💪🏻 Choi Myun Mi petinju tak terkalahkan dengan rekor bersih 17 pertandingan 17 kemenangan
💪🏻 Setelah dia menjadi juara kelas bulu dunia pada tahun 2008 WBA, setelah tujuh kali dipertahankan, dia mengembalikan sabuk juara sendiri. Maksudnya karena dia harus pindah ke kelas berat berikutnya.
💪🏻 Dia naik ke tingkat berikutnya dan masuk kelas bulu super dia memenangkan petarung dari Jepang. Hanya dalam tiga bulan setelah beralih kelas beratnya, dia menjadi juara kelas bulu super. Setelah itu, dia mempertahankan gelarnya tujuh kali.
💪🏻 Dia satu- satunya juara kelas bulu super di Asia.
💪🏻 Dia kecewa pertandingan yang ia idamkan sampai berlatih di Amerika 3 bulan dibatalkan karena covid
💪🏻 Ia mulai bertinju di usia 11 tahun. Alasannya bermula dirinya di Pyongyang, Korea Utara. Ayahnya bekerja di perdagangan asing. Ayahnya bertanggungjawab semuanya. Seung Gi menyebutnya Choi Hyun Mi terlahir sedok perak Korea Utara. Tapi dibalas dirinya sendok berlian dalam arti lebih kaya dari itu. Teringat ucapan ayahnya ingin menunjukkan dunia bahwa dunia itu ada. Awalnya tak mengerti dirinya masih kecil, saat pindah ke Korsel dirinya kesulitan di sekolah. Dahulu, dirinya melakukan beragam pekerjaan paruh waktu. Dulu membencinya tapi saat dewasa dan memahami masyarakat Korsel menyadari bahwa menjadi kaya dan bebas itu berbeda. Jika aku masih di Korut, aku tak mungkin bermimpi menjadi juara dunia.
💪🏻 Ia pindah ke Korsel usia 14 tahun. Di usia gitu tinju sangat populer di Korea Utara. Kim Jong Il penggemar tinju bahkan memberikan banyak hadiah dan liburan kepada tinju elite Korut.
💪🏻 Lucunya Cha Eun Woo menanyakan rute Choi Hyun Mi bisa ke Korsel. Dengan lugas bahwa ayahnya mengajak sekeluarga berwisata. Kenapa selalu naik kereta dan bus. Sampai pada naik kapal seperti kano. Ternyata tiba di Vietnam. Di daratan sudah ada orang jas Korsel. Ia dipisahkan dari ayahnya. Tak ada kabar dari ayahnya selama 4 bulan. Dirinya terpisah kamar hotel seperti penjara. Kakaknya dan ibunya juga di kamar berbeda agar tak ditangkap. Kemudian ayahnya memboyongnya ke Korsel.
💪🏻 Saat dirinya tampil di Infinite Challenge dirinya selain bertarung kudu ngumpulin duit. Maksudnya sudah 12 tahun dirinya bertinju. Ayahnya dan dirinya sendirian mencari sponsor untuk berangkat pertandingan. Jika gagal berangkat maka kudu melepaskan gelar tsb. Sangat disayangkan tinju kurang populer di Korsel.
💪🏻 Jadi meski dirinya juara dunia. Ia kudu membayar biaya lawan dan pertandingan. Jadi saat siaran juara dunia, ia memberikan tinju Korsel lain untuk pertandingan. Makanya sebelum acara ini, ada pertandingan pembukaan jika tidak ada maka dunia tinju lenyap.
💪🏻 Sempat ditawari naturalisasi gegara dia juara dunia saat waktu 17 tahun. Sudah ada Jerman, Inggris dan Jepang. Tapi semuanya menolak karena bangga pada bendera Korsel di dadanya.
💪🏻 Wah selama sesi latihan, berlatih teknik jab dari diukur berapa skor kekuatan, melatih jab agar tidak memantul ke kepala hingga bertanding. Sepertinya sesi ini seru tapi juga melelahkan. Mungkin ini petinju wanita tidak sekejam pria powernya.
💪🏻 Akhirnya diperkenalkan rumahnya yang sederhana dan bertemu ayahnya yang bisa dibilang berjasa pada karir Choi Hyung Min.
💪🏻 Di rumahnya banyak sekali piala, tropi hingga sarung. Karena tidak ada tempat kosong sampai ditaruh di balkon dan berbagai sarung juara dunia ditaruh di kamarnya. Keren sih sampai Kim Dong Hyun mengatakan meminta untuk dipajang di tempat gymnya jika tak ada tempat wkwkwk.
💪🏻 Ia selalu makan daging, jarang makan karbohidrat termasuk nasi. Bahkan garam tak bisa. Berhubung suka pedas ia tambahkan saus sriracha tanpa kalori. Ayahnya yang tinggal bersamanya mau tak mau mengikuti gaya makan putrinya.
💪🏻 Ayahnya tak menyangka putrinya bakalan terjun ke dunia tinju. Padahal dirinya ingin putrinya bermusik sampai membelikan akordeon mahal. Eh pelatihnya mengajak renang, sepak bola dan tinju.
💪🏻 Diakuinya sewaktu usia 11 tahun, para pelatih mengumpulkan anak yang memiliki bakat olahraga, dan dirinya terpilih. Ia memilih sasana tinju saat membawa akordeon. Selama tiga bulan, ayahnya tak tahu setelah tahu, putrinya dikurung
💪🏻 Ayahnya awalnya tak percaya tapi justru paling banyak mendukung. Dengan mencari sponsor hingga sekarang. Sampai saat jni, belum ada sponsor. Ayahnya bangga dengan putrinya yang juara dunia. Bahkan ayahnya membaca suratnya untuk putrinya. Wah pokoknya sesi ini terharu. Quote dari dia, jangan banyak bicara cukup 30 menit selesaikan
Aku jadi ayah dan putrinya lebih memilih stay di Korut hidup sudah enak daripada memilih kebebasan tapi hidup pas- pasan. Tapi prinsip orang tak tahu. Aku suka iri ada ayah dan putri bisa dekat saling support.
Posting Komentar