All content from Viu
Teror Gelombang Penculikan di Asia
Cerita bermula dengan situasi genting yang menggemparkan publik. Sebuah stasiun berita melaporkan bahwa terjadi gelombang penculikan serentak secara misterius yang melanda tujuh kota di Asia, Tokyo, Seoul, Singapura, Bangkok, Manila, Taipe, dan Naha. Para pelaku penculikan bahkan merilis sebuah pernyataan video yang membuat ketegangan kian meningkat. Hitung mundur pun dimulai: 36 jam sebelum "Kidnap Game" resmi dimulai
Pengenalan Karakter
1. Niide seorang detektif di Tokyo yang sudah memiliki istri yang ia kenal sejak SMA. Istrinya bekerja perawat lansia.
2. Han Kiju seorang dokter bedah di Seoul yang memilih pensiun dini. Entah alasan apa yang pasti tangannya tremor. Istrinya anak konglo bisnis fashion. Punya anak cewek tidak bisa melihat tanpa diketahui penyebabnya. Padahal sebelumnya bisa.
3. Janice Lau seorang pramugari di Sungapura. Ia percaya diri bakalan dilamar soalnya pacarnya mau booking dinner mewah besok malam
4. Aum seorang hottest di Bangkok dimarahi habis- habisan oleh ibunya karena pergoki Aum mengonsumsi narkoboy. Meski begitu Aum bandel sampai kabur dari rumah
5. Miguel Gracia, sopir taksi di Manila. Ia punya cucu cantik gen Z
6. Cristina Lin, Ibu Rumah Tangga dari Taipe yang berselingkuh namun selingkuhannya diam-diam merekam video di atas ranjang
7. Kuranosuke Higa, seorang engineer di Naha Jepang. Ia hidup bersama ibunya. Ibunya perhatian padanya suka masakin makanan namun anaknya suka marah-marah padanya. Higa suka mengkonsumsi semacam obat untuk ngatasi kepanikan
12 jam sebelum kidnap game dimulai.
Niide dapat tugas jaga pengamanan festival budaya di Tokyo. Bakalan pulang cepat sebagai utang janji pada istrinya mau makan malam bareng di rumah buat rayain pindah divisi Niide dari divisi kekerasan ke pembunuhan. Istrinya juga mau ngomong perihal mau ngajak suaminya promil. Jam 7 malam makan bareng di rumah. Niide sering dapat pesan 12 jam sebelum kidnap game dimulai. Ia cuekin
Han Kiju janji samq putrinya untuk nemenin acara main biola. Putrinya sangat senang meski ibunya belum bisa menemaninya. Sebelum datang sempat beli bunga namun ada keanehan kok bisa pegawainya tahu bunga yang dibeli untuk putrinya yang buta. Sayangnya pegawai tsb menghilang.
Tepat jam 7 malam.
Ketika festival kembang api Tokyo datang, istri Niide diculik tepat depan apartemen mereka. Niide lagi nyebrang lihat mobil van putih atra logo mawar merah ugal-ugalan. Niide mau ngejar tapi dia milih cepat pulang lagipula sudah selesai jam kerja. Namun saat pulang tak ada istrinya di rumah.
Selesai acara putrinya Kiju main biola, Kiju meminta putrinya menunggu di taman karena dirinya ada telepon jadi kudu menjauh agar percakapan telepon tidak terganggu dengan kebisingan. Saat selesai nelpon pas balik putrinya ga ada malah hanya ada kelopak bunga.
Tetangga Niide seorang nenek lansia melaporkan ke polisi bahwa istri Niide diculik. Ia melihat kejadiannya. Niide dipanggil dan melihat cctv dan benar istrinya diculik. Ada jejak kelopak bunga mawar. Tetangga Niide bercerita bahwa istrinya dibawa ke mobil van putih. Niide panik karena kehilangan kesempatan. Ia senewen istrinya diculik tapi tak bisa berbuat apa- apa. Teman istrinya nelpon bahwa kasus penculikan istri Niide serupa dengan kasus di Seoul. Rekan detektif juga nyalain tablet isi berita bahwa ada 7 kasus penculikan di 7 kota Asia pada waktu yang sama dan meninggalkan jejak kelopak bunga mawar. Yang bersangkutan mendapat misi kidnap game untuk mengerjakan misi jika ingin selamat korban penculikan tanpa bantuan polisi dan orang lain.
Post a Comment