Buku
26 Mei 2022
Menikah, belum menikah, atau tidak menikah- perempuan tidak bisa menggantungkan hidupnya 100% kepada orang lain meski itu adalah pasangannya.
Bener banget itu quote, di zaman sekarang wanita kudu mandiri terutama financial. Aku nulis sebagai catatan aku saja sebagai wanita lajang. Ngatur keuangan ketika punya penghasilan. Perencanaannya mengumpulkan dana darurat, hindari utang konsumtif, buat anggaran dan tujuan keuangan seperti dana pensiun maupun investasi.
Hmm... Bener ya kata dosenku, internet membuat perputaran media cetak tertinggal. Soalnya isi informasi ini banyak dijumpai di internet. Mestinya ada sisi eksklusif informasi yang tak perlu kita ke konsultan keuangan planner dengan membaca buku ini. Ini lebih ke arti masing- masing istilah keuangan beserta kasusnya yang dikemas lebih mudah dipahami dan relate bagi kaum wanita. Tak hanya itu, ada juga cerita yang bikin aku mawas diri. Berhubung aku belum nikah, kebutuhan nikah banyak dan ruwet ada saja cobaan meski karir mapan, dana darurat sepertinya penting yaa.
Tapi ada kok tips keuangan tapi ga bisa nulis di blog karena hak cipta ya. Tips keuangannya 11:12 yang di internet. Kurang lebih bikin daftar perencanaan kek punya rumah, mobil atau apapun itu. Untuk mewujudkan kudu hilangkan sifat konsumtif, buat keputusan, terus tingkatkan pengetahuan hingga jadi kebebasan finansial. Intinya perbanyak pemasukan ketimbang pengeluaran. Buku ini cocok yang tidak paham mengenai istilah keuangan planner dengan baca buku ini bisa mengerti. Untuk aku butuh informasi lebih dalam kurang kudu ke konsultan deh.
24 Mei 2022
Aku memilih buku ini karena sepertinya untuk diriku buat ngurangi hal yang berbau kekorean. Sedari dulu, aku tuh bukan kpopers banget dengerin lagu tapi K-drama dan k-variety iya. Lihat saja blog aku nulis seputar drama Korea dan variety show Korea.
Bacaan ini sepertinya cocok deh para remaja karena bobot kualitas tulisannya nyampe pesannya. Sedangkan aku yang sudah tua ini sudah akut tentang kekorean pernah lalai juga pernah seperti kisah salah satu penulis. Alasan semua mereka hijrah karena agama sih. Tapi ada satu yang menarik pas meninggalnya Jonghyun Shinee jadi antusias Kpop sirna. Tapi seiring bertambahnya umur lambat lain bakal hilang deh. Buktinya aku memudar jadi jarang nulis di blog ini tapi sesuatu berbuat kekorean memang cuan sih. Ntar juga ada masanya.
Hmm. Bacaan yang ringan dan cocok untuk remaja.
Sebenarnya aku cukup sering main ke perpustakaan sejak SMP tapi ada buku yang sepertinya cocok aku tulis di blog kalau bukan tentang kekorean. Aku juga sudah lama ngikuti YouTube yannie Kim sejak lama jauh sebelum dia main drama hospital ship, gegara lihat ada ga ya youtuber Indonesia di Korea Selatan. Nah salah satunya mbak Yannie Kim ini. Cerita di buku ini sudah pernah ada di YouTube. Hanya saja kurang greget seperti konflik ibu mertua, ada sih perihal ibu mertuanya tidak menganggapnya menantu di kasir perbelanjaan tapi itu lho pada akhirnya bisa keterima maksudnya kurang kisah dramanya hehe. Lebih seru kalian nonton video YouTube.
Hal menarik dari buku ini mengenai bisa awal mula si Mr Go yang tak lain suaminya mbak Yannie Kim. Aku juga tahu si tukang koper di youtubenya. Tapi aku gak tahu kalau Mr Go seserius itu sejak awal kenal Yannie Kim sampai belikan hp, tahun 2001 lho.
Intinya sih mbak yannie mengajarkan kita untuk tidak pantang menyerah dan budaya etos kerja bisa diterapkan untuk semua orang itulah kiat dia bisa dibilang hidup berkecukupan di Korsel. Meski yang tidak wow tapi tidak hidup susahlah.
Di sini juga diceritain kegalaun Yannie Kim tentang di menjadi seorang ibu dan seputar pekerjaannya. Jika kalian ingin mengenal Yannie Kim influencer Indonesia living Korea cocoklah jadi refreshing bacaan ringan hanya sekitar 30 menit sudah beres.
12 Februari 2019
Ya sesuai dengan judul bukunya Off the Record ya menceritakan dibalik layar proses pembuatan video food vlogger Ia. Wah aku bisa memahami tuk jadi youtuber itu gak mudah. Butuh modal, keuletan, kegigihan, kreatif dan kerja cerdas
Ia kamu mesti butuh kamera yang bagus karena sekarang orang suka pada nonton yang kualitas video HD. Trus butuh strategi marketing gak cuma asal ceplos gitu terkonsep gitu. Trus butuh kegigihan dalam konsistensi upload video. Gak kayak blogger aku ini males banget terus buat nulis hoho. Dan kerja cerdas apabila ditengah proses gak sesuai rencana.
Kalau blogger gak butuh modal besar buat nulis. Asal menulisnya berbobot, informatif dan shareable.
Bikin video juga gitu apa yang membuat orang jadi tertarik ama video Ia? Kalau menurut aku banyak footage yang menarik. Ya semacam icon lucu gitu. Apalagi fanbase kpop di Indonesia besar lho makanya pasti penontonnya kpop sekaligus pecinta makan gitu. Kalau aku yang bikin tertarik personality Ia jujur, footage di video lucu, konsistensi tiap minggu upload dan editing video alus banget. Mungkin pengalaman jam terbang kerja di balik layar di malesbanget.com ama kerja di tv gitu.
Wah untuk bikin video bagus kayak Ia banyak drama ya, mulai dari percintaan, kesehatan, dan makanan gak sesuai harapan.
Kan Ia sempat vakum tuh gak bikin video satu bulan sepertinya sakit pada leher akibat makan pedes yang ekstrem.
Kisah yang bikin aku tersentuh tuh tentang Bokap Ia karena meninggal pas kuliah bareng dengan aku. Kuliah ada hubungan komunikasi, trus dalam percintaan kudu punya rules gitu.
Pokoknya baca buku ini kamu bikin senyum sendiri, trus bewarna banget di tiap halaman, dan ya sedikit rancu buat aku ada semacam bipolar karena keresahan di dunia nyata ia tulis dan keresahan dunia alien Ia. Hohoho. Meski tidak ditulis secara gamblang gimana proses pembuatan mungkin maklumlah Ia kan tulalit jadi kadang lupa detail gimana hehe ✌ Ia. Wajarlah kan proses buat video uda lama sedangkan bikin buku beberapa bulan kemudian. Seenggaknya kamu cukup tahu tentang hal dasar bikin video, dan ceritanya inspiratif 👍
Langganan:
Postingan (Atom)