20 Maret 2019

All content from Naver tv cast


Keesokan paginya di museum


Tim Detektif pergi ke museum dimana tempat berisi peninggalan sejarah pada masa dinasti Chosun. Nah mereka berhenti pas tulisan lagu pertama berbahasa hangul yang ditulis Raja Sejong. Eh tak disangka mereka berjumpa seorang profesor rekan Profesor Jepang Toku Roichi.


Tim Detektif ingin bertemu Profesor Toku Roichi namun oleh rekannya bilang barusan sudah pergi otomatis Oh Sung dan Han Eum pergi mencari namun tak ada. Jin kyung meminta kontak yang bisa dihubungi namun dijawab beliau tidak punya ponsel. Sang rekan bilang bahwa Profesor Roichi menitipkan pesan jika ada tamu diantarkan ke tempat penelitian beliau demi umat banyak manusia. Curiga dengan perkataannya membuat apakah ia sudah tahu maksud kedatangannya.

Berkali- kali diajak muter- muter di tempat yang sama sampe tim detektif kesal di belakang punggung sang rekan profesor. Setelah capek barulah diantar keruangan dan dikasih botol minuman. Setelah kepergian sang rekan profesor, tim detektif langsung tenggak botol minuman. Melihat banyak buku yang dibaca berkaitan The story of Eunyeoung tapi ada yang menarik perhatian. Jin Kyung mengambil dan membacanya


The Story of Eunyeoung bukanlah cerita sederhana ada pesan tersembunyi di dalamnya. Di buku tsb juga menulis cerita lainnya bahwa sang putri Yooyoung berjumpa Eunyeoung dan Cendekiawan Kim di dalam mimpi. Professor Ootani yang membuktikkannya. Dan ia menemukan silsilah periode Sonju ada nama Yooyoung. Si Investigator Han Eum mencari nama Profesor Ootani di tabletnya bahwa beliau orang asing pertama lulusan magister sastra korea kuno di Universitas Tenri menulis tesis The Story of Eunyeoung pada tahun 1966. Bahwa penulis The Story of Eunyeoung bukan penulis anonim melainkan penulis Yooyoung. Profesor Toku Roichi membuktikkan bahwa si Yooyoung ini sosok yang sebenarnya menulis kisah The Story of Eunyeoung. Kenapa ia melakukan dengan sembunyi untuk meneliti hal ini?

Di saat Jin Kyung berdiskusi dengan Han Eum. Si Profiler Oh Sung mengamati pintu bisa jadi menuju ruang penelitian sang Profesor Jepang Roichi. Mereka berdua menghampiri. Namun ada kode pintu masuk. Oh Sung menduga bahwa bisa jadi pada masa Sonju si penulis Yooyoung yaitu 1601. Pas menekan angka tsb. Pintu terbuka

Mereka kaget kenapa memasuki istana Gyengbouk seperti dimensi lain namun pas masuk ke dalam kok jadi toilet bukan lagi ruang kerja Profesor Roichi. Tim detektif kaget dan heran


19 Maret 2019

All content from Naver tv cast


Eunyeoung memberikan surat ke cendekiawan Kim. Pas dibacanya berisi surat putus, sedih karena baik dia maupun eunyeoung tak bisa melewati penghalang besar atau pangeran Anpyong.

Investigator Han Eum tidak sependapat. Di buku tertulis 
'Karena surga menjatuhkan talenta. Apakah dia membuat laki- laki melimpah dan perempuan kecil?
Kamu ada kesempatan. Gunakan kekuatan dan belajar"


Itu artinya bahwa sebenarnya bahwa baik putri maupun laki- laki memiliki kemampuan yang sama itu tandanya Tuan Anpyonglah yang membuat puisi. Dan Eunyeoung sebenarnya memiliki hubungan rahasia dengan Tuan Anpyong. Sang detektif Jin Kyung menyetujuinya hipotesa Investigator Han Eum.


Namun Profiler mengatakan bahwa cerita ini sad ending. Tidak terima Jin Kyung. Eunyeoung mati gantung diri di kamarnya. Dikarenakan ia melakukan dosa atas ketidaksuciannya yang tidak bisa memaafkan dirinya sendiri. Cendikiawan kim yang mendengar kematiannya juga berganti pakaian baru dan meditasi di pegunungan tanpa makan dan minum sampai meninggal. Melihat kedua orang terdekat meninggal, Pangeran Anpyong yang paling banyak berduka. Padahal ia sudah memaafkan mengenai hubungan mereka. Begitu ceritanya kata Profiler Oh Sung

Berbeda dengan maksud Investigator. Di buku tertulis bahwa Eunyeoung dan Cendekiawan Kim menemui di depan Youyeon karena sang Guru telah meninggal. Maksudnya bukan kematian Eunyeoung dan Cendekiawan Kim melainkan kematian Pangeran Anpyong. Jadi maksud cerita The Story Eunyeoung bukan kematian Eunyeoung melainkan Pangeran Anpyong pikir Jin Kyung.

Penulis cerita ini meratapi kematian Anpyong tapi menulis cerita kematian Eunyeoung karena menyembunyikan sesuatu. Jin Kyung kesal memang apa yang disembunyikan?

Kalian tahu kenapa Pangeran Anpyong meninggal? tanya Investigator Han Eum dibalas geleng kepala Jin Kyung dan Oh Sung. Melainkan kematian pengkhianatan. Siapa yang membunuhnya? Bentak Jin Kyung. Balas Investigator Han Eum 'hyung Anpyong, Sooyang'. (Maksudnya kakaknya Anpyong, Pangeran Sooyang).

Sooyang tidak bisa membiarkan Pangeran Anpyong hidup makanya dia membuat Gye Yoo Jung Nam yang mengakibatkan Pangeran Anpyong diasingkan dan jejak sejarah setelahnya poof hilang. Bahkan untuk memulihkan cerita Anpyong membutuhkan waktu 200 tahun setelah masa Raja Sejong.

Bahkan tertulis pada masa dinasti Chosun, di antara anak Raja Sejong Chosun, Pangeran Anpyong adalah pangeran tercerdas. Bahkan sejak Anpyong tinggal di Istana Chosun banyak menerima kasih sayang Raja Sejong. Bahkan istana Chosun bukan pusat budaya sederhana melainkan penentu siapa penerus kekuatan di generasi selanjutnya. Kekuatan Anpyong tidak bisa ditembus Sooyang oleh karenanya Pangeran Sooyang menggelapkannya. 

Agar penulis bisa menulis tentang Anpyong dibuatlah peran antagonis karena saat itu yang berani cerita Anpyong akan diambil nyawanya. Itulah kenapa tertulis kematian Eunyeoung agar penulis ingin di masa depan yang membacanya mengenali maksud tulisannya. Dan Profesor Jepang mengenalinya.


Tetiba pramuniaga cafe datang bahwa cafe sebentar lagi tutup. Wah tidak bisa jumpa profesor Jepang. Ah sang pramuniaga mengenalinya bahkan memberikan kartu nama. Namun saat memberikan kartu nama kok tidak ada kontak dihubungi bolehkah minta no hp? Si pramuniaga ge-er dengan Jin Kyung dikira maksud minta no hp dirinya. Kesal ia membentaknya. Untuk memenangkan si Investigator jadi genit ke pramuniaga hehe

11 Maret 2019

All content from Naver tv Cast


Pangeran Anpyong meminta cendikiawan Kim buatkan puisi untuknya dan para dayang membuatkan minuman dan menyiapkan batu tinta. Nah sang putri sedang menyiapkan batu tinta dan cendikiawan Kim merenung memikirkan puisi saat menyerahkan kuas tintanya mengenai punggung tangan sang putri. Hal itu bikin sang putri ge-er. Cendikiawan Kim yang malu langsung menuliskan puisi setelah selesai membacanya

Bagai angsa liar menuju ke selatan
Istana bagian dalam memiliki pencahayaan yang kuat
Ah dinginnya! Apakah teratai-teratai itu berubah menjadi manik- manik!
Bunga serunai telah berubah menjadi cahaya emas
Gayageum memiliki wanita yang sangat cantik
Haegeum memiliki wanita nagan...

Pangeran Anpyong takjub dan mengajaknya bersulang



Saat berbincang dengan orang bule, Jin Kyung berkata bahwa memang ada seorang professor Jepang sering berkunjung ke cafe tak jauh dari sini. Langsung mereka bergegas. Nah di cafe banyak buku- buku jepang namun ada yang menarik perhatian buku korea langsung diambil dan dibaca oleh tim detektif. Jin kyung heran jika saling mencintai kenapa tidak langsung pergi saja. Zaman dulu jika meninggalkan istana bisa diancam mati bahkan orang yang dekat dengannya juga demikian. Eunyeoung adalah putri kesukaan pangeran Anpyong. Bahkan di mata Anpyong tidak bisa dibohongi melihat puisi dari cendikiawan kim, jelas Profiler Oh Sung.


Kembali ke masa lalu berdasarkan cerita Profiler Oh Sung

Sang pangeran Anpyong membaca puisi Eunyeoung saat membacanya ia menyadari bahwa puisinya sedang menjalin hubungan. Maka ditegurnya lalu apakah mengenai Cendekiawan Kim? Mendengar ancaman, Eunyeoung lalu mengambil pisau tuk bunuh diri namun dicegahnya oleh pangeran Anpypong. Bahwasanya hidupnya bukan miliknya. Pangeran Anpyong pergi meninggalkan


Profiler Oh Sung melanjutkan bahwa semua yang melihat hal itu hanya bisa diam ketakutan. Pangeran Anpyong juga tidak membahasnya. Tahu bahwa Eunyeoung tak bisa berjumpa bertemu cendekiawan Kim memutuskan mengirim surat.

10 Maret 2019

Apa ya kalian pasti tau ada beberapa hal sulit tuk deskripsiin lewat tulisan. Nah begitu juga pas aku nonton episode ini. Aku bingung merangkai kata karena ada istilah yang sepertinya hanya bisa dimengerti orang korea sana seperti sindrom kelas 8, sindrom kelas B. Aku singkat saja ya hal yang bisa kamu pelajari dari Yoo Se Yoon 

1. Beliau ini selain dikenal komedian beliau juga mampu jadi musisi grup namanya UV ama minzi, sutradara iklan, presenter, editor video dan content creator. Oh iya beliau seorang CEO perusahaan iklan. 
2. Jika ingin kreatif kamu kudu tidak peduli omongan orang
3. Jangan terlalu memikirkan hal sempurna dalam berkarya apabila sudah tercetus ide langsung dikerjakan gak usah lewat editing banyak agar gak stress
4. Beliau kerja cepat dan praktis buktinya bikin iklan dari kamera handphone dia. Gak perlu ribet asal bisa di akali dengan resolusi rendah hahaha.
5. Harus berpikir kreatif tanpa malu pandangan orang lain haha
6. Seorang ayah yang sangat memperhatikan anaknya buktinya bikinin jurnal dengan memberi pertanyaan karena anaknya gak suka nulis trus quality time sama anak dengan bermain





Aku salut ama Sang Yoon oppa antara polos ama bodoh beda tipis. Ia mau aja disuruh ngelakuin kostum lightingman di kala jam sibuk makan siang. Ckckck. Tapi dia cerdas sih buktinya tahu arti AI (Artificial Intelligence) anak Seoul National Universty beda ya pantes jadi kebanggaan orang. 
Mengenai iklan sumpah gilani tapi lucu sih. Kalau cuma lelucuan its okay tapi tidak untuk komersil ya. 
Overall episode ini lucu kok sampe aku bingung merangkai kata haha
Imakyu. Designed by Oddthemes