Penulis Kim Eun-hee - All the Butler/ Master in the House eps 185- 186

Biasanya petunjuk tentang majikan melalui hidden call. Eh episode kali ini orangnya datang menemani sepanjang episode ini, aktor Jun Suk Ho. Saking menariknya dia, bukannya memberikan informasi tentang petunjuk majikan eh malah bahas tentang dirinya. Soalnya beliau memiliki reaksi yang bagus dalam suatu hal. Makanya penulis Kim Eun Hee suka padanya sampai sering minum bareng. 
Jika kalian nonton drama Phantom, Signal, dan Kingdom pasti familiar nama penulis skenario drama ini. Oh seperti ini rupanya, kelihatan sih suka baca buku. Makanya pertemuannya di tempat toko buku komik. Pernah sewaktu muda, selesai ujian mampir ke toko buku komik saking asyiknya membaca lupa makan minum sampai dirinya pingsan. Pemiliknya punya kedai teokpokki di pasar Yongin. Ketika Kim Eun Hee main ke kedai teokpokki eh dikenali gadis yang pernah pingsan di toko buku komiknya. Bukan sebagai penulis skenario terkenal soalnya ibunya Kim Eun Hee jualan Yakult di daerah sana makanya dikenali putri ibu Yakult itu pingsan. 

Se Hyeong memastikan kebenaran bahwa suaminya, Sutradara Jang Hang Jun yang memberikan banyak kontribusi kreativitas padanya. Dengan menahan amarah, ia mengakuinya dengan batasan tertentu. Kemudian ditanyakan buku komik kesukaannya ternyata sewaktu remaja suka genre romantis dengan karakter utama pria tampan. Lalu kenapa karyanya tak ada adegan romantis bahkan ciuman. Sambil memikirkannya tak punya pikiran hal tsb lagipula ciuman bukanlah hal yang bisa dipaksakan. Se Hyeong bisa ambil kesimpulan bahwa setelah menikah maka kreativitas Kim Eun Hee memunculkan karya pembunuhan dan kematian. Tak heran, Sutradara Jang mengatakan demikian. 

Ide kreatif dalam penulisan skrip dari kaki dan bokong. Maksudnya ia melakukan riset, mencari informasi dari lintas generasi agar realistis. Seperti Kingdom, ia menceritakan zombi itu lapar. Di zaman Jeseon memang ada saking laparnya memakan anaknya jadilah ia dapatkan ide kingdom. Kemudian ia bisa duduk seharian satu episode bisa revisi 100 kali. Tidak heran karyanya dia detail sekali. Ia juga menjelaskan bagaimana detail pembunuhan contohnya di buku komik. Apakah dalam kondisi gelap atau terang. Kalau gelap seperti apa total atau remang- remang. Kim Eun Hee juga menyuruh para cast untuk menulis. Siapa yang tulisannya bagus maka dapat laptop dia yang ia gunakan dari tahun 2016. Di sana banyak sekali skrip karyanya termasuk Kingdom, bahkan drama baru Mount Jiri. Genre yang diusung adaptasi dari dongeng. 
Untuk pendalaman karakter, berjumpa dengan dokter forensik Ha Hong il. Berhubung tak bisa ke lokasi lembaga forensik maka pergi ke set syuting. Ditanya apakah tempat forensik seperti set lokasi syuting. Ia jawab tidak seperti itu tampilannya namanya juga bisnis. Aku juga lihat sih ruang autopsi di RS Indonesia juga tak semewah di drakor. Sederhana dan pelaratan sederhana. Ha Hong il jelaskan bahwa pekerjannya termasuk langka dan bayaran kecil. Tapi ia menyukai profesi tsb karena menolong orang. Bahwa autopsi bukan untuk orang mati tapi untuk mereka yang hidup dan tatanan masyarakat. 
Kim Eun Hee juga memperkenalkan jaksa Seo In Seon perihal hukum dalam karya dramanya. Seperti kenapa ada batas waktu penuntutan hingga sekarang sudah dihapuskan. Kemudian jangan salah menggunakan istilah antara responden, terdakwa dan tersangka. Ia juga menerangkan bahwa jaksa tak mungkin memegang senjata makanya di drama terlihat seperti itu tak realistis. Jadi tahu tentang seputar jaksa. 
Kemudian juga diperkenalkan suami Kim Eun Hee, sutradara Jang. Keduanya membahas bagaimana awal bertemu dan memberikan support keduanya dalam karir. Tibalah untuk menilai karya cerita dongeng pembunuhan oleh tim Se Hyeong dan Seung Gi. Se Hyeong dengan aktor Jun Suk Ho berhasil memberikan cerita fantasi dongeng pembunuhan yang realistis. Makanya dapat hadiah laptop seperti yang dijanjikan. 

Posting Komentar

Imakyu. Designed by Oddthemes