07 December 2021

Saat mengolesi bumbu ke sawi, mungkin beberapa peserta ada yang tidak biasa duduk lesehan. Salah satunya Fabri yang mana Sung Si Kyung melihatnya pose Fabri seksi seperti mau perang. Ada jongkok kek mau toilet, Moeka. Dan berlutut seperti prajurit Rwanda. Sepertinya ini lagi kimchi war kata Angelina. Memang kimchi yang dibuat banyak sekali jenisnya. Ada bosam, mulkimchi ( kimchi kuah, kuahnya bisa bikin mie kimchi ), trus di tiap daerah jenis kimchi bakal berbeda. Seperti di pantai timur Korsel ada kimchi ikan Pollack. Bahkan ada kimchi tiram. Mungkin bahan kimchi berbeda tapi bumbunya mirip- mirip. Kalau di Indonesia bumbunya berbeda dan bahan utama sama. 
Nah misi untuk mengambil tiram dari Tongyeong. Di area Tongyeong menghasilkan produksi tiram terbanyak. Kenapa harga tiram murah ketimbang di negara Eropa lainnya karena lewat penangkaran di bawah air bukan di dasar laut. Aku nangis 😭😭 lihat bagaimana Korsel mampu mengoptimalkan hasil laut. Saat Indonesia terkena kasus korupsi benih lobster. Ternyata lobster di Indonesia mampu menghidupi rakyat Indonesia yang ratusan jiwa manusia. Karena korupsi dan mafia yang ya gitulah yang membuat sulit didapat dan dihargai mahal banget. 
Nah untuk membuat olahan tiram banyak bentuknya. Tidak hanya kimchi tiram saja, tapi ada juga tiram panggang. Nah untuk membuat tiram panggang enak dibutuhkan saus. Beda chef beda juga bahan yang digunakan. Kalau chef Paik Jong Won memakai bumbu yang cocok untuk dapur di tiap rumah. Seperti bawang putih, cuka, 🍋. Itu resep dari Moeka yang mana jika makanan laut kudu cuka dan gula. Sedangkan chef Fabri menggunakan bahan ala barat seperti kuning telur, lemon, dan bahan barat lainnya tak lupa ada campuran lemon juga. Sepertinya lemon untuk menghilangkan bau amis dan menciptakan rasa asam. 

Poor Sung Si Kyung karena selama episode bikin kimchi. Banyak sekali tugasnya dari bikin ubi panggang, suyuk babi, meladeni peserta bikin kimchi sampai memanggang tiram dengan kulitnya. Bahkan ia memasak tiram mentega. Sampai akhirnya Sung Si Kyung secara tersirat gak mau lagi masak guljeon atau bisa dibilang gorengan tiram. Akhirnya Paik Jong Won yang memasak guljeon meski awalnya ada kesalahan dalam proses memasak bisa diakali dengan menaburkan banyak adonan. Apalagi memakai saus buatan Fabri makin enak. Paik Jong Won juga perhatian dalam detail peserta yang mana bantuin memicingkan lengan baju Angelina dan Moeka. Rwanda kasihan gak bisa membedakan mana abalone dan tiram karena di Rwanda gak ada makanan laut. Sedangkan Amy yang memang tidak begitu suka makanan laut pas dicoba doyan. Mungkin tiramnya fresh ga bau amis dan dicuci bersih. Ngolah dan masaknya pinter. 

02 December 2021

Seperti poster filmnya yang jadul. Alur ceritanya era 80an di Bojongsoang. Bagi yang pernah kuliah di Bandung dan KKN di kabupaten Bandung. Bojongsoang ini mengingatkanku saat KKN bener- bener nuansa, rumah dan jalanan seperti itu. 
Mengenai alur ceritanya, mungkin aku yang lugu atau gimana. Cerita ini benar- benar untuk 21+. Konflik ceritanya sangat sederhana Ajo Kawir yang tidak bisa ngaceng karena saat malam gerhana semasa kecil ketangkap melihat yang tidak semestinya akibatnya burungnya tidak bisa ngaceng. Saat dewasa jatuh cinta pada Iteung yang mana punya masa kecil yang tidak kalah kelamnya dengan Ajo Kawir. Meski Ajo berhasil mempersunting Iteung tapi banyak godaan dari masa lalu Iteung yaitu Budi Baiq. Puncak konflik dimulai ternyata demi cinta apapun dilakukan. Untuk membalas dendam Ajo Kawir, istrinya Iteung membunuh dua bajingan yang membuat burung Ajo Kawir tak bisa ngaceng.  Sederhana tapi banyak simbol yang menurutku adegan 21+. 

Film ini diangkat dari novel Eka Kurniawan. Bagi yang pernah baca novel Eka Kurniawan memang sarat sekali cerita yang bagi sebagian orang dianggap tabu. Bagi aku yang bukan lahir di era 80an ceritanya tidak nyambung buatku. Tapi bisa dibilang detail cerita lain masih logis seperti kehidupan di kalangan menengah ke bawah yang mana profesi sopir truk suka balapan gak peduli itu bahaya. 

Alasan nonton karena ada Reza Rahadian. Meski orang- orang mencibirnya karena bosan film kebanyakan dia. Tapi orang percaya, film yang dimainkan tidak bikin kecewa. Di sini peran Reza Rahadian bukan tokoh utama tapi punya karakter kuat sebagai bajingan, Budi Baiq. Sumpah ya itu para aktor di film ini sungguh total memainkan peran. Terasa banget natural. Di podcast Deddy, bahwa Cristine Hakim nyium burung Marthino Lio ( Ajo Kawir ) di film ini sepertinya disensor. Engga jelas dipertontonkan banget. Aku kasih rating 7/10 

Justru aku salfok dengan Ladya Cheryl Baharrizki yang memerankan Iteung. Salut ikh tidak hanya melakukan adegan pertarungan namun juga adegan dewasa tentunya aktingnya mumpuni. Mungkin karena rambutnya ikal keriting khas era 80an, manglingi banget si Iteung yang dulunya pernah main di AADC. Ada juga Ratu Felisha yang jadi jelita. Meski dirias buruk rupa tapi seksi tubuhnya membuat para pria mikir- mikir. Pokoknya peran wanita disini wonder woman banget. 


Berdasarkan petunjuk di rumah hantu bahwa majikannya berhubungan dengan zombi. Semua sudah mengira saat menemuinya di tempat bisnis atau tempat kerjanya yang tak bukan Jung Chan Sung. 
Disebut zombi karena mentalnya kek zombi yang tak kenal takut dan punya motto menyeramkan. Bahkan saat dites kekuatan fisik ternyata kemampuan bertahan mengalahkan jawara UFC sekalipun makanya juga dikenal zombi. Di episode ini banyak sekali bagian yang sengaja ga dikasih translation sepertinya privasi atau takut menjadi kontroversi. 

Lucunya itu semua cast ketakutan dan kuatir dengan majikan bukan pada majikannya melainkan sesi latihan yang bakal babak belur secara fisik. Seung Gi saja yang notabene wamil pasukan khusus ketakutan dan kesakitan. 

Ada yang menarik sebelum sesi latihan. Kan Jung Chan Sung disuruh menilai diantara keempat cast siapa yang dikira terkuat dan jago berlatih. Peringkat pertama yaitu Yang Se Hyeong, Kedua Lee Sang Yoon, Ketiga Lee Seung Gi dan terakhir Yook Seung Jae. Alasannya baik Seung Gi maupun Seung Jae belum pernah berkelahi karena saat memperagakan pose latihan mundur. Berbeda dengan Lee Sang Yoon yang maju dan fokus ke depan. Sedangkan pose Se Hyeong berjinjit itu artinya dia siap. Penilaian Jung Chan Sung masuk diakal ya. 

Sebelum masuk ke sesi latihan, diperkenalkan Julien Kang. Wah terakhir aku lihat di TV di acara Kick on the Block postur tubuhnya tidak seperti sekarang apalagi auranya sekarang manly abis. Postur tubuhnya tidak seatletis sekarang. Lebih terlihat Hulk. Diakui Julien dia suka datang untuk latihan secara kakaknya Denis Kang mantan atlet UFC. Oh iya, Julien Kang ini disini memeriahkan dengan memprovokasi SangSeungHyeongJae saat latihan. Banyak sih sesi latihan dari pemanasan, latihan teknik, teknik menyerang bahkan permainan dari anggota Master In the House vs Jung Chan Sung. Kalian tau ga siapa yang menang yaitu Lee Sang Yoon. Penilaian Jung Chan Sung tak salah soalnya duel satu lawan satu Se Hyeong menang lawan Seung Gi. Padahal fisik lebih besar dari Seung Gi. Alasan dia bikin latihan seperti ini karena di eranya dia tidak ada tempat untuk belajar menjadi petarung 
Jung Chan Sung membawa tenda karena mengingatkannya bahwa sewaktu dulu tidak punya rumah jadi tidur di pusat kebugaran. Berhubung sudah menikah, istrinya melarangnya bermalam di luar. Sebelum sesi diet dimulai. Semua makan masakan Tiongkok yaitu jjampong, jajamyeon dan sasungyuk. Saat latihan beratnya turun 7 kg untuk itu diet kudu naikin 14- 15 kg. Sebelum hari penimbangan kudu kurangin 7 kg dengan sauna dalam kurun waktu 24 jam. Bisa melalui keringat. Katanya jika makan masakan asin membuat air terkunci di dalam tubuhnya untuk mengeluarkannya susah. Memang sih sesi latihan itu menguras energi dengan mengeluarkan banyak keringat. Bahkan dia setelah pertandingan bisa minum 19 liter bayangkan saja 1 galon berisi 7 liter. 

Karirnya dia sebagai petarung UFC memiliki banyak uang asal seberapa terkenal pemainnya bahkan bonus setelah tujuh pertandingan. Hal yang membuat Jung Chan Sung gugup saat memasuki arena pertandingan. Ia menjadi fokus dan tidak santai tidak peduli sekelilingnya yang memanggilnya. Karena sebaiknya merayakannya saat selesai pertandingan. 

Lucunya, juniornya membawa kue coklat karena majikannya suka makanan penutup kue coklat. Dibalik sikap tegasnya sebagai pelatih sebenarnya sosok pohon pemberi. Joon Hyung diberikan rumah karena pernah tinggal 2 tahun di pusat kebugaran. 

Oh iya sempat dibahas hal yang sensitif yaitu ada petarung kelas dunia GSP memakai jubah seperti imperialisme Jepang. Chan Sung menegurnya dan itu menjadi kontroversi. Aku kurang paham sih soal ini. Kan namanya juga GSP memakai sesuatu yang berkaitan sponsor. Korea kan sensitif mengenai Jepang ya memiliki latar belakang nasib dengan Indonesia. Chan Sung juga saat bahas ini malu juga.

Keesokan harinya, diperkenalkan masuk ke rumah Chan Sung untuk sarapan. Wah ternyata punya anak putri 2, dan satu bungsu putra. Putri sulungnya tahu pekerjaan ayahnya bahkan saat disinggung profesi ayahnya menjadi sedih karena teringat ayahnya masuk rumah sakit. Istrinya juga kuatir akan cidera karena sering bolak balik operasi. Chan Sung tak keberatan bila putrinya menjadi petarung UFC bahkan putranya punya potensi. Dilihat postur tubuhnya sudah 14 kg di usia 13 bulan. 
Istrinya menyiapkan sarapan diet protein tinggi demi menunjang jadwal pertandingannya melawan Ortega. Btw berhubung Lee Sang Yoon menang dapat tiket nonton di Busan nonton pertandingan Jung Chan Sung. Ia posting kok di IG dia bersama teman aktor. 

Istrinya juga bercerita bahwa jarang quality Time untuk nonton bareng film kebanyakan diisi menonton pertandingan UFC hari Minggu dan Jumat Sabtu pertandingan lokal.

Banyak sih pengetahuan baru perihal dunia pertandingan UFC. Seru ya jika acara serupa di Indonesia ketimbang talkshow Mulu. Bosan rasanya. 


01 December 2021

Ini bukan membahas majikan tapi tentang pertemanan. Yang bikin aku kaget Lee Seung Gi membawa Shin Seung Hwan. Kirain bawa teman aktor seperti Lee Sang Yoon bawa Jang Nara kan mereka lagi promo drama VIP. Tapi Shin Seung Hwan lumayan mendominasi sih ketimbang Yoo Byung Jae meski sesama komedian. 
Di episode ini aku baru tahu bahwa Jang Nara itu penyanyi, pernah nyanyiin Sweet Dream. Setelah cari tahu, Jang Nara pernah dekat bareng ama Sung Si Kyung. Kemanapun promosi lagu, Sung Si Kyung nempel. Tapi kenapa ya Jang Nara tidak melanjutkan karir nyanyinya lebih ke akting. Sung Si Kyung juga bete jika disangkut pautkan Jang Nara di Witch Hunt. 
Tidak ada yang perlu dipelajari karena episode ini membahas pertemanan. Tapi aku kagum kekompakan dan satu suara dalam permainan tebak kata oleh Seung Jae dan Peniel. Berbeda dengan Sang Yoon dan Jang Nara tidak ada satu kata yang sama. Di dalam promo VIP saja referensi mereka berdua berbeda dari makanan, pola pikir jika dikasih pertanyaan dan pilih mana. Setidaknya mereka seumuran. Tapi Jang Nara awet muda ya mukanya gak banyak berubah. Cuma aku penasaran dia sakit apa sampai ga boleh ikut wahana ketinggian seperti rollercoaster. 

Kalau Shin Seung Hwan sama gila dan konyolnya. Pokoknya mendominasilah. Aku bisa paham kenapa Seung Gi memilihnya. Bener ya kata Raditya Dika bahwa komedian itu pekerjaan serius karena memikirkan orang tertawa. Buktinya baik Se Hyeong dan Byung Jae orangnya serius banget. Peniel orangnya ga ambisius buktinya tidak mencoba ambil sorotan kamera. Cocok sih Ama Seung Jae yang kalem.
Sepertinya tim produksi ambil tema ini demi promosi drama mereka VIP kebetulan Lee sang Yoon cast reguler sekalian panggil Jang Nara. Mungkin karena Jang Nara wanita sendiri mencuri perhatian di sini. 





Imakyu. Designed by Oddthemes