08 October 2024

Review Film "13 Bom di Jakarta"


Aku menonton film ini karena ketertarikan pada Chicco Kurniawan, terutama setelah melihat episode viral YouTube Bocah Bocah Kosong bersama Reza Arap dan ada dia juga. Melihat sosok Chicco yang lembut dan karismatik membuatku penasaran dengan karya-karyanya, terutama karena ia sudah 11 tahun berkarier di dunia akting. Salah satu film yang ia sebutkan adalah 13 Bom di Jakarta.

Alur Cerita dan Tema Terorisme

Untuk film Indonesia, tema terorisme jarang diangkat, sehingga 13 Bom di Jakarta terasa segar. Jalan ceritanya tidak buruk, dan plot twist di akhir benar-benar tak terduga. Film ini menggambarkan lembaga kontra terorisme yang seakan menutupi ancaman yang ada, tapi di balik layar, mereka penuh kecemasan—mirip seperti situasi yang terjadi Konoha jika ada terorisme. 

Namun, ada bagian yang menurutku kurang jelas, terutama terkait motif teroris yang berakar dari alasan pribadi. Sayangnya, alasan pribadi ini tidak dijelaskan dengan baik, sehingga aku merasa kebingungan memahami jalan ceritanya sepenuhnya.

Akting dan Karakter

Akting para pemain cukup solid, meski banyak di antara mereka adalah wajah baru yang belum terlalu dikenal. Tidak ada karakter yang benar-benar meninggalkan kesan mendalam. Hal ini mungkin juga menjadi salah satu alasan mengapa Chicco Kurniawan, meskipun sudah lama berkarier dan memiliki kemampuan akting yang baik, belum mendapatkan peran yang membuatnya dikenal luas.

Sutradara dan Genre

Dwi Angga Sasono sebagai sutradara tampaknya memang memiliki ciri khas dalam mengarahkan film bergenre thriller kriminal, seperti yang juga terlihat dalam Mencuri Lukisan Raden Saleh. Pendekatan visual dan ketegangan yang ia bangun di 13 Bom di Jakarta cukup berhasil, meski ada beberapa bagian yang bisa lebih diperdalam, terutama terkait pengembangan karakter dan motivasi di balik tindakan para teroris.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, 13 Bom di Jakarta adalah film yang menarik dengan alur yang penuh ketegangan dan kejutan di akhir. Namun, kurangnya pengembangan motif karakter dan kesan yang lemah dari beberapa pemain membuat film ini belum sepenuhnya sempurna.

05 October 2024

 7 Aplikasi Survei Terbukti Membayar di 2024

Ingin mendapatkan uang tambahan dengan mengikuti survei online? Berikut adalah beberapa aplikasi survei yang terbukti membayar. Namun, perlu diingat, prosesnya tidak instan. Anda perlu konsisten dan telaten untuk bisa mengumpulkan cukup poin hingga bisa ditukar dengan uang atau hadiah. Berikut rekomendasinya:


1. Attapol




Attapol adalah aplikasi survei yang terbukti membayar, tetapi surveinya cukup jarang muncul. Saat ada notifikasi survei, sebaiknya segera diambil sebelum diambil pengguna lain. Pastikan koneksi internet Anda cepat dan smartphone kompatibel dengan aplikasi ini untuk pengalaman terbaik.


2. Millieu




Millieu menawarkan survei harian tentang gaya hidup. Namun, kelemahannya adalah waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan poin cukup lama. Jika sabar, poin tersebut bisa ditukar dengan hadiah menarik.


3. Surveyon




Hampir setiap hari ada survei di Surveyon. Untuk mendapatkan poin dengan cepat, Anda harus selalu memantau aplikasi ini. Survei besar tentang kehidupan bisa memberikan 1.000 hingga 3.000 poin. Jangan lupa untuk ikut quickpoll dan check-in harian untuk menambah poin.


4. Multipolls




Multipolls menjamin survei harian, tetapi tidak semua pengguna selalu diterima untuk setiap survei. Pengumpulan poin juga membutuhkan kesabaran, karena untuk menarik uang sebesar Rp115.000, perlu waktu yang cukup lama.


5. Google Berhadiah




Setiap 8 hingga 15 hari, Google Berhadiah menawarkan survei dengan imbalan sekitar Rp1.500. Sayangnya, hadiah ini hanya bisa digunakan untuk pembelian aplikasi game atau menambah saldo Google Play.


6. Toluna




Toluna menyediakan survei, namun frekuensinya sangat jarang dan proses pencairan hadiah juga membutuhkan waktu yang lama. Anda harus sabar menunggu.


7. YouGov




YouGov mengirimkan survei setiap bulan, dan Anda harus segera mengerjakannya setelah mendapat notifikasi via email. Mengumpulkan 5.000 poin untuk penarikan hadiah membutuhkan kesabaran yang ekstra.


Opini untuk Pemula

Jika Anda baru memulai, mendapatkan uang dari survei memang mungkin, tetapi tidak instan. Anda harus telaten dan konsisten. Beberapa survei bisa menghasilkan, tetapi sering kali poinnya dipotong jika terdeteksi ketidaksesuaian data atau jika Anda tidak memenuhi syarat survei. Jangan berharap cepat kaya dari survei karena hasilnya cukup kecil. Jika Anda butuh uang segera, metode ini mungkin tidak cocok.

04 October 2024

Vlog Terbaru Sung Si Kyung Bersama Choi Hwa Jung: Bahas Makanan, YouTube, dan Produk Sulwhasoo


Dalam vlog terbaru, Sung Si Kyung mengundang Choi Hwa Jung ke rumahnya. Di awal vlog, Choi Hwa Jung menonton MV lama Sung Si Kyung, "The Road to Me." Komentar netizen cukup lucu, banyak yang bilang bahwa Sung Si Kyung muda sudah 'meninggal' karena sekarang dia tampil sebagai ahjussi yang lebih gemoy.
Sung Si Kyung mempersiapkan berbagai makanan untuk Choi Hwa Jung, termasuk banyak hidangan Thailand. Choi Hwa Jung, yang memang dikenal doyan makan, sangat menikmati sajian tersebut. Mereka pun berbagi cerita seru.

Choi Hwa Jung berbicara tentang 27 tahun karirnya di radio, yang baru saja berakhir. Episode terakhir program radionya bahkan menampilkan Sung Si Kyung sebagai bintang tamu. Kini, ia fokus pada YouTube dan terkejut karena channel barunya langsung mendapatkan ratusan ribu subscriber.

Dalam vlog ini, Choi Hwa Jung juga mempromosikan produk unggulan Sulwhasoo, setelah dirinya menjadi Brand Ambassador (BA) global menggantikan Rose Blackpink. Ia mengaku awalnya merasa insecure ketika diundang meeting bersama kandidat lain, namun dengan bare face dan tanpa stylist, ia justru berhasil terpilih. Produk Sulwhasoo favoritnya adalah krim ginseng untuk anti-aging, yang juga dicoba oleh Sung Si Kyung. Bahkan, ia berencana memberikan produk itu kepada ibunya.
Choi Hwa Jung penasaran mengapa Sung Si Kyung masih single. Dalam perbincangan, Sung Si Kyung menyebutkan tipe idealnya, yaitu wanita yang meskipun tidak suka minum alkohol, setidaknya bisa minum segelas.

Sung Si Kyung dan Choi Hwa Jung juga punya kesamaan, yaitu sama-sama suka makan. Mereka tidak suka membiarkan makanan tersisa. Jika ada makanan tersisa, biasanya akan disimpan di kulkas dan diolah ulang. Sung Si Kyung bahkan merasa tidak bisa berkencan dengan wanita yang makannya sedikit.

Menjelang akhir vlog, Sung Si Kyung dan Choi Hwa Jung berencana untuk berkolaborasi di channel YouTube Choi Hwa Jung, khusus membahas makanan dan memasak.

02 October 2024


Culinary Class Wars: Ketegangan Antara Chef Sendok Hitam dan Putih di Netflix



Saat ini, Culinary Class Wars menjadi perbincangan hangat dan menduduki peringkat keempat di Netflix Indonesia. Alasan saya tertarik menonton acara ini adalah banyaknya chef terkenal yang sering wara-wiri di televisi. Namun, banyak dari mereka yang tereliminasi, terutama para chef dengan bintang Michelin satu. Bahkan, dalam pertandingan 1:1, mereka takluk di tangan chef dari tim sendok hitam. Berikut adalah ulasan saya tentang beberapa tokoh utama yang menarik perhatian.

Paik Jong Won



Siapa yang tidak kenal Paik Jong Won? Beliau tidak hanya terkenal sebagai celebrity chef, tetapi juga sebagai pengusaha sukses di industri kuliner. Pengetahuan kulinernya, terutama tentang masakan China, sangat mendalam. Tak heran banyak kontestan ingin dinilai oleh beliau karena ia cenderung lebih menyukai makanan sederhana dan rumahan, bukan fine dining.

Ahn Sung Jae




Chef Michelin bintang tiga ini tampil dengan pengetahuan teknis yang luar biasa. Dia memperhatikan setiap detail, seperti kritiknya tentang dekorasi makanan dengan bunga yang tidak bisa dimakan. Menurutnya, jika suatu hidangan tidak dapat dimakan sepenuhnya, itu menjadi nilai minus. Kritik yang logis dan tajam ini membuatnya menjadi juri yang tegas namun adil.

Edward Lee



Edward Lee adalah chef yang pernah melayani jamuan makan di Istana Biru dan Istana Putih. Meski terlahir dan besar di Amerika, ia menunjukkan kemampuan adaptasi yang luar biasa, terutama dalam tantangan bisnis restoran. Ketika steiknya dianggap alot, ia mampu mengubah cara memasaknya untuk menyesuaikan keadaan.

Choi Hyun Seok



Dengan postur tubuh yang karismatik dan pengalaman yang luas di dunia restoran, Choi Hyun Seok menunjukkan keahlian memimpin timnya dengan baik. Ia dikenal oleh banyak penonton dari acara Please Take Care of My Refrigerator. Ia sangat pandai mengatur strategi untuk memenangkan permainan, mungkin karena pengalamannya tampil di berbagai acara TV.

Jung Ji Seon




Sebagai chef wanita yang dijuluki ratu masakan Tiongkok dan dimsum, Jung Ji Seon membuktikan bahwa jam terbang memang tidak bisa dibohongi. Meskipun sering menghadapi krisis, ia selalu berhasil bangkit. Salut untuk ketangguhan seorang chef wanita yang berani menghadapi dominasi chef pria.

Yeo Kyung Rae



Yeo Kyung Rae dikenal sebagai master masakan Tiongkok yang sangat dihormati, terutama di Taiwan dan Hong Kong. Meski tereliminasi dalam duel 1:1 melawan chef sendok hitam kotak besi, wibawa dan sikap legowonya patut diapresiasi.

Fabri




Chef asal Italia berbintang satu Michelin ini juga tereliminasi dalam pertandingan 1:1. Pengalamannya di Italia tidak cukup membantunya menguasai bahan-bahan Asia seperti ikan laut anyelir, yang akhirnya menjadi titik lemahnya.

Ahn Yuseong




Salah satu momen paling mengharukan bagi saya adalah ketika Ahn Yuseong tereliminasi. Dia adalah chef yang tenang dan lebih banyak bekerja daripada berbicara. Masakannya yang paling berkesan adalah tempura tendon yang pernah disajikan di Istana Biru. Namun, faktor usia menjadi kelemahan yang membuatnya kalah dalam kecepatan.

Bibi Omakase




Chef wanita tangguh ini belajar memasak dari membantu ibunya di restoran kalguksu. Keahlian memasaknya bukan hanya untuk hidangan mewah, tetapi juga untuk hidangan dalam jumlah besar. Pengalamannya ini sangat membantu dalam permainan tim.

Chef Park Jun Woo



Sebagai spesialis dessert dan pastry, Chef Park Jun Woo terlihat kesulitan dalam tantangan yang tidak sesuai dengan keahliannya, sehingga ia tereliminasi. Meski sering tampil di TV, acara ini mungkin bukan medan yang tepat untuknya.

Chef Bintang Tiga




Chef yang satu ini menunjukkan kepemimpinan yang tenang dan pintar. Ia tidak egois dan selalu tenang dalam menghadapi tantangan, sehingga mendapatkan suara mayoritas sebagai pemimpin tim.

Oh Se Deuk



Chef ini sering tampil di TV bersama Park Jun Woo, tetapi sayangnya ia juga tereliminasi dalam pertandingan melawan chef sendok hitam. Meskipun cukup populer, ia kalah dari lawan yang lebih taktis.

Penutup: Kenapa Culinary Class Wars Layak Ditonton?


Acara ini memang sengaja menyeimbangkan antara tim sendok hitam dan putih, sehingga apapun tantangannya selalu ada elemen kejutan yang menarik. Meskipun beberapa eliminasi terasa mengejutkan, ini adalah bagian dari konten yang seru untuk ditonton. Semoga para chef yang kalah tidak terlalu baper karena ini hanyalah konten hiburan.

Netflix memang sengaja menarik penonton Amerika dan ya memang buatan dari Amerika. Dengan poster Edward Lee tampil di depan dan ada kreator mukbang dubes Amerika di Korsel. 




Imakyu. Designed by Oddthemes