang berbeda. Saking penikmat jus jeruk, dia hapal betul merek dan kandungan jus jeruk.
Kemudian rumahnya menarik, atap rumahnya itu lho sengaja didesain agar bisa diduduki atau diinjak agar bisa menikmati matahari terbenam. Kalau di Indonesia atap kek gitu ga cocok dengan iklim tropis yang panas dan hujan belum berangin kencang.
Lucunya, saat waktu break 10 menit. Mungkin saking kebeletnya nabrak jendela pintu kaca untung tidak pecah.
Beliau ini cerdas ya iyalah namanya juga profesor beliau mampu menjelaskan perihal keilmiahan suatu film. Jadi sewaktu film Gozilla, yang mana mengetes Gozilla hamil memakai test pack manusia. Mungkin terlihat ilmiah sebenarnya tidak, jadilah dia menulis email ke perusahaan test pack milik New York mengenai adegan tsb. Kurang dari 12 jam dibalas bahwa ia terkesan dengan scene tsb jika mau bawa Gozilla itu dan ia bisa dapat test pack gratis. Meski konyol mereka tertawa mendengarnya
Adegan Spiderman bisa saja terjadi dengan rekayasa genetika. Secara manusia mengeluarkan cairan namun cairannya kudu kental agar jaring- jaring laba kuat untuk diauyunkan maka kudu dikipasi wkwkwk
Mengenai robot kecerdasan buatan bahwa manusia musuhnya. Tentu saja kalimat tsb sudah diprogram ke dalam robot. Namun robot juga punya kemampuan bertahan hidup bisa saja manusia musuhnya secara ancamannya demikian. Makanya ada etika kecerdasan buatan. Seperti mobil otomatis, kan sudah ada nyetir tanpa manusia. Namun bila ada penyebrang tiba- tiba apakah bakalan ngerem mendadak melindungi penyebrang namun membahayakan sopir. Lalu buat apa mobil mahal tidak mampu melindungi sopir. Makanya aturan etika kecerdasan buatan dibahas.
Menurut aku konsep diktator untungnya Indonesia mayoritas muslim, selalu diajarkan sedekah tak heran tahun 2021 jadi peringkat pertama negara dermawan. Semoga Indonesia tetap dermawan ya agar kensenjangan sosial tidak melebar.
17 August 2022
Profesor di KAIST dibidang ahli syaraf terhebat di Korea Selatan. Memenangkan anugerah sains Korea. Kalian bakalan takjub dengan bentuk rumahnya yang unik dan elegan layaknya otak manusia. Aku insecure lihat koleksi bukunya yang memenuhi satu gedung rumahnya. Bahkan tak hanya buku sains saja tapi juga koleksi komik. Sejak pandemi, ia menyadari bahwa bakalan akan ada era tanpa komik jadilah dia membeli banyak komik yang disukai ada slamdunk, dragonball. Pokoknya identik rumah profesor pasti koleksi buku. Tak tanggung- tanggung biaya membeli buku dan perawatan tak murah. Ia untuk mengindeks suatu buku dengan memunculkan buku yang menonjol di rak sebagai klasifikasinya.
Sebelum membahas otak, terlebih dahulu para cast otaknya discanning MRI. Nah ada beberapa mitos otak besar belum menjadi acuan jika seseorang pintar namun bila dibandingkan dengan gender yang sama bisa jadi.
Otak Se Hyeong dianggap otak tampan, sexy karena proposional dan terbesar
Otak Lee Jung dianggap otak paling pintar karena memiliki banyak lipatan. Tak heran dia juara kelas.
Otak Seung Gi dianggap otak yang mampu menghafal dan berhitung.
Otak Su Bin dianggap otak yang mempu menjembatani otak kanan dan kiri dan besar maupun kecil. Intinya seimbang
Otak Dong Hyun ini dipikir pernah jadi atlet petarung MMA bakalan tak punya takut justru diglama paling besar. Tak heran dia yang penakut diantara lainnya.
Hal yang berbeda saat sang prof scan MRI otaknya tak diduga tak ada yang special. Ukurannya tidak sebesar yang dikira. Tapi aku insecure dengan kecintaan beliau dalam hal dunia baca bahkan koleksinya 20-30 ribu sama banyak dengan perpustakaan KAIST. Bahkan salah satu alumnus yang peminjam buku terbanyak sebelum rekornya dipecahkan oleh muridnya sendiri. Istrinya juga menggandrungi dunia buku. Meski kedua orang tuanya cinta tak memaksakan kehendaknya putranya cinta buku. Malah biarkan buku menjadi kesenangannya.
Subscribe to:
Posts (Atom)